********************** Info terbaru dari Ambon ********************** Benteng Atas Pecah Lagi ----------------------------- Setelah kerusuhan terjadi pada peristiwa sebelumnya hari Sabtu, 2 Oktober 1999 di Benteng Atas, kembali terjadi lagi kerusuhan pada hari Minggu, 3 Oktober 1999 dini hari. Sebelumnya aparat keamanan dari kesatuan Marinir dan PPRM telah tiba dan menguasai daerah tersebut, baik pada massa Muslim maupun massa Kristen. Peristiwa tersebut terjadi pada jam 04.30 WIT dengan terdengarnya bunyi ledakan bom rakitan yang dilempar oleh massa Muslim ke arah gedung Gereja Petra. Massa Kristen yang sudah berjaga-jaga sejak Sabtu pagi tetap pada posisinya dan tidak berbuat apa-apa. Pada jam 06.00 WIT terjadi lagi pelemparan batu oleh massa Muslim ke arah gedung Gereja Petra dan hal ini mengakibatkan massa Kristen mendatangi pos jaga Marinir dan Armed III Siliwangi untuk meminta penjagaan ekstra ketat terhadap gedung gereja, karena di gedung gereja tersebut akan diadakan Ibadah Perjamuan Kudus. Tetapi setelah itu ada penyerangan dari massa Muslim dengan menggunakan panah-panah api, tetapi tidak menimbulkan kebakaran. Saat Ibadah dimulai pada jam 09.00 WIT di gedung Gereja Petra, terjadi lagi pelemparan batu di atas gereja sebanyak 3 kali. Menurut keterangan saksi mata , H.Lekransy, bahwa pihak gereja yang diwakili oleh saksi dan beberapa majelis jemaat telah bertemu dengan aparat keamanan untuk menjaga jalannya Ibadah Perjamuan Kudus. Tetapi karena kelengahan aparat keamanan terjadi lagi pelemparan batu pada saat ibadah sedang berlangsung. Pada saat berakhirnya ibadah perjamuan kudus, kira-kira jam 11.00 WIT massa Muslim turun dari mesjid dari arah gunung untuk melakukan penyerangan. Namun aparat keamanan dapat menghadangnya. Peristiwa ini terus berlanjut dan kedua belah pihak masih tetap berjaga-jaga. Tetapi pada sore harinya kembali terjadi kontak fisik antara kedua belah pihak. Dalam kontak fisik tersebut terdapat korban luka-luka atas nama Nn.Sherly Hiarie (24) yang terkena tembakan pada kaki kiri. Padahal saat itu korban sedang berada di dapur rumahnya sendiri. Korban kemudian dievakuasi ke RSU Ambon. Ketegangan ini terus berlanjut hingga hari ini dan aparat terus berjaga-jaga, serta melakukan tindakan persuasif terhadap kedua belah pihak. Kira-kira jam 13.30 WIT, kembali terjadi lagi ledakan bom rakitan dan tembakan beruntun dari aparat keamanan. Belum diketahui siapa yang menyerang lebih dahulu. Sampai berita ini diturunkan, situasi masih tetap tegang Sementara itu dari Paso dilaporkan bahwa kira-kira jam 11.00 WIT tadi siang, ada sebuah mobil jenis Suzuki Escudo (pnomor polisi belum diketahui) dari jurusan Tulehu menuju Ambon melintas kompleks pasar Paso. Pada saat mobil tersebut melintas, tiba-tiba dari mobil tersebut terdengar letusan senjata otomatis -/+ 3 kali. Masyarakat yang sedang melakukan aktifitas bisnis di pasar menjadi panik dan berhamburan mencari perlindungan. Masyarakat akhirnya menahan mobil tersebut dan ternyata di dalamnya ada 4 orang aparat keamanan (belum diketahui identitasnya) dengan moncong senjata ke arah masyarakat. Akibat perdebatan aparat keamanan akhirnya lari dan mobil tersebut dibakar oleh massa. Selain itu satu sepeda motor juga ikut dibakar. Aparat keamanan akhirnya mencari perlindungan di SPN Passo. Sementara itu dari Air Besar Passo diperoleh informasi bahwa telah terjadi kebakaran besar pada jam 11.30 WIT. Menurut sumber kami bahwa lokasi kebakaran berada pada lokasi BTN Air Besar dan Negeri Lama. Sampai saat ini lokasi Batu Merah, Pohon Mangga (Benteng) dan Passo dalam keadaan tegang. Sumber: Yayasan Salawaku "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
