"''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Sari Berita: Senin, 15 Nopember 1999
"""""""""""""""""""""""""""""""""""""""
@ Meneg HAM Temui Kelompok Garis Keras Aceh
@ Ulama Langitan Minta Hubungan RI-Israel Ditangguhkan
@ Januari 2000, Indonesia Tuan Rumah
    Konferensi Internasional Antaragama
@ Disiapkan, Pengganti Tiga Menteri
@ Forum Langitan Ingatkan Gus Dur
   Hati-hati Keluarkan Pernyataan
@ Soal Aceh, Masih Ada Celah (Amin Rais)
@ KAMMI Unjuk Rasa Damai

------------Luar Negeri -------------
** Afghanistan Protes Sanksi PBB
** Moskwa: Chechnya Bagian Rusia
-----------------------------------------
  S E L A M A T    M E M B A C A

Meneg HAM Temui Kelompok Garis Keras Aceh
--------------------------------------------------------
Banda Aceh,-JP
Dalam kunjungan selama tiga hari di Aceh, Meneg Urusan HAM Hasballah M Saad
ternyata tidak saja melakukan
pertemuan-pertemuan formal dengan para birokrat di Aceh. Tapi, dia juga
melakukan pertemuan-pertemuan informasi dengan kelompok yang selama ini
disebut garis keras. Bahkan, di sebuah tempat di kawasan Aceh Besar,
kemarin malam Hasballah sempat menemui beberapa tokoh Gerakan Aceh Merdeka
(GAM).
Tokoh penting dari kelompok garis keras yang juga ditemui Hasballah adalah
Abu Jeunib. Ulama yang juga disebut-sebut sebagai tokoh penting dalam
gerakan Darul Islam, Tengku M Daud Beureuh dari Pidie itu, sempat melakukan
dialog dengan Hasballah di Hotel Cakra Donya. Dalam dialog itu yang
terkesan menjadi ajang nostalgia itu, Abu Jeunib tetap meminta agar
Hasballah memperjuangkan referendum bagi rakyat Aceh.
Selengkapnya: http://www.jawapos.co.id/

Ulama Langitan Minta Hubungan RI-Israel Ditangguhkan
--------------------------------------------------------------------
JAKARTA -- Ulama terkemuka, yang tergabung dalam Forum Langitan, meminta
Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menangguhkan rencana membuka
hubungan dagang dengan Israel. Menlu Alwi Shihab sendiri kemarin mengadakan
pembicaraan dengan komunitas Yahudi di AS.
Ulama Forum Langitan (FL), yang berkumpul di Pesantren Langitan, Tuban,
Jawa Timur, Sabtu, akan mengutus KH Abdullah Faqih dan KH Sahal Mahfudz
untuk menyampaikan bithonah [masukan bersifat pressure] kepada Presiden, di
antaranya meminta Presiden menangguhkan rencana hubungan dagang dengan
Israel.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/9911/15/30913.htm

Januari 2000, Indonesia Tuan Rumah
Konferensi Internasional Antaragama
---------------------------------------------
Salt Lake City -
Indonesia akan menjadi tuan rumah konferensi segi tiga internasional
antaragama, yakni dialog Islam, Kristen dan Judaisme (agama Yahudi) yang
akan diadakan pertengahan Januari 2000.
Menlu Alwi Shihab dalam penjelasan hasil kegiatannya di New York kepada
wartawan di Salt Lake City sebelum bersama Kepala Negara bertolak ke
Jepang, Minggu (14/11) kemarin mengatakan, konferensi itu sudah lama
direncanakan Presiden Abdurrahman Wahid yang merupakan cermin dari
pentingnya hubungan antaragama.
Di New York, Menlu mengadakan pembicaraan dengan komunitas Yahudi yang
diwakili Rabbi Scheniere, perusahaan investasi Morgan Stanley, dan Dewan
Hubungan Luar Negeri AS.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/1999/11/15/n3.htm

Presiden Abdurrahman Wahid:
Disiapkan, Pengganti Tiga Menteri
-----------------------------------------
South Lake City, Kompas
Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) telah mempersiapkan calon pengganti
tiga menteri kabinet yang memiliki indikasi terlibat korupsi, kolusi dan
nepotisme (KKN).
Hal itu dikemukakan Gus Dur dalam pertemuan dengan Persatuan Mahasiswa
Indonesia Amerika Serikat (Permias) di South Lake City, Utah, AS, Sabtu
malam atau Minggu (14/11) dini hari WIB, seperti dilaporkan wartawan
Kompas.
Selengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9911/15/UTAMA/disi01.htm

