''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Sari Berita: Sabtu, 17 Juli 1999 """""""""""""""""""""""""""""""" *Dua TNI Tewas Ditembak di Tengah Pasar *Gus Dur: Mega, Kami Mendukung *Habibie tidak Bisa Minta Fraksi ABRI untuk Mendukungnya *Ambon tidak Terpengaruh Kasus Saparua ===Luar Negeri=== *Oposisi Serbia Satukan Kekuatan *Cina Siap Gempur Taiwan ===English Section=== *Hizbullah Vows to Never Recognize Israel's Right to Exist *PDI-P wins, but has no majority ++++++++++++ Dua TNI Tewas Ditembak di Tengah Pasar ---------------------------------------------------- Lhokseumawe, Kompas. Setelah terjadi penyergapan yang menewaskan satu anggota TNI hari Selasa (13/7) malam di Desa Blangpante, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Jumat siang kemarin, kembali dua anggota TNI tewas ditembak di Pasar Alue Pute, Kecamatan Baktia, juga di kabupaten yang sama. Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9907/17/UTAMA/dua01.htm Gus Dur: Mega, Kami Mendukung NU Tak Keberatan Presiden Wanita Akbar Juga Beri Ucapan Selamat --------------------------------------- PURWOKERTO - NU tidak berkeberatan Indonesia dipimpin presiden wanita . Ini bukan pendapat perorangan, melainkan bersumber pada fikih Islam. Yang belum memakai ketinggalan zaman. Karena persoalan presiden wanita yang tengah ramai dibicarakan saat ini, sebenarnya sama dengan saat kita dulu harus menentukan sikap mengenai keluarga berencana. Ketua PBNU KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengungkapkan hal tersebut saat berbicara sebagai key note speaker pada seminar nasional gender di Baturraden, kemarin. Selengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/9907/17/nas1.htm Habibie tidak Bisa Minta Fraksi ABRI untuk Mendukungnya --------------------------------------------------------------------------- JAKARTA (Media): Pengamat politik-militer Prof Dr Yahya Muhaimin mengatakan, presiden selaku panglima tertinggi TNI tidak bisa memerintahkan TNI (Fraksi ABRI) mendukungnya agar terpilih sebagai presiden. Menurut pemahaman pengajar Fisipol UGM itu, presiden menjadi Pangti TNI hanya berkaitan dengan hankam, bukan politik. Yahya yang kini di Washington sebagai Atase Pendidikan di Kedubes RI mengatakan hal ini saat dihubungi Media lewat telepon tadi malam. Dalam wawancara dengan The Straits Times awal pekan ini BJ habibie mengharapkan dukungan dari F-ABRI saat pemilihan presiden di SU-MPR nanti (Media, 15/7). Walaupun menurut Mensesneg Muladi kemudian, Habibie tidak meminta dukungan Fraksi ABRI (Media, 16/7). Selengkapnya: http://www.mediaindo.co.id/publik/1999/07/17/UTAMA02.html Ambon tidak Terpengaruh Kasus Saparua ------------------------------------------------------- AMBON (Media): Kondisi keamanan di Kodya Ambon dan sekitarnya, hingga Jumat siang tidak terpengaruh pertikaian antarwarga Desa Ulath dan Sirisori Islam, di Saparua (Maluku Tengah) dengan empat korban jiwa setelah peristiwa Kamis (15/7) sekitar pukul 07.00 WIT. Aktivitas pemerintahan, pendidikan, perekonomian dan lalu lintas berlangsung sebagaimana biasanya pada pascakerusuhan bernuansa SARA, pertengahan Januari lalu. Begitu pun kegiatan salat Jumat, baik di Masjid Raya Al-Fatah maupun lainnya di permukiman masyarakat berjalan seperti biasa Selengkapnya: http://www.mediaindo.co.id/publik/1999/07/17/NUS07.html ===Luar Negeri=== Oposisi Serbia Satukan Kekuatan ----------------------------------------------- KREGUJEVAC (AFP): Kubu oposisi Serbia mulai berusaha menyatukan kekuatan untuk menumbangkan Presiden Yugoslavia Slobodan Milosevic. Adalah Zoran Djindjic--salah seorang pemimpin Aliansi untuk Perubahan --yang merintis langkah ke arah penggabungan kekuatan. Sasaran utama dalam kampanye ini adalah Vuk Draskovic, pemimpin oposisi lainnya yang di Serbia dijuluki politikus kontroversial. "Saya menyerukan kepadanya (Vuc Draskovic) agar bergabung dengan kami. Kita harus melupakan berbagai bentuk kebanggaan semu dan kepentingan-kepentingan partai. Kita harus berdiri bersama-sama di depan untuk bertempur demi terciptanya Serbia baru," kata Buc Obradovic di Kragujevac saat memimpin unjuk rasa yang dihadiri tidak kurang dari 10.000 massa, Kamis lalu (15/7). Selengkapnya: http://www.mediaindo.co.id/publik/1999/07/17/INT02.html Cina Siap Gempur Taiwan ------------------------------- Beijing, Jumat Hubungan antara Beijing dengan Taipei kini berada pada titik terendah. Ketegangan itu terjadi setelah Presiden Taiwan Lee Teng-hui, pekan lalu, menyatakan, Taiwan-yang oleh Cina dianggap sebagai propinsi yang memberontak-sebagai negara sendiri dan harus berdiri sama tinggi dengan Cina daratan. Pernyataan Lee Teng-hui kepada sebuah radio Jerman itu bagaikan bom yang dijatuhkan ke Beijing. Tak pelak lagi, Beijing membalas ''bom'' Taipei itu dengan menyatakan, pihaknya siap mengambil tindakan tegas terhadap Taiwan yang selama ini dianggapnya sebagai propinsi yang memberontak Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9907/17/LN/cina20.htm ===English Section=== Hizbullah Vows to Never Recognize Israel's Right to Exist ----------------------------------------------------------------------- (IsraelWire-7/16) In a statement released on Thursday by the number two man in the Hizbullah guerilla organization, Sheik Naim Kassim stated his organization would never recognize Israel's right to exist and it did not make a difference if Arab countries signed peace treaties. The guerilla leader made his statements during a Sky News interview. Kassim also refused to make any promises to curtail or cease attacks against Israeli targets following an Israeli withdrawal from the security zone More: http://www.israelwire.com/New/990716/99071622.html PDI-P wins, but has no majority LAST VOTES BEING COUNTED --------------------------------------- JAKARTA -- It is almost official -- the opposition Indonesian Democratic Party -- Perjuangan (Struggle) (PDI-P) has won the most votes in the new national parliament, but not an absolute majority. Almost six weeks after 110 million Indonesians went to the polls to take part in their first free, multi-party parliamentary election since 1955, election officials in Jakarta finally began the final vote tally last night More: http://straitstimes.asia1.com/reg/sea1_0716.html ++++++++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
