"''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Sari Berita: Sabtu, 30 Oktober 1999
""""""""""""""""""""""""""""""""""""
@ Karena Kesehatan Presiden:
   Indonesia Keadaan Darurat
@ Ketua MPR Sesalkan
    Campur Tangan Dubes AS
@ Tentang Hakim Agung
    MPR Harus Dorong Semua Dipensiun
@ Praperadilan SP3 Soeharto Ditolak
    Keputusan Politik Sedang Dirumuskan
@ Cak Nur: Presiden Harus Bersedia Dikritik

-------BERITA LUAR NEGERI----------
@ Berebut Kursi Gedung Putih Lewat TV
@ AS Berikan Latihan Militer
   untuk Gulingkan Saddam

SELAMAT MEMBACA
===================
Karena Kesehatan Presiden:
Indonesia Keadaan Darurat
----------------------------------
JAKARTA (Waspada): Pengamat militer dan politik Salim Said mengatakan,
Indonesia tengah berada dalam keadaan darurat, sehubungan dengan kesehatan
Kepala Negara, sehingga memerlukan sebuah sistem yang dapat mengambil alih
peran individu.
"Kita dihadapkan pada 'bom waktu' untuk itu kini kita berada dalam keadaan
darurat, kita perlu sistem yang bisa mengambil alih peranan orang.
Lengkapnya: http://waspada.com/

Ketua MPR Sesalkan
Campur Tangan Dubes AS
--------------------------------
JAKARTA (Waspada): Ketua MPR Amien Rais menyatakan kekecewaan atas campur
tangan AS terhadap urusan kabinet dengan menekan Menkeu Bambang Sudibyo
untuk tidak mengganti sejumlah personel di departemen itu. Karena itu dia
berencana menemui Dubes AS di Jakarta untuk meminta penjelasan.
Lengkapnya: http://waspada.com/

Tentang Hakim Agung
MPR Harus Dorong Semua Dipensiun
-------------------------------------------
Hartono M, Jakarta, Kompas
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) selaku pemegang kedaulatan rakyat
harus mendorong reformasi kekuasaan yudikatif, khususnya Mahkamah Agung
(MA). Sebab, selama ini, MA dan lembaga peradilan, belum tersentuh
reformasi. MPR harus mendorong seluruh hakim agung dipensiunkan, dan
digantikan dengan orang baru. Dengan demikian, ada pembaharuan dalam tubuh
MA maupun kekuasaan yudikatif.  Demikian ditegaskan anggota MPR/DPR Hartono
Mardjono di Jakarta, Jumat (29/10), kepada Kompas.
Lengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9910/30/UTAMA/mpr01.htm

Praperadilan SP3 Soeharto Ditolak
Keputusan Politik Sedang Dirumuskan
---------------------------------------------
JAKARTA-Presiden Abdurrahman Wahid saat ini sedang mengembangkan suatu
rumusan keputusan politik dalam upaya menuntaskan kasus mantan presiden
Soeharto. Rumusan keputusan politik itu akan menjadi suatu penyelesaian
yang bulat dalam masalah tersebut. Hal itu dikemukakan Jaksa Agung Marzuki
Darusman kepada wartawan usai dilantik di Istana Negara, kemarin. ''Kita
masih menunggu bagaimana keputusan sidang pengadilan mengenai SP3 itu hari
ini (kemarin-Red). Jadi, persoalannya bukan apakah akan dibuka kasus ini
atau tidak, tetapi kita akan mengembangkan dari apa yang sudah dicapai
selama ini,'' tegasnya.
Lengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/9910/30/nas7.htm

Cak Nur: Presiden Harus Bersedia Dikritik
---------------------------------------------------
Jakarta, Kompas
Masyarakat agar tidak ragu menjadi oposan terhadap pemerintahan Presiden
Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Alasannya, oposisi sama terhormat dengan
pemerintah, dan akan menjadi kontrol sosial yang efektif. Di pihak lain,
Presiden harus bersedia dikritik untuk melepaskan citra Indonesia sebagai
soft state (negara lunak). "Inilah fase yang kita alami sekarang.
Bagaimanapun kita harus menyelamatkan ide dasar dari demokrasi, yaitu
adanya kontrol sosial yang kuat terhadap pemerintah. Maka jangan ragu untuk
menjadi oposan terhadap pemerintah Presiden Abdurrahman Wahid," kata
cendekiawan Nurcholish Madjid, yang akrab dipanggil Cak Nur, saat berbicara
pada Seminar "Perspektif Pemerintahan Indonesia Baru Abad XXI" di
Auditorium Gedung Manggala Wanabhakti, Jumat (29/10).
Lengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9910/30/UTAMA/cakn01.htm

-------BERITA LUAR NEGERI----------

Berebut Kursi Gedung Putih Lewat TV
---------------------------------------------
Hanover, Jumat
Lima bakal calon Presiden AS dari Partai Republik - tanpa bakal calon
terkuat George W. Bush - tampil dalam debat televisi selama satu jam hari
Kamis malam di Dartmouth College, Hanover, New Hampshire (Jumat pagi WIB).
Dalam perdebatan itu mereka menjanjikan penurunan pajak dan perbaikan
sistem pendidikan serta mencela kerusakan moral di AS, sebelum akhirnya
mengritik ketidakhadiran Bush. Untuk kedua kalinya dalam enam hari, Bush
tidak hadir dalam forum kandidat di New Hampshire. Dia memilih mendampingi
istrinya, Laura, di Dallas untuk menerima penghargaan dari Southern
Methodist University. Ketidakhadiran bakal calon terkuat itu diperkirakan
menjadi alasan mengapa para saingan Bush memanfaatkan kesempatan debat umum
itu berkonsentrasi pada tema kampanye mereka, dan bukannya mengritik satu
sama lain.
Lengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9910/30/LN/bere24.htm

AS Berikan Latihan Militer
untuk Gulingkan Saddam
--------------------------------
Washington, Jumat
Amerika Serikat (AS) di bawah pimpinan Presiden Bill Clinton masih
penasaran ingin menggulingkan Presiden Irak Saddam Hussein. Kali ini, AS
telah memberikan otoritas untuk memberikan latihan militer kepada empat
pemimpin oposisi Irak.Mulai pekan depan, demikian International Herald
Tribune hari Jumat (29/10), empat pemimpin oposisi itu akan menghadiri
latihan 10 hari di pangkalan operasi khusus angkatan udara dekat Pensacola,
Florida. Dua di antara empat orang itu adalah bekas perwira angkatan darat.
Para pejabat AS akan melatih mereka bagaimana mengorganisasikan militer.
Lengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9910/30/LN/asbe24.htm

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke