"''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Sari Berita: Senin, 22 Nopember 1999
""""""""""""""""""""""""""""""""""""
@ Presiden Buka Muktamar NU
    Jangan Lupa Terus Kritik Pemerintah
@ AS Hanya Dukung Penyelesaian Damai di Aceh
@ Pemerintah Buat Langkah Strategis
    untuk Aceh Media Indonesia
@ Glenn Yusuf Diberi Waktu 100 Hari,
   BPPN akan Keluarkan Banyak Kejutan untuk Debitor
@ Gus Dur: Soeharto Tetap akan Diampuni
@ Indonesia Menentang Rancangan
    Keputusan Komisi HAM PBB

--------BERITA LUAR NEGERI-----------

@ Pasukan Rusia Kepung Grozny
@ Gus Dur Bantu Filipina Atasi MILF

SELAMAT MEMBACA
===================

Presiden Buka Muktamar NU
Jangan Lupa Terus Kritik Pemerintah
--------------------------------------------
KH Ilyas Ruchiat Mengatakan, Waspadai Intervensi dari Luar
Kediri, 21 November
Nahdlatul Ulama harus memegang teguh pendiriannya sebagaimana diperoleh di
pondok-pondok pesantren yaitu untuk berkorban demi nusa dan bangsa serta
jangan lupa untuk terus menerus mengkritik pemerintah.
Demikian Presiden Abdurrahman Wahid dalam kata sambutannya pada peresmian
Muktamar Ke-30 NU di Ponpes Lirboyo, Kediri, Minggu (21/11).
Ditambahkannya, Kiai-Kiai NU harus tetap memang teguh prinsip mendahulukan
kepentingan bangsa dan negara dan bukannya mementingkan diri sendiri
sebagaimana landasan utama NU yang dikenal dengan Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
Hadir pada acara itu, Wapres Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR Akbar
Tandjung, Ketua MPR Amien Rais serta beberapa menteri Kabinet Persatuan
Nasional dan undangan lainnya dari manca negara serta tokoh-tokoh agama
lainnya.
Lengkapnya: http://www.suarapembaruan.com/News/1999/11/211199/index.html

AS Hanya Dukung Penyelesaian Damai di Aceh
--------------------------------------------------------
Duta Besar AS untuk PBB Richard Holbroke menegaskan dalam masalah Aceh
pemerintahnya akan mendukung upaya-upaya penyelesaian damai, dialog dan
menentang penerapan keadaan darurat militer di sana.  Hal itu dikatakannya
pada jumpa pers di kediaman Duta Besar AS di Jakarta, Minggu (21/11) pagi.
Holbroke melawat ke Indonesia dalam kapasitas sebagai menteri, dia tiba
hari Sabtu dan telah bertemu dengan Presiden Abdurrahman Wahid, Menlu Alwi
Shihab, Menhankam Juwono Sudarsono dan Wapres Megawati Sukarnoputri. Dia
disertai Wakil Menlu AS urusan Asia dan Pasifik Stanley Roth.
Holbroke, yang mengultimatum membom Beograd pada 23 Maret 1999, menegaskan
pemerintah AS tidak ingin ikut campur dalam persoalan dalam negeri
Indonesia itu, tapi dia menekankan pula Indonesia adalah negara penting dan
negara demokrasi terbesar ketiga di dunia.
Lengkapnya: http://www.suarapembaruan.com/News/1999/11/211199/index.html

Pemerintah Buat Langkah Strategis
untuk Aceh Media Indonesia
------------------------------------------
JAKARTA (Media): Pemerintah segera melakukan sejumlah langkah strategis
untuk menyelesaikan masalah Aceh termasuk mempercepat penerapan status
istimewa dan pengadilan terhadap para pelanggar HAM.
Menko Polkam Wiranto menegaskan hal tersebut usai sidang kabinet paripurna
di Bina Graha, Jakarta, Sabtu lalu (20/11). Masalah Aceh memang menjadi
bahasan utama dalam sidang dua jam yang dipimpim langsung Presiden KH
Abdurrahman Wahid itu. "Masalah Aceh memang masalah yang sangat complicated
dan sensitif. Bahkan kalau kita salah menangani menjadi suatu hal yang
membahayakan integrasi bangsa," kata Menko Polkam Wiranto
Lengkapnya: http://www.mediaindo.co.id/detail_news.asp?id=1999112200241275

Glenn Yusuf Diberi Waktu 100 Hari,
BPPN akan Keluarkan Banyak Kejutan untuk Debitor
--------------------------------------------------------------
JAKARTA (Media): Pemerintah memberi waktu 100 hari kepada Ketua Badan
Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Glenn Yusuf untuk meningkatkan kinerja
lembaga yang dipimpinnya.  Selain membereskan skandal Bank Bali, Glenn juga
diminta untuk melakukan tindakan yang lebih tegas terhadap debitor bandel
untuk memaksimalkan penerimaan negara.
``Seperti diketahui, posisi Glenn sebagai Ketua BPPN tetap dipertahankan.
Namun, dia diberi waktu sekitar 100 hari untuk memberikan hasil positif
dalam menangani berbagai masalah di lembaga tersebut,`` kata sebuah sumber
pemerintah. Pekan lalu, Glenn dipanggil mendadak oleh Presiden Abdurrahman
Wahid
Lengkapnya: http://www.mediaindo.co.id/detail_news.asp?id=1999112200241173

Gus Dur:
Soeharto Tetap akan Diampuni
------------------------------------
Magelang, Kompas
Presiden Abdurrahman Wahid kembali menyatakan, pemerintah akan memberi
pengampunan kepada mantan Presiden Soeharto atas segala kesalahannya
setelah proses pengadilan. Sikap seperti itu pada dasarnya bersumber dari
tradisi kemanusiaan untuk memaafkan. Sebab, kalau mau dicari-cari, semua
orang juga punya andil kesalahan dalam pemerintahan selama ini. Penegasan
Gus Dur itu dikemukakan di depan ribuan santri dan ratusan ribu warga di
Pondok Pesantren (Ponpes) Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu
(20/11) malam. Gus Dur mengunjungi Ponpes Tegalrejo sebagai alumni dan tamu
kegiatan tahunan Haflah dan Tasyakuran ke-56 ponpes yang kini dipimpin KH
Abdurrahman Khudori (putra almarhum KH Khudori, pendiri ponpes tersebut).
Lengkapnya:
http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9911/22/NASIONAL/soeh06.htm

Indonesia Menentang Rancangan
Keputusan Komisi HAM PBB
---------------------------------------
Jakarta, Kompas
Indonesia menentang rancangan keputusan Sidang Khusus Keempat Komisi HAM
PBB mengenai Timor Timur yang dirumuskan akhir bulan September lalu di
Geneva dan dibahas dalam Dewan Ekonomi dan Sosial (Ecosoc) dalam sidang
lanjutannya di New York, 15 No-vember 1999. Demikian siaran pers
Direk-torat Penerangan Luar Negeri yang diterima Kompas, Jumat (19/11).
Sikap Indonesia ini disebabkan pelaksanaan sidangnya yang bermotivasi
politik dan cacat hukum hanya karena ulah kantor Komisaris Tinggi HAM PBB
yang memanipulasi prosedur. Proses sidang seperti itu akan menimbulkan
preseden berbahaya dan mengakibatkan ketidakpercayaan terhadap kenetralan
dan obyektivitas Ko-misaris Tinggi HAM PBB
Lengkapnya:
http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9911/22/NASIONAL/indo09.htm

--------BERITA LUAR NEGERI-----------

Pasukan Rusia Kepung Grozny
-----------------------------------
Grozny, Minggu
Meskipun Amerika Serikat dan negara-negara Eropa yang tergabung dalam
Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa mendesak Rusia, agar
melakukan perundingan damai dan menghentikan serangan militer di Chechnya,
namun Rusia makin menjadi-jadi dalam menggempur Chechnya. Bahkan, mereka
mengunci ibu kota Chechnya itu.
Pasukan Rusia, Sabtu (20/11), bergerak dengan jalan kaki sepanjang dua
kilometer ke arah Grozny, untuk memperkuat cengkeramannya. Ketika pasukan
bergerak mendekati Grozny, pemimpin pejuang Grozny menyatakan kesediaannya
untuk melakukan "pembicaraan konstruktif", dengan Moskwa.
Lengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9911/22/LN/pasu28.htm

Gus Dur Bantu Filipina Atasi MILF
-----------------------------------------
Manila, Minggu
Presiden Abdurrahman Wahid menyatakan kesanggupannya untuk membantu
menyelesaikan konflik yang berkepanjangan antara Pemerintah Filipina dan
pejuang Muslim Filipina, Front Pembebasan Islam Moro (Moro Islamic
Liberation Front/MILF). Kesiapan Abdurrahman Wahid untuk membantu mengatasi
MILF, diungkapkan Presiden Filipina Joseph Estrada, Sabtu (20/11).
Abdurrahman Wahid yang biasa dipanggil Gus Dur, dalam membantu
menyelesaikan konflik Filipina, akan duduk sebagai penengah. "Indonesia
dalam hal ini akan menjadi jembatan perdamaian antara MILF dan Pemerintah
Filipina," kata Estrada.
Lengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9911/22/LN/gusd27.htm

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke