"'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Sari Berita: Senin, 1 November 1999 """""""""""""""""""""""""""""""""""" *Pesawat Mesir Jatuh di Atlantik *Pemerintah Bersiap-siap untuk Bertemu dengan IMF *Amien Setuju Presiden Dipanggil *Butuh Waktu Tiga Tahun Bereskan Deppen dan Depsos *DPR Ragu Membuka Audit PwC Ibu Hasri Ainun Habibie akan Dipanggil ----English Section---- *Hard to win next election, says PM *E.Timor Bishop Thanks Peacekeepers Pesawat Mesir Jatuh di Atlantik * Seluruh 214 Penumpang Tewas --------------------------------------- New York, Minggu Pesawat Boeing 767-300ER milik maskapai penerbangan Mesir, EgyptAir, meledak di udara dan jatuh di perairan Pulau Nantucket (AS), Samudera Atlantik, setelah 40 menit tinggal landas dari Bandara John F Kennedy New York menuju Cairo, Mesir, Minggu (31/10) dini hari. Pesawat naas itu mengangkut 199 penumpang, termasuk dua bayi, dan 15 awak pesawat.Enam jam sesudahnya, penjaga perairan AS menemukan sesosok mayat di antara serpihan pesawat, yang berupa tempat duduk, pelampung, dan benda-benda lain, sekitar 96 km di lepas pantai Massachusetts. Masih belum terungkap, mengapa pesawat meledak di udara. Yang pasti, pesawat bernomor penerbangan 990, yang tinggal landas pukul 01.19 Minggu dini hari itu, menghilang dari layar radar setelah terbang sekitar 40 menit, pada ketinggian 33.000 kaki, atau sekitar 9.900 meter. Lengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9911/01/UTAMA/pesa01.htm Pemerintah Bersiap-siap untuk Bertemu dengan IMF -------------------------------------------------------------- Jakarta, Kompas Tim ekonomi dalam kabinet baru Indonesia, kini sedang bersiap-siap untuk melakukan pertemuan pertamanya dengan Dana Moneter Internasional (IMF). Persiapan itu dilakukan dengan harapan, IMF segera mencairkan pinjaman yang dibekukan karena skandal Bank Bali dan Timor Timur, untuk mendukung anggaran pemerintah. Sementara itu, kepada DPR, akan diminta agar laporan lengkap (long form) PricewaterhouseCoopers (PwC) soal skandal Bank Bali segera diumumkan ke khalayak. Direktur IMF untuk Asia Pasifik Hubert Neiss dijadwalkan tiba di Jakarta untuk bertemu dengan tim ekonomi Indonesia, Selasa (2/11). Menko Ekuin Kwik Kian Gie di Jakarta, Minggu, mengatakan, pihaknya akan memimpin tim ekonomi Indonesia dalam pertemuan itu Lengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9911/01/UTAMA/peme01.htm Amien Setuju Presiden Dipanggil; DPR Sudah Lengkapi Syarat ----------------------------------- JAKARTA (Waspada): Rencana DPR menggunakan hak interpelasi dengan meminta penjelasan Pemerintah tentang likuidasi Departemen Penerangan dan Departemen Sosial, diharapkan segera mengakhiri kontroversi yang sedang berkembang. Ketua MPR Amien Rais menyatakan mendukung langkah yang akan diambil DPR. Jika hak interpelasi DPR benar-benar digunakan, hal itu merupakan permintaan penjelasan pemerintah pertama dalam era kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid dan Wapres Megawati Soekarnoputri. Upaya untuk menggunakan kata interpelasi itu sudah mulai dilakukan antara lain dengan mengumpulkan tanda tangan anggota Dewan, sebagaimana dikemukakan anggota Fraksi PDI Perjuangan Sabam Sirait, beberapa waktu lalu. Menurut Amien Rais, Pemerintah perlu menjelaskan kepada DPR mengenai alasan dan latar belakang pembubaran kedua departemen tersebut. Jika Pemerintah dapat memberikan alasan-alasan yang logis di depan sidang DPR, semua pihak akan dapat menerima, dan pembubaran Deppen serta Depsos tidak akan menjadi kontroversi berkepanjangan Lengkapnya: http://www.waspada.com/110199/headline/headline.htm Butuh Waktu Tiga Tahun Bereskan Deppen dan Depsos ------------------------------------------------------------------- Pemerintah butuh waktu sekitar tiga tahun untuk menyelesaikan masalah kepegawaian pada sebuah departemen yang dihapuskan. Lamanya penyelesaian merujuk pengalaman digabungkannya departemen perindustrian dengan departemen perdagangan, beberapa waktu lalu. Hal ini diungkapkan petinggi Departemen Keuangan yang mengurusi masalah anggaran pemerintah, Darsjah hari Sabtu di Jakarta. Darsjah : Seingat saya, dulu waktu penyelesaian departemen perindustrian dan perdagangan membutuhkan waktu hampir tiga tahun. Iya tiga tahun untuk satu departemen, penyelesaian final yah tiga tahun baru selesai Menurut Darsjah, pemerintah hanya bisa menjamin gaji pegawai negeri di dua departemen yang dihapuskan sampai bulan Maret tahun depan. Menurut Darsjah, presiden belum memberi instruksi penyelesaian pegawai di Departemen Penerangan dan Departemen Sosial. Sebelumnya Presiden Abdurrahman Wahid menjanjikan tidak akan menelantarkan pegawai departemen yang dihapuskan. Lengkapnya: http://www.tempo.co.id/harian/include/index.asp?file=30101999-68h-4 DPR Ragu Membuka Audit PwC Ibu Hasri Ainun Habibie akan Dipanggil ------------------------------------------------ JAKARTA (Media): Pengumuman hasil audit long form Pricewaterhouse Coopers (PwC) soal skandal Bank Bali (BB) tergantung oleh kesepakatan Tim Gabungan Komisi II dan IX DPR-RI. DPR yang diharapkan bisa segera membuka hasil audit itu, ternyata masih ragu karena khawatir melanggar rahasia bank. Fatwa MA yang diharap mengatasi masalah ternyata tak menyinggung rekomendasi untuk mempublikasikan data tersebut. Kondisi ini semakin mempersulit posisi menteri-menteri ekonomi, karena tanpa langkah konkret mempublikasi audit PwC, kucuran dana IMF bakal terganjal. Apalagi Ketua DPR Akbar Tandjung menyatakan sikap DPR pun tergantung sepenuhnya dari Tim Gabungan Komisi II dan Komisi IX yang menangani skandal BB. ``Cepat tidaknya pengungkapan skandal BB tergantung dari komisi gabungan itu. DPR sudah menyerahkan tanggung jawab pada mereka. Langkah ini sudah menjadi keputusan semua pimpinan fraksi dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR,`` kata Akbar kemarin di Jakarta. Lengkapnya: http://www.mediaindo.co.id/detail_news.asp?id=1999110110251170 ---English Section---- Hard to win next election, says PM ------------------------------------------ By MICHELLE GRATTAN The Prime Minister has warned the Liberal Party that it will be "very hard" to win a third Federal term. "You won't be hearing any talks about long uninterrupted periods of government from me," Mr Howard told the NSW Liberal convention at the weekend. "We live in a different world. We live in a world where every single election is different from the one before it and nothing like the one that follows it." Mr Howard was attempting to counter talk that the Coalition is well placed, but he is also reflecting the shock produced by the Victorian election result and the fact that with the Government on a close margin, a third election is inevitably when voters think hard about change. More: http://www.smh.com.au/news/9911/01/national/national11.html E.Timor Bishop Thanks Peacekeepers --------------------------------------------- By Grant Peck DILI, East Timor -- Nobel Peace laureate Bishop Carlos Belo, addressing thousands of people at a twilight religious procession, thanked the international community Sunday for rescuing the people of East Timor. Speaking from the foot of a statue of the Virgin Mary, Belo said "everybody" would have died if the multinational force hadn't arrived last month. Belo, the spiritual leader of the overwhelmingly Catholic territory, described Australian General Peter Cosgrove - the head of the peacekeeping mission - as a "new hero of Timorese history." More: http://www.washingtonpost.com/wp-srv/aponline/19991031/aponline133540_000.h tm "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
