**************************
Laporkan Situasi lingkungan
<[EMAIL PROTECTED]>
Atau Hub Eskol Hot Line
Telp: 031-5479083/84
**************************

"Prajurit Bisa Membabi Buta"
''''''''''''''''''''''''''''''''''''

Menanggapi tudingan terhadap para Jenderal TNI mengenai pelanggaran HAM di
Timor Timur, Pangkostrad Letjend TNI Djadja Suparman geram dan ia
mengingatkan pemeberitaan tentang pemanggilan sejumlah jenderal ke DPR dan
oleh KPP HAM. Djaja mengatakan hal itu dikhawatirkan bisa membuat prajurit
sakit hati  sehingga bisa bersikap membabi buta.

' Kalau itu sampai terjadi (prajurit sakit hati dan membabi buta), kasihan
rakyat yang tidak bersalah. Padahal yang salah itu hanya segelintir orang
saja yang selalu membuat "statement" dan memojokkan TNI.'

'Siapa sih yang tidak sakit kalau bapaknya, pemimpinnya, diperlakukan
seperti itu ?  jangankan prajurit, saya saja sakit.  Karena itulah, mereka
juga harus diberi penjelasan.'

Pernyataan seperti ini sebenarnya tidak sepatutnya muncul dari seorang
jenderal, apalagi memimpin sebuah institusi TNI yang tergolong ditakuti.
Pernyataan Djadja ini justru bisa memperparah keadaan, karena akan timbul
image baru di kalangan TNI bahwa para jenderal yang diduga bersalah itu
harus dibela dengan cara apapun.  Dan ini bisa memperjarak hubungan antara
TNI dan sipil.

Semoga  apa yang dikhawatirkan oleh Djadja tersebut tidak pernah terjadi.

Salam,
Redaksi Eskol
============

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke