SARI BERITA : Kamis, 18 Nopember 1999
====================================

@  Aceh Diusulkan Darurat Militer
    Gelombang Eksodus Makin Besar
    Soeharto Diminta Tanggung Jawab
@  Perlu Imbang, Pemikiran antara
    Kepentingan Nasional dan Daerah
@ Pagi Ini Presiden Jelaskan
    Likuidasi Deppen-Depsos
@ Jaksa Agung Soal Dugaan Menteri Lakukan KKN
   Menteri Jangan Risau
@ 'Urusan Aceh Memilih
   Keluar Dari Indonesia'

-------BERITA LUAR  NEGERI----------
@ Selingkuh, Mayjen Turun Jadi Kolonel
@ Revolusi Beludru

SELAMAT MEMBACA
===================

Aceh Diusulkan Darurat Militer
Gelombang Eksodus Makin Besar
Soeharto Diminta Tanggung Jawab
-------------------------------------------
JAKARTA-Kapolri Jenderal Roesmanhadi mengusulkan di beberapa wilayah Aceh
diterapkan keadaan darurat militer terbatas. Sedangkan Menteri Pertahanan
Juwono Sudarsono menegaskan darurat militer sudah dalam tahap pembicaraan
di tingkat departemen. Menanggapi pertanyaan wartawan di Dephankam Jakarta,
Rabu kemarin, tentang kesiapan Polri menggantikan peran militer dalam
menjaga keamanan di Aceh, Kapolri menyatakan polisi sekarang berada dalam
kondisi tidak siap, terutama dalam menghadapi perang gerilya.
Lengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/9911/18/nas1.htm

Perlu Imbang, Pemikiran antara
Kepentingan Nasional dan Daerah
----------------------------------------
MENERIMA GUBERNUR: Presiden KH Abdurahman Wahid kemarin di Bina Graha
menerima para gubernur seluruh Indonesia yang saat ini sedang mengikuti
raker di Jakarta. (Foto: Suara Merdeka/md-15k)
JAKARTA - Presiden KH Abdurrahman Wahid menilai kemunculan upaya
separatisme di beberapa daerah diakibatkan oleh adanya pemikiran yang lebih
mementingkan kepentingan daerah ketimbang memikirkan kepentingan nasional.
''Itu merupakan protes yang tidak mempertimbangkan kepentingan nasional,
tetapi hanya mementingkan kepentingan sendiri,'' tandas Presiden ketika
menerima peserta Raker Gubernur di Bina Graha, Jakarta, kemarin.
Lengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/9911/18/nas9.htm

Pagi Ini Presiden Jelaskan
Likuidasi Deppen-Depsos
---------------------------------
Jakarta, JP.-
Pagi ini, Presiden K.H. Abdurrahman Wahid dijadwalkan memberikan penjelasan
soal kebijakannya melikuidasi Deppen dan Depsos kepada anggota DPR dalam
rapat pleno. Penjelasan di hadapan anggota dewan itu berdasar atas
penggunaan hak meminta keterangan presiden oleh DPR.
Lengkapnya: http://www.jawapos.co.id/

Jaksa Agung Soal Dugaan
Menteri Lakukan KKN
Menteri Jangan Risau
------------------------------
Jakarta, Kompas
Jaksa Agung Marzuki Darusman menyatakan, belum diumumkannya secara resmi
nama-nama sejumlah menteri yang diduga berkorupsi, kolusi dan nepotisme
(KKN) yang saat ini berkasnya berada di tangannya, semata-mata untuk
menjaga jangan sampai mengganggu suasana kerja di dalam kabinet. Untuk itu
diimbau kepada para menteri untuk tidak merisaukan masalah ini. "Demi
ketenteraman umum dan tidak terganggunya kelangsungan suasana kerja yang
nyaman bagi kabinet, untuk sementara saya tidak umumkan nama
menteri-menteri yang kini dalam pemeriksaan saya sebagai Jaksa Agung," kata
Marzuki menjawab Kompas, Rabu (17/11) malam, berkaitan keengganannya
mengungkap sejumlah nama menteri yang diduga ber-KKN.
Lengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9911/18/UTAMA/ment01.htm

'Urusan Aceh Memilih
Keluar Dari Indonesia'
---------------------------
BANDA ACEH (Waspada): Pemerintah Amerika Serikat akan mendukung suatu
referendum damai bagi penyelesaian permasalahan Aceh. Apa yang ditentang AS
adalah referendum yang berlangsung dengan kekerasan, tegas Aguswandi, juru
bicara politik dan hubungan Internasional SMUR (Solidaritas Mahasiswa Untuk
Referendum).
"Adalah menjadi urusan rakyat Aceh bilamana melalui referendum tersebut,
Rakyat Aceh akan memilih keluar dari Indonesia," tegas Aguswandi lagi
mengutip pernyataan Direktur Urusan Filipina, Indonesia, Malaysia, Brunei
dan Singapore Deplu AS, Douglas Hartwick.
Lengkapnya: http://www.waspada.com/

-------BERITA LUAR  NEGERI----------

Selingkuh, Mayjen Turun Jadi Kolonel
----------------------------------------------
WASHINGTON - Seorang mayor jenderal AD AS diturunkan pangkatnya dua tingkat
dan dipaksa pensiun dengan pangkat kolonel, karena ketahuan berselingkuh
dengan para istri dari dua perwira bawahannya. Menteri Angkatan Darat AS
Louis Caldera memerintahkan agar Mayjen John J Maher III (51) diturunkan
pangkatnya dua tingkat. Dia pun terancam kehilangan uang pensiun hampir 1
juta dolar (Rp 7 miliar) selama 30 tahun mendatang. Ini hukuman besar kedua
yang tahun ini dijatuhkan kepada seorang perwira AD AS karena tindak
perselingkuhan.
Lengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/9911/18/int2.htm

Revolusi Beludru
--------------------
"KEBENARAN dan cinta harus mengalahkan kebohongan dan kebencian!"
Mantra revolusi itulah yang kemarin, hari Rabu tanggal 17 November, kembali
terpampang di tengah Kota Praha dan Bratislava. Dengan mantra itu, rakyat
Cekoslovakia, 10 tahun silam menggelorakan Revolusi Beludru. Revolusi
inilah yang menumbangkan rezim komunis Cekoslovakia dan membuat sistem
komunis bertekuk lutut.
Lengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/9911/18/LN/revo20.htm

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke