"'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Sari Berita: Senin, 6 Desember 1999 """"""""""""""""""""""""""""""""""""""" *GAM ancam akan balas TNI pada bulan Ramadhan *Pertikaian Maluku Terus Berlanjut *Kabar Retaknya PAN Fatwa: PANU Bukan Ancaman PAN *CBS Duga Marzuki Agen Konglomerat ---English Section--- *NASA's Latest Attempt to Reach Mars Lander Fails *Masked Troops Kill 40 Chechens, Witness Says ++++ GAM ancam akan balas TNI pada bulan Ramadhan --------------------------------------------------------------------------- ----- satunet.com - Di tengah beredarnya desas-desus bahwa TNI tengah menyiapkan ribuan pasukannya di garis pantai Aceh, terdengar ancaman bahwa GAM akan membalas tindakan TNI pada bulan Ramadhan nanti. "Selama bulan puasa, kami akan menerima kekuatan luar biasa dari Allah SWT. Darah kami akan mendidih luar biasa sehingga akan ada tindakan balasan," kata seorang tokoh mahasiswa, yang tidak disebutkan namanya, di Banda Aceh Minggu malam. Ia merujuk pada pengalaman serupa di bulan puasa tahun silam, saat mana GAM berhasil menculik dan menghabisi sejumlah personil militer. Pihak TNI sendiri menembak 11 orang yang dicurigai tengah atau akan menurunkan bendera Merah Putih, sesuatu yang dikategorikan sebagai tindakan melawan kedaulatan RI. Sementara itu beredar desas-desus di Jakarta bahwa TNI pada hari-hari ini tengah menyiapkan ribuan pasukan di seluruh garis pantai Aceh yang akan bergerak masuk perlahan-lahan dan 'melakukan pengamanan teritorial' guna mengantisipasi memanaskan situasi pada bulan Ramadhan yang diawali pada 8 Desember mendatang Lengkapnya: http://www.satunet.com/artikel/isi.html?id=1641 Pertikaian Maluku Terus Berlanjut * Bentrok di Seram, 42 Tewas ---------------------------------------- Ambon, Kompas Bunyi ledakan bom rakitan yang cukup dahsyat mengguncang Kota Ambon, ibu kota Propinsi Maluku, Sabtu (4/12) malam. Beberapa warga setempat kaget atas bunyi ledakan beruntun sekitar pukul 22.00 hingga pukul 24.00. Ledakan ini ditimpali rentetan suara tembakan aparat keamanan yang tengah melakukan penjagaan. Sementara itu, di Alang Asaode, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Maluku Tengah terjadi bentrokan antarkelompok hari Jumat dan Sabtu. Sumber Kompasmenyebutkan, korban yang tewas mencapai 42 orang dan puluhan luka-luka. Sementara laporan Komando Rayon Militer (Koramil) Seram Barat di Piru, Budiman menyebutkan, korban tewas dalam bentrok hari Jumat tercatat 31 orang. Sedangkan jumlah korban bentrok hari Sabtu belum diketahui. Di Jakarta, Kepala Dinas Penerangan Mabes Polri Brigjen (Pol) Erald Dotulong menyesalkan jatuhnya korban di Seram yang begitu banyak. Akan tetapi, sampai sekarang pun belum ada keyakinan dari pimpinan Polri bagaimana dan bilamana pihaknya menyelesaikan konflik antaragama di Ambon yang kemudian meluas ke wilayah-wilayah sekitarnya itu. Semua upaya rekonsiliasi yang mengarah ke penyelesaian konflik itu akan dikaji, tetapi sejauh mana efektivitasnya belum diketahui. Ia menyebut adanya ide pengiriman Satuan Tugas Perdamaian yang terdiri dari pemuda Jakarta dari kelompok Islam dan Kristen. Akan tetapi sampai sejauh ini belum juga diperoleh keterangan rinci kapan dan bagaimana Satgas itu akan bekerja. Lengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/9912/06/UTAMA/pert01.htm Kabar Retaknya PAN Fatwa: PANU Bukan Ancaman PAN ------------------------------------------ detikcom - Jakarta, Perpecahan di tubuh Partai Amanat Nasional (PAN) tampaknya terus mencuat. Ini nampak dari kabar akan dibentuknya Partai Amanat Nusantara (PANU) oleh para fungsionaris PAN. Salah satu penggagasnya itu adalah Sekjen PAN Faisal Basri. Menurut salah satu Ketua PAN yang juga Wakil Ketua MPR, AM Fatwa ketika dihubungi detikcom, Minggu (5/12/1999), menyatakan bahwa dia sudah mendengar mengenai adanya rumor tersebut. Namun Fatwa mengaku bahwa dirinya tidak secara langsung mendengar berita tersebut dan hanya diberitahu bahwa ada tulisan mengenai hal itu harian Suara Pembaruan. "Saya memang mendengar tapi saya belum diberitahu langsung tapi katanya ada tulisan mengenai hal itu," kata Fatwa. Mengenai pembentukan Partai Amanat Nusantara (PANU) jika memang terrealisasi, Fatwa menyatakan bahwa hal tersebut menjadi hak asasi. Fatwa juga menyatakan, pihaknya tidak resah mengenai pembentukan PANU tersebut. Lengkapnya: http://detik.com/politik/199912/1999125-160345.html CBS Duga Marzuki Agen Konglomerat -------------------------------------------- JAKARTA -- Direktur Utama (Dirut) Central of Banking Crisis (CBC) Deni Daruri melihat ada indikasi Jaksa Agung Marzuki Darusman dan Meneg Penanaman Modal dan Pembinaan BUMN Laksamana Sukardi bersekongkol menjadi agen konglomerat tertentu untuk memukul Texmaco demi keuntungan pengusaha lain. Tanda-tanda itu, kata Deni, bisa dilihat dari begitu bersemangatnya kedua pejabat itu untuk membuka borok Texmaco, tanpa menyinggung sedikit pun 20 konglomerat yang mempunyai masalah serupa. ''Kecurigaan kami sangat beralasan. Selain keduanya sering melakukan persekongkolan politik, Laksamana juga hanya serius pada kasus Texmaco,'' ujarnya di Jakarta, kemarin. Sementara itu, Sabtu lalu, Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengatakan hingga saat ini belum memutuskan apakah Texmaco itu perlu dituntut atau tidak. ''Saya belum memutuskan apakah Texmaco akan dituntut atau tidak. Itu urusan Jaksa Agung,'' ujarnya menjawab pertanyawan wartawan di Bina Graha seusai memberikan arahan kepada sejumlah anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Lengkapnya: http://www.republika.co.id/9912/06/11131.htm ----English Section--- NASA's Latest Attempt to Reach Mars Lander Fails -------------------------------------------------------------- ASADENA, Calif. -- NASA antennas listened in vain Sunday for a signal from the Mars Polar Lander and tense mission officials said after three days of silence, time was running out in the effort to contact the craft. "Clearly the team is getting more frustrated, certainly, and more tense about all of this," said operations manger Richard Cook. The $165 million lander was supposed to have signaled immediately after Friday afternoon's touchdown about 500 miles from the Martian south pole. Failure of the Mars Polar Lander would be a double blow to NASA's JPL, still smarting from the September loss of its sibling spacecraft, the Mars Climate Orbiter. Mission managers worked on eliminating simple failure scenarios one by one. But they conceded if contact has not been established before mid-week, it was increasingly unlikely to have success with what would then involve more complex failures scenarios. More: http://www.nytimes.com/yr/mo/day/late/05polar-lander.html Masked Troops Kill 40 Chechens, Witness Says ------------------------------------------------------ MOSCOW, Dec. 4 - A woman fleeing fighting in Chechnya told radio and television reporters today that masked Russian troops sprayed a group of civilians with automatic gunfire near the village of Goity on Friday, killing 40 people. Russian officials blamed the attack on Chechen guerrillas. Radio Liberty first reported the incident, based on an account given by a Chechen woman named Tatyana Aidamarova, who said she fled the combat zone in a car riddled with bullets. "They came up themselves. Their cannons were a bit farther away, and they shot from their rifles at point-blank range," Aidamarova said. "They checked the cars. They saw dead people were lying there. They did not explain anything. They were all in masks, and so satisfied, as if that was the way it should be. I do not know such cruel people, that everyone had to die." More: http://www.washingtonpost.com/wp-dyn/articles/A17556-1999Dec4.html +++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
