********************** Info terbaru dari Ternate ********************** Kepada Netters yang terkasih, Berikut kami postingkan berita tentang kerugian yang dialami oleh Ternate akibat kerusuhan yang terjadi pada tanggal 6 Nopember 1999 yang lalu yang kami kutip dari Menado Pos. Kiranya ini dapat menggerakkan kita untuk berdoa dan membantu daerah ini sehingga kegiatan perekonomiannya dapat berjalan seperti sediakalanya. Salam dan Doa Redaksi Eskol-Net ================ Rusuh Ternate Telan Kerugian 100 Miliar ''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Ternate, MP Amuk massa yang melanda Ternate Sabtu (6/11) lalu, mengakibatkan ratusan bangunan hancur, puluhan kendaraan roda dua dan roda empat rusak dan melayang. Total kerugian akibat kerusuhan itu diperkirakan mencapai 34 miliar. Kerugiannya sekitar itu kata Gubernur Malut Surasmin, SH. Namun jika dihitung kerugian Karena aktivitas ekonomi yang terhenti lantaran amuk massa itu serta berbagai akibat lain seperti terjadinya pengungsian dan meningkatnya pengamanan masyarakat dan aparat dalam sepekan terakhir, ditaksir kerugian mencapai sekitar Rp 100 miliar. Kerusakan bangunan hampir menyeluruh di Kota Ternate bagian Selatan. Namun yang peling parah akibat amuk massa itu terjadi di Tanah Tinggi, Falajawa II, Mangga Dua, Bastiong, Kalumata, Kayu Merah, Ubo-Ubo dan Perumnas Jak. Edangkan di lokasi lainnya yang masih termasuk bagian Selatan mengalami kerusakan tidak terlalu parah. Data lengkap mengenai kepastian jumlah kerusakan bangunan akibat amuk massa itu, belum diperoleh kendati sudah dilangsungkan pertemuan untk melakukan pengecekan jumlah kerusakan tersebut. Sebenarnya telah dikalkulasi bangunan dan barang-barang lainnya yang dirusak massa. "Tingkat kerusakan memang cukup besar, tapi data lengkapnya nanti hari Senin (15/11)." Janji Sekwilda tingkat I Malut ThaibArmayn. Data kerugian tersebut belum mencakup kerugian akibat lumpuhnya aktivitas perekonomian maupun aktivitas warga lainnya, warga selama sepekan merasa ketar-ketir sehingga perekonomian praktis terhenti. Hampir semua took tutup total, demikian juga aktivitas pedagang kakilima. Beberapa hari terakhir para pedagang kaki lima di pasar tradisional sudah melakukan kegiatannya. Yakni di pedagang di pasar Sayur, Gamalama, dan Pasar Inpres Bastiong. Selama sepekan ini pula kapal-kapal dari luar daerah yang memuat bahan-bahan dibongkar di Pelabuhan A.Yani Ternate kebanyakan diurungkan karena situasi dan kondisi tidak memungkinkan untuk menurunkan barang-barang. Malah, mereka oleh instansi terkait dilarang untuk sandar di pelabuhan karena dikhawatirkan menjadi sasaran amuk massa. Kapal-kapal pemuat barang selama sepekan itu kebanyakan hanya melego jangkar di pantai sambil menunggu pengumuman untuk bisa diturunkan barang tersebut. Namun, sebagian besar kapal barang kembali. "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
