************************** Laporkan Situasi lingkungan <[EMAIL PROTECTED]> Atau Hub Eskol Hot Line Telp: 031-5479083/84 ************************** Salam sejahtera, Rekan pembaca yang terhormat, berikut ini kami postingkan berita tentang penganiayaan terhadap tokoh masyarakat di Kiwirok- Irian Jaya. Kiranya posting ini membantu kita memahami pergolakan saudara-saudara kita di propinsi ter Timur Indonesia itu. Salam dan doa, Redaksi Eskol-Net -------------------- PERISTIWA PENGANIAYAAN TERHADAP TOKOH MASYARAKAT DI KIWIROK Senin, 02 Agustus 1999 ==================== Di Kecamatan Kiwirok Pegunungan Bintang, pagi tadi Senin pukul 7.30 Wit terjadi peristiwa Penganiayaan terhadap seorang Tokoh Masyarakat atas nama : DECKY BIDANA/NINGDANA. Menurut sumber ELS-HAM bahwa peristiwa penganiayaan terhadap 'korban' yang adalah juga seorang Guru Agama itu dilakukan oleh seorang oknum ABRI, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) atas nama: ENOS. Peristiwa yang dipicu oleh personil Kodim (Komando Distrik Militer) 1702 Jayawijaya yang berdinas di Pos Koramil (Komando Rayon Militer) Kiwirok itu, selain disaksikan oleh seluruh massa yang hadir di tempat kejadian saat itu namun, dikuatkan pula oleh tiga orang saksi, diantara: PAULUS BAWI (Kepala Desa Oksirim), HENOK URUBMABIN dan ARNOLD URUBMABIN. Berikut Kronologisnya: Sebagaimana biasanya setiap hari senin diadakan Pasar Tradisional di ibu kota Kecamatan, ketika itu Decky Bidana (korban) yang berperan sebagai tokoh masyarakat mengumumkan kepada masyarakat, baik pengunjung pasar maupun penjual dan pembeli tentang harga-harga hasil bumi (sayur-mayur, umbi-umbian,dsb) yang baru ditetapkan dan diberlakukan di seluruh Kecamatan Kiwirok. Setelah pengumuman itu, korban didekati oleh anggota ABRI dan dipukul (dianiaya) di depan seluruh Masyarakat yang hadir di pasar pagi itu tanpa alasan yang jelas. Menurut pelaku bahwa, "korban dianiaya karena menghasut masyarakat untuk membuat hal-hal yang menentang Pemerintah". Peristiwa tersebut memicu amarah masyarakat setempat, terutama seluruh warga masyarakat yang ada di kampung-kampung di sekitar kecamatan Kiwirok. Situasi kota Kiwirok hingga laporan ini diturunkan masih tegang sebab massa dalam jumlah yang besar secara spontan datang ke tempat kejadian (ibu kota kecamatan). *** Sumber: GKI Irian Jaya ===================== "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