Forum Langitan Ingatkan Gus Dur
Hati-hati Keluarkan Pernyataan
-------------------------------------
Tuban, Kompas
Forum Langitan meminta Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) lebih
berhati-hati, tidak terburu-buru apalagi spontan dalam menyampaikan
pandangan, pernyataan, atau kebijakan. Akan lebih baik bila sebelum
menyampaikan kebijakan kepada masyarakat, Gus Dur mengkomunikasikan
terlebih dahulu dengan Ketua MPR Amien Rais dan Ketua DPR Akbar
Tandjung."Gus Dur harus mengubah pola dan cara memimpin. Dia 'kan sudah
menjadi Presiden, bukan hanya Ketua Umum PB NU. Para kiai saya minta lebih
banyak memberikan masukan kepada Gus Dur, karena kebaikan Gus Dur dalam
memimpin negara akan berdampak langsung pada NU. Begitu pula kegagalan Gus
Dur akan sangat berpengaruh pada NU, ulama dan pesantren," ujar KH Sahal
Mahfudz, Wakil Rais 'Aam PB NU, pada pertemuan Forum Langitan di Pondok
Pesantren Langitan, Tuban, Sabtu (13/11).
Selengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9911/15/UTAMA/hati01.htm

Soal Aceh, Masih Ada Celah
----------------------------------
JAKARTA - Ketua MPR Prof Dr HM Amien Rais menyatakan masih ada peluang
untuk mengatasi masalah Aceh, meski tuntutan referendum dari rakyat di
provinsi tersebut terus mengalir dan sepertinya merupakan tuntutan final.
Pernyataan itu disampaikan Amien kepada wartawan setelah rapat dengan warga
Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, kemarin, sekembalinya mengunjungi
Aceh untuk bertemu dengan tokoh masyarakat di daerah itu akhir pekan lalu.
Amien menceritakan pertemuan dengan beberapa tokoh selama lawatannya ke
daerah tersebut. Dalam pertemuan dengan mereka, dia menilai tuntutan
referendum itu adalah final. ''Begitulah kebanyakan mereka menuntut untuk
itu,'' ujarnya.  Selengkapnya:
http://www.suaramerdeka.com/harian/9911/15/nas2.htm

KAMMI Unjuk Rasa Damai
-------------------------------
Jakarta, JP.-
Pemerintah Indonesia hendaknya berhenti menyakiti hati umat Islam antara
lain dengan tidak meneruskan rencana pembukaan hubungan dagang dengan
Israel.
Harapan itu terungkap dalam aksi bersama yang dihadiri ribuan mahasiswa
muslim dari berbagai perguruan tinggi serta umat Islam itu, di Jakarta,
Ahad.
Aksi itu diprakarsai Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) yang
diisi unjuk rasa damai dan "long march" dari Masjid Agung Al-Azhar,
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ke Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.
Dalam pernyataannya, KAMMI menyatakan menolak sikap apa pun yang bersifat
"bermesraan" dengan Israel. Jika Indonesia berhubungan dagang dengan Israel
maka hal itu berarti sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia
mengakui eksistensi Israel, demikian pernyataan KAMMI itu.
Selengkapnya: http://www.jawapos.co.id/

------------Luar Negeri ----------
Afghanistan Protes Sanksi PBB
-------------------------------------
KABUL - Puluhan ribu warga Afghanistan menggelar protes di jalan-jalan kota
Kabul Minggu kemarin. Mereka memrotes sanksi PBB yang dijatuhkan kepada
gerakan Talib karena tidak bersedia menyerahkan tokoh militan Usamah bin
Ladin, yang oleh AS dituduh sebagai tersangka terorisme.
Para demonstran melemparkan batu-batu dan menyerang dua kantor PBB di kota
itu. Warga yang marah menghancurkan peralatan komputer, pintu gerbang dan
jendela-jendela kantor serta membakar bendera PBB.
Warga juga mendatangi kedubes AS di Kabul dan melontarkan kecaman
anti-Amerika. ''Mampus Kau, Amerika, Mati Kau, Clinton!'' teriak para
pengunjuk rasa saat mereka berbaris di depan kedubes tersebut. Mereka
menyebut PBB hanyalah organisasi ''boneka'' AS.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/9911/15/int1.htm

Moskwa: Chechnya Bagian Rusia
---------------------------------------
Moskwa, Minggu
Meskipun mendapat kecaman Barat, Rusia hari Sabtu (13/11) tetap menggempur
Chechnya. Rusia menganggap kecaman Barat terhadap Rusia, sebagai tindakan
yang mencampuri urusan dalam negeri Rusia. Chechnya dianggap sebagai bagian
dari administratif dengan otonomi terbatas dalam Federasi Rusia.
Mengerasnya sikap Rusia terhadap Barat mengakibatkan hubungan Moskwa dan
Barat kini kurang harmonis. Seperti dikatakan Duta Besar Rusia untuk NATO,
Sergei Kislyak, hubungan Moskwa dengan NATO saat ini berada di
"persimpangan jalan yang serius". Persoalannya, Rusia menolak intervensi
dari luar ke dalam Chechnya.
Selengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9911/15/LN/mosk28.htm

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke