"'''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Sari Berita: Kamis, 2 September 1999 """""""""""""""""""""""""""""""" * DK PBB sidang Darurat *Semua Fraksi DPR RI Setuju Berlakunya Syariat Islam Di Aceh *Rusuh Di Ambon: Delapan Tewas *Ikuti IMF, BPK Mulai Audit BI *PPI: 21 Parpol Peroleh Kursi DPR Markas Unamet Diserang, Satu Tewas * Dua Rumah Dibakar --------- English Section------------ *Prodi threatens to quit over clash with MEPs *Barak's Stance Is Full of 'I'm in Charge' Bluster ++++++++++++ DK PBB Sidang Darurat --------------------------- New York, Rabu Dewan Keamanan (DK) PBB, hari Rabu (01/9) mengadakan sidang darurat berkenaan dengan tindakan kekerasan terakhir di Timor Timur. Sidang darurat yang dimulai tengah hari (pukul 23.00 WIB) itu diusulkan oleh Dubes Belanda, Peter van Walsum, yang baru saja menjabat sebagai Ketua DK PBB. Sementara itu, Sekjen PBB Kofi Annan menyerukan kepada polisi Indonesia "untuk menahan orang-orang yang bertanggung jawab atas kerusuhan yang terjadi di sekitar markas besar Unamet di Dili, dan segera mengambil langkah untuk menjamin kerusuhan seperti itu tidak terjadi lagi." Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9909/02/UTAMA/dkpb01.htm Semua Fraksi DPR RI Setuju Berlakunya Syariat Islam Di Aceh ----------------------------------------- JAKARTA (Waspada): Besar kemungkinan DPR RI menyetujui pemberlakuan syariat Islam di Aceh dan berlaku dalam bulan September ini. Dalam rapat persiapan Pansus inisiatif RUU tentang pelaksanaan Keistimewaan Provinsi Aceh di Jakarta Selasa (1/9) fraksi-fraksi menghapus semua perbedaan mengenai RUU itu. Besok (2/9) kami akan menjelaskan kepada pemerintah tentang penyelenggaraan RUU usul inisiatif Keistimewaan Aceh," tandas Wakil Ketua Pansus Drs T Syahrul kepada Waspada di Jakarta. Selengkapnya: http://waspada.com/ Rusuh Di Ambon: Delapan Tewas ------------------ AMBON (Waspada): Sedikitnya delapan orang tewas dan enam lainnya luka dalam kerusuhan bernuansa SARA di dusun Walelama, Kec.Baguala, Kodya Ambon, dan dusun Sirisaone Kec. Saparua Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (1/9) pagi. Kapolres Pulau Ambon dan P.P.Lease, Letkol Pol.Drs. Ghufron di Ambon, Rabu, mengatakan dalam pertikaian itu mereka terlibat saling serang dengan senjata tajam dan saling lempar batu, panah serta bom rakitan. "Selain korban tewas, pertikaian antar warga dalam bentuk kontak fisik itu juga mengakibatkan dua orang menderita luka berat dan empat orang lainnya luka ringan," kata Kapolres. Selengkapnya: http://waspada.com/ PPI: 21 Parpol Peroleh Kursi DPR ---------------------------------------- Jakarta, Kompas Setelah berhari-hari terjadi perbedaan pendapat mengenai cara penghitungan kursi DPR, Panitia Pemilihan Indonesia (PPI) dalam sidang pleno di Jakarta, Rabu (1/9), akhirnya berhasil menetapkan kursi DPR hasil Pemilihan Umum 1999. Keputusan ini diambil tiga bulan setelah pemilihan umum dilaksanakan. Namun demikian, masih ada lagi tugas PPI yang juga berpotensi menimbulkan perdebatan, yaitu penentuan calon terpilih yang akan duduk di DPR. PPI berhasil menyelesaikan penghitungan setelah dua kali meminta penegasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang cara menghitung kursi DPR, karena ada beberapa perbedaan pandangan, termasuk penghitungan kelompok stembus accoord yang pada akhirnya tidak diberlakukan. Selengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9909/02/UTAMA/ppi01.htm Markas Unamet Diserang, Satu Tewas * Dua Rumah Dibakar ---------------------------------------------- Dili (Bali Post) - Markas Misi PBB di Timor Timur (Unamet) yang terletak di Balai Penataran Guru (BPG) di kawasan Desa Balide, Dili Barat, diserang sekelompok orang bersenjata api rakitan, golok dan bom molotov. Penyerangan itu terjadi sekitar pukul 14.30 wita, Rabu (1/9) kemarin. Menurut saksi mata, mereka secara membabi buta menyerang tempat berkumpulnya staf Unamet dan sempat membakar dua rumah yang letaknya berdekatan dengan markas serta merobohkan sebuah tiang listrik yang terletak di tempat kejadian. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/1999/9/2/nt5.htm ________ English Section____________________ Prodi threatens to quit over clash with MEPs ---------------------------------------------------- By Toby Helm, EU Correspondent in Brussels Press releases: the Commission of Romano Prodi - Europa The 20 proposed Commissioners: profiles and portfolios - Europa Press releases - European Court of Auditors European Voice Political groups in the European Parliament - Europa THE European Union was on the brink of another constitutional crisis last night after Romano Prodi threatened to stand down as president elect of the European Commission in a row with MEPs. Mr Prodi said he would quit the EU's most powerful job unless MEPs dropped a demand that he and his team be placed on four months "probation" before being approved for a normal five-year term in Brussels. More: http://www.telegraph.co.uk/et?ac=001555271909488&rtmo=LiN3Ldhd&atmo=HHHHH8w L&pg=/et/99/9/2/wprod02.html *---------------------------------------------------------- After all, Israeli prime minister's threat to implement Wye Accord is to do what Palestinians wanted from the start Israeli prime minister Ehud Barak, right, reviews a document in Jerusalem Dramatics aside, the latest "breakdown" in Israeli-Palestinian talks may be a storm in a teacup. Prime Minister Ehud Barak Wednesday unilaterally closed talks with Palestinian negotiators over the Wye land-for-peace accord, and dramatically warned that unless Palestinians accepted his terms within four hours he would go ahead and unilaterally implement Wye. "It may come out sounding like 'my way or the highway,' but essentially Barak is talking about implementing an agreement that the Palestinians were happy with in the first place More: http://www.pathfinder.com/time/daily/0,2960,30385-101990901,00.html "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
