"''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Sari Berita: Selasa, 31 Agustus 1999
""""""""""""""""""""""""""""""""
Baca: Jajag pendapat sukses; Kodam
I ditunda; Gus Dur larang NU dukung
Mega;
================================
*Sukses, Penentuan Pendapat di Timtim
*Tommy Soeharto-Ricardo Dituntut 2 Tahun Penjara
*Habibie Penuhi Tuntutan Aceh
Kodam IM Ditunda, SK KPU 173 Diperbaiki, GAM Dilibatkan, Otonomi Khusus Oke
*Gus Dur Larang PBNU Dukung Megawati

===English Section===
*Big turnout points to freedom for East Timor
*Ton of Cocaine Found in Seafood from S. America
+++++++++

Sukses, Penentuan Pendapat di Timtim
* Pemilih Mencapai 90 Persen
-----------------------------------
Kompas/eddy hasby
Dili, Kompas
Penentuan pendapat untuk menentukan masa depan Timor Timur (Timtim) hari
Senin (30/8) berlangsung lancar dan sukses. Antusiasme warga yang
menghendaki agar suara mereka didengar seluruh dunia begitu tinggi,
mencapai 90 persen, sehingga penentuan pendapat tidak perlu diperpanjang.
Dengan menanggung berbagai beban dan risiko hidup, ratusan ribu warga
mendatangi TPS. Mereka, sebagian di bawah terik matahari, antre dengan
sabar sebelum memasukkan kertas yang berisi suara hati nurani mereka itu ke
kotak suara.Belum bisa diketahui apakah kelompok pendukung otonomi atau
kelompok pendukung kemerdekaan yang meraih suara terbanyak dalam penentuan
pendapat yang diselenggarakan Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Timtim
(Unamet) itu. Namun apa pun hasilnya, baik pimpinan pro-otonomi maupun
prokemerdekaan kemarin berjanji untuk saling menghormatinya.
Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9908/31/UTAMA/suks01.htm

Tommy Soeharto-Ricardo Dituntut 2 Tahun Penjara
--------------------------------------------------------------
JAKARTA - Terdakwa kasus tukar guling (ruilslag) bermasalah Bulog-PT Goro
Batara Sakti, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) dan Ricardo Gelael,
masing-masing dituntut dua tahun penjara dan masing-masing diminta membayar
uang pengganti kerugian negara senilai Rp 28,1 miliar.
Tuntutan kepada kedua terdakwa itu dibacakan secara terpisah oleh jaksa
penuntut umum Fachmi SH untuk terdakwa Tommy, dan jaksa D Munthe untuk
terdakwa Ricardo Gelael, dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan
Negeri Jakarta Selatan kemarin.
Kedudukan terdakwa Tommy pada PT Goro Batara Sakti sebagai komisaris utama
dengan memegang saham 80%, sedangkan terdakwa Ricardo Gelael sebagai
direktur utama dengan saham 20%.
Selengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/9908/31/nas3.htm

Habibie Penuhi Tuntutan Aceh
Kodam IM Ditunda, SK KPU 173 Diperbaiki,
GAM Dilibatkan, Otonomi Khusus Oke
---------------------------------------------
BANDA ACEH (Waspada): Presiden BJ Habibie memenuhi semua tuntutan yang
diajukan oleh delegasi tujuh partai politik pemenang pemilihan umum Aceh.
''Ternyata seluruh permintaan dari bapak-bapak dari Aceh ini diterima,
disetujui, dan di-Oke oleh Presiden Habibie. Ini sangat melegakan,'' ujar
Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Dr. Amien Rais, seusai mendampingi
delegasi Senin (30/8) di Patra Kuningan, Jakarta.
Ada empat permintaan delegasi kepada Presiden, yakni menunda peresmian
Kodam I/Iskandarmuda; merevisi SK KPU No. 173 tentang pembagian kursi DPRD
Tk I Aceh, DPRD Tk II Aceh Utara dan Pidie dimana partai-partai "gurem"
diberi kursi gratis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kemudian soal isu
penghunjukan caretaker Gubernur Aceh dan penyelesaian masalah Aceh serta
penataannya menuju masa depan yang lebih baik.
Selengkapnya: http://waspada.com/083199/headline/headline.htm

Gus Dur Larang PBNU Dukung Megawati
-------------------------------------------------
JAKARTA (Waspada): Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)
Abdurrahman Wahid alias Gus Dur melarang fungsionaris dan anggota
organisasi yang dipimpinnya untuk mendukung calon presiden Megawati.
Pernyataan Gus Dur itu disampaikan di rumahnya di Ciganjur, Jakarta, Senin
(30/8) dalam pertemuan antarpribadi dengan Ketua Umum PAN Amien Rais, Ketua
Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, Presiden PK Nurmahmudi Ismail, dan Ketua PPP
Zarkasih Nur dan Faisal Baasir, serta Sekjen PKB Muhaimin Iskandar.
"Seluruh fungsionaris dan warga NU harus patuh pada larangan saya ini,"
kata Gus Dur yang juga Deklarator PKB.
Gus Dur kembali menegaskan sikapnya bersedia dicalonkan oleh partai yang
berhimpun dalam poros tengah untuk menjadi presiden periode mendatang
Selengkapnya: http://waspada.com/083199/headline/headlin7.htm

***English Section***
Big turnout points to freedom for East Timor
------------------------------------------------------
By Alex Spillius in Maliana
THE people of East Timor turned out en masse yesterday to vote in a United
Nations-supervised referendum which seems certain to register massive
popular support for an end to 23 years of Indonesian rule.
Defying death threats and widespread intimidation from pro-Indonesian
militias, more than 95 per cent of 430,000 registered voters went to the
polls. Polling stations were besieged from dawn by East Timorese who were
offered the choice between independence and autonomous rule within
Indonesia.

East Timorese, holding their voter registration papers and identification,
wait outside a polling station for the start of the UN-supervised
referendum
The high turnout was regarded as a clear sign that voters will opt for full
independence. But the success of the ballot was marred by the murder of a
local UN volunteer, who was set upon by members of one of the militias that
have terrorised the population in the run-up to the poll. He was stabbed
after leaving work at a polling centre in Atsabe village in Ermera
district, where pro-autonomy militias had accused UN staff of encouraging
votes for independence
More:
http://www.telegraph.co.uk/et?ac=001555271909488&rtmo=fMVwfMvs&atmo=HHHHH8w
L&pg=/et/99/8/31/wtim31.html

Ton of Cocaine Found in Seafood from S. America
----------------------------------------------------------------
M I A M I, Aug. 30 - Customs inspectors at Miami International Airport
found more than a ton of cocaine concealed inside a shipment of fresh
seafood from South America today, and suspect someone working at the
airport was involved in the smuggling, authorities said.
     The inspectors found that the shipment of fresh grouper, tuna fillets
and eels concealed 2,720 pounds of cocaine. Because no one turned up to
claim the shipment, Customs officials said they believe someone at the
airport tipped off the intended recipient that the stash had been
discovered.
     "We have reason to believe that people at the airport might have been
involved," said John Clark, acting special agent in charge of the Miami
Customs office. "That's just prima facie evidence [evidence adequate to
establish a fact unless refuted] that there is an internal conspiracy
afoot."
     Clark estimated that the cocaine was worth $21 million wholesale
More:
http://abcnews.go.com/sections/travel/DailyNews/cocaine_miami_990830.html

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke