'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Sari Berita: Selasa, 6 Juli 1999
""""""""""""""""""""""""""""""""
@Habibie-Mega Perlu Debat di MPR
@KPU Putuskan Masalah Stembus Accoord
@Menperta: Tak Melihat Islam Membatasi Peran Wanita
@Kapolda Aceh dan Tujuh Anak Buahnya Dicopot
@Utusan Daerah Jangan Diberikan pada Militer dan Parpol
@Putusan Sela PN Jaksel: Arifin Panigoro Bebas
@Tak Mudah, Gusur Partai Gurem

--------English Section---------------------------------
**Sempati Air Is Declared Bankrupt
**Protestant Marchers Take High Road in N. Ireland
............................................
SELAMAT  MEMBACA
===================
Habibie-Mega Perlu Debat di MPR
PKB Setuju Bentuk Presentasi, PAN Menolak
-----------------------------------------------------
Jakarta, Jawa Pos.-
Di saat kandidat presiden sudah terfokus pada Habibie dan Megawati
Soekarnoputri, muncul ide menarik dari Pimpinan Pusat (PP) Pemuda
Muhammadiyah. Lembaga di bawah PP Muhammadiyah ini mengusulkan agar Habibie
dan Megawati bersedia berdebat di depan anggota MPR yang baru nanti.  ��
Kalau kedua capres itu mau debat terbuka, anggota MPR akan bisa menilai
mana presiden yang pas untuk dipilih,�� ujar Ketua Umum PP Pemuda
Muhammadiyah Imam Addaroqutni ketika memberikan keterangan pers di kantor
PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, kemarin.
Selengkapnya: http://cgi.pathfinder.com/time/

KPU Putuskan Masalah Stembus Accoord
Hanya Dua Kelompok Partai yang Sah
-------------------------------------------------
JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya memutuskan lewat voting
hanya dua kelompok partai yang sah melakukan kesepakatan stembus accoord
(penggabungan sisa suara) dari lima kelompok yang didaftarkan ke KPU.
Kelompok pertama merupakan gabungan delapan partai Islam, sedangkan kedua
terdiri atas PDKB, PADI, dan PBI.
Keputusan tersebut sekaligus menganulir radiogram dari Ketua Panitia
Pemilihan Indonesia (PPI), Jacob Tobing, yang dikirim ke berbagai daerah
yang menyatakan ada 'lima kelompok partai' sah melaksanakan stembus
accoord. ''Keputusan KPU itu otomatis juga membatalkan radiogram Jacob
Tobing,'' kata Wakil Ketua PPI, Djuhad Mahja.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/9907/06/18277.htm

Menperta: Tak Melihat Islam Membatasi Peran Wanita
-----------------------------------------------------------------
JAKARTA (Waspada): Menteri Negara Peranan Wanita (Menperta), Dra Hj.Tutty
Alawiyah AS, mengemukakan tidak melihat bahwa Islam membelenggu dan
membatasi peran wanita.
"Namun mungkin adat istiadat satu negeri bisa bercampur dengan sebuah
pemahaman adanya pembatasan gerak langkah wanita," kata ibu dari lima orang
putera puteri dan tujuh cucu itu, di Jakarta, Senin (5/7).  Menteri yang
"piawai" menulis puisi sejak remaja itu menyebutkan mungkin saja bahwa
kurangnya tulisan tentang wanita, atau karena kita terjebak pada faham
patrilinial, maka kerap menjadikan terpola pada pemikiran seperti itu.
Untuk itu diperlukan keterbukaan cara berpikir pada satu konsep, ideologi,
dan pola.
Selengkapnya: http://www.waspada.com/

Kapolda Aceh dan Tujuh Anak Buahnya Dicopot
--------------------------------------------------------
Jakarta (Bali Post) -
Kapolda Aceh Kolonel Pol. Drs. Djuharnus Wiradinata, dicopot. Bersamaan
dengan itu, Wakapolda Aceh, Kadit Samapta, Kadit Diklat dan empat Kapolres
di Polda Aceh juga diganti. Kapolri Jenderal Pol. Drs. Roesmanhadi yang
ditemui seusai menghadiri acara Korps Raport Kenaikan Pangkat (dari Letkol
menjadi Kolonel) di Wisma Bhayangkari Mabes Polri, Senin (5/7) kemarin
membenarkan adanya penggantian delapan pejabat Polri di lingkungan Polda
Aceh.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/1999/7/6/n6.htm

Utusan Daerah Jangan Diberikan pada Militer dan Parpol
---------------------------------------------------------------------
Surabaya (Bali Post)-
Anggota MPR dari Utusan Daerah yang akan dipilih DPRD I sebaiknya tidak
dipilih dari unsur TNI, Polri maupun parpol. Lebih baik mereka dipilih dari
kalangan kampus, pemuka masyarakat, tokoh agama, yang benar-benar memiliki
sikap netral.
Hal itu direkomendasikan peserta Sarasehan Refleksi 40 Tahun UUD 1945 yang
digelar YLBHI, Yayasan Pengembangan Sumber Daya Indonesia (YPSDI) dan
Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KRHN), di Hotel Sahid Surabaya, Senin
(5/7) kemarin.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/1999/7/6/n2.htm

Putusan Sela PN Jaksel: Arifin Panigoro Bebas
--------------------------------------------------------
JAKARTA (Waspada): PN Jakarta Selatan menolak dakwaan Jaksa Penuntut Umum
terhadap terdakwa Komisaris Utama PT Medco, Arifin Panigoro, yang didakwa
melakukan tindak korupsi karena perusahaan itu gagal membayar utang setelah
"promisory note" yang diterbitkan kepada PT Jasindo dan PT Rekasaran Utama
jatuh tempo.
Putusan Sela Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan itu dibacakan Ketua
Majelis Hakim Soedarto, SH, yang menyidangkan perkara itu di Jakarta, Senin
(5/7).
Surat dakwaan tersebut ditolak karena menurut majelis hakim, surat dakwaan
Jaksa dinilai "error in persona", karena yang seharusnya diajukan adalah
direksi PT Medco bukan Arifin Panigoro selaku Komisaris Utama.
Selengkapnya: http://www.waspada.com/

Tak Mudah, Gusur Partai Gurem
--------------------------------------
Jakarta, Jawa Pos.-
Tuntutan menggeser ��partai-partai gurem�� yang tak berhasil memperoleh 2
persen suara dari kursi mereka di KPU (Komisi Pemilihan Umum) ternyata tak
begitu mudah dilaksanakan. Pasalnya, dalam UU Pemilu sudah dijelaskan bahwa
keanggotaan KPU ditetapkan untuk masa jabatan empat tahun. ��Selama masa
itu, berarti keanggotaan mereka tak bisa dicabut,�� ujar Dirjen PUOD
Depdagri Prof Dr Ryaas Rasyid.
Menurut Ryaas, kepada anggota KPU dari partai gurem hanya diberlakukan
aturan bahwa mereka tidak diperbolehkan lagi duduk dalam keanggotaan KPU
periode lima tahun mendatang. Pasalnya, partai mereka, sesuai dengan aturan
yang berlaku, tidak lagi diperkenankan mengikuti pemilu yang akan datang.
Selengkapnya: http://www.jawapos.com/6jul/de6g10.htm

--------English Section--------------
Sempati Air Is Declared Bankrupt
-----------------------------------------
Monday, July 5, 1999; 11:01 a.m. EDT
JAKARTA, Indonesia (AP) -- An airline that was partly owned by the youngest
son of ex-President Suharto was declared bankrupt on Monday.  Sempati Air
had been Indonesia's third largest airline before it ceased operations in
June 1998, the victim of Asia's financial meltdown and huge debts.  Several
of its white and blue jetliners have been parked on the tarmac of Jakarta's
international airport for months.
More:
http://search.washingtonpost.com/wp-srv/WAPO/19990705/V000261-070599-idx.ht
ml

Protestant Marchers Take High Road in N. Ireland
-------------------------------------------------------------
Peace gets a chance as marchers back down peacefully from British troops.
How long will they stay docile?
Have Northern Ireland�s firebombs really turned to tea and sandwiches? The
Protestant Orange Order, blocked from their cherished Sunday march past
Catholic homes by a fence of razor wire, a makeshift moat and a stubborn
contingent of British troops, chose instead of violence a gambit that the
region sees all too little of at this time of year. They backed down. "Keep
it peaceful. I am warning you I will walk away from this if you don't keep
it peaceful," the leader of Portadown's Orangemen, Harold Gracey, told his
charges through a loudspeaker before ordering them away from the front line
and up the hill for tea and sandwiches at the local minister's house.
More: http://cgi.pathfinder.com/time/daily/0,2960,27679-101990704,00.html

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke