"'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Sari Berita: Selasa, 4 Januari 2000 """"""""""""""""""""""""""""""""""""""" *KM Lambelu "Dibajak" untuk Angkut Pengungsi *DPR Tak Setuju Reshuffle Kabinet *Akibat GAM dan Aparat 'Obral' Peluru Tiga Orang Tewas di Aceh *Pemeriksaan Mungkin Diperluas. Habibie akan Tolak Panggilan KPP HAM ------------------ *Carey on attack over the worship of fame *Russian Embassy Rocketed ++++++++++++++ KM Lambelu "Dibajak" untuk Angkut Pengungsi ---------------------------------------------------------- Ambon, Kompas Kapal Motor (KM) Lambelu yang bersandar di Pelabuhan Ternate, (Maluku Utara), hari Minggu (2/1) "dibajak" oleh warga Ternate, yang bersimpati pada salah satu kelompok yang tengah bertikai, untuk mengangkut pengungsi dari Kecamatan Galela ke Ternate. Warga Ternate itu mengkhawatirkan datangnya serangan dari kelompok lain terhadap pengungsi di Galela, karena itu mereka "membajak" KM Lambelu untuk memindahkan pengungsi dari Galela ke Ternate. Senin dini hari, sekitar 5.000 pengungsi Galela tiba di Ternate. Menurut keterangan, saat ini, di Galela, Maluku Utara, tengah terjadi pertikaian antarkelompok, yang mengakibatkan sekitar 30 orang tewas, ribuan penduduk mengungsi. Banyaknya penduduk yang mengungsi di Galela, membuat sejumlah warga di Ternate bersimpati dan berupaya menyelamatkan mereka. Tidak adanya kapal yang berlayar dari Galela ke Ternate, membuat sejumlah warga Ternate itu "membajak" KM Lambelu, yang baru tiba dari Bitung, untuk menjemput pengungsi di Galela. Lengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/0001/04/UTAMA/kmla01.htm DPR Tak Setuju Reshuffle Kabinet Akbar: Dua Bulan Terlalu Cepat Khofifah Bisa Ganti Ali Rahman ------------------------------------- JAKARTA- Meski kecewa atas kinerja kabinet pimpinan Presiden KH Abdurrahman Wahid, kalangan DPR menyatakan tak setuju jika kabinet yang baru bekerja sekitar dua bulan di-reshuffle (dirombak). ''Saya kira seharusnya tak ada reshuffle, karena waktu dua bulan itu terlalu cepat untuk memberikan penilaian terhadap kinerja setiap menteri,'' kata Ketua DPR RI Akbar Tanjung di Gedung MPR/DPR Jakarta, Senin, menanggapi isu akan ada reshuffle kabinet. Akbar Tanjung menyatakan akan berusaha segera menemui Gus Dur untuk menanyakan kebenaran isu itu. ''Dalam waktu dekat saya akan usahakan bertemu Gus Dur dan sekaligus akan saya cek kebenaran isu tersebut,'' katanya. Dia menuturkan seandainya benar Presiden akan me-reshuffle, tentu Gus Dur punya alasan. Dan itu sepenuhnya hak prerogatif Presiden. Tetapi, lanjut Ketua Umum Partai Golkar itu, kalau Presiden menganggap tindakan itu sebagai langkah tepat untuk memacu kabinet, hal tersebut sepenuhnya hak Presiden untuk melakukan. Lengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0001/04/nas1.htm Akibat GAM dan Aparat 'Obral' Peluru Tiga Orang Tewas di Aceh ------------------------------ detikcom - Aceh, Aceh Barat kembali bersimbah darah. Dan Tiga orang tewas, karena GAM dan pihak keamanan saling meng'obral' peluru. Hal itu membuat Wilayah Kecamatan Sungai Mas Aceh Barat semakin mencekam. Memasuki hari ke-5 menjelang hari Raya Idul Fitri, situasi di seluruh kawasan Aceh terus menegang. Di Bumi Teuku Umar, Meulaboh Aceh Barat darah kembali tergenang. Situasi tersebut dilaporkan oleh posko PEMRAKA di Aceh Barat, Selasa(4/1/2000) dini hari. Sedangkan laporan yang diterima detikcom menyebutkan, akibat kontak senjata itu, satu Brimob dilaporkan tewas dan satu orang anggota pasukan lainnya luka tembak. Sementara di pihak warga sipil, dua orang tewas. Lengkapnya: http://detik.com/peristiwa/200001/200014-020803.html Pemeriksaan Mungkin Diperluas. Habibie akan Tolak Panggilan KPP HAM --------------------------------------------------------------------------- ----------- JAKARTA (Media): Mantan Presiden BJ Habibie akan menolak undangan Komisi Penyelidik Pelanggaran Hak Asasi Manusia (KPP HAM). Ia menilai pemanggilan itu tidak relevan dengan fakta karena ia sudah memberi pertanggungjawaban di depan Sidang Umum MPR. Apalagi masalah Timor Timur sudah diatur dalam ketetapan tersendiri. "Jadi apa perlunya Pak Habibie memenuhi panggilan KPP HAM?" ujar pengacara Habibie, Ruhut Sitompul di Jakarta, kemarin. Kepada Media Ruhut mengatakan pemanggilan itu terkesan seperti dipaksakan. "Apalagi yang saya dengar KPP memang belum punya rencana memanggil Pak Habibie. Jadi baguslah. Kalau toh memang ada pemanggilan, beliau (Habibie) tidak ingin memenuhinya," tukasnya. Menjawab pertanyaan apakah penolakan itu berarti tidak menghargai eksistensi KPP HAM, Ruhut mengatakan tidak begitu. "Kita lihat dulu konteksnya. Jangan semuanya disamaratakan. Saya mengerti bahwa semua orang sama di depan hukum. Kami sama sekali tak ada maksud melecehkan eksistensi KPP (HAM). Buktinya kami selalu memenuhi panggilan dari lembaga ini untuk para jenderal." Sebagai orang yang mengerti hukum, sambungnya, memang tak bisa begitu saja mempermainkan aturan yang ada. Persoalan sekarang, katanya, adalah bagaimana saling menghormati. "Bagaimana masalah akan beres kalau soal hormat-menghormati saja tidak kita kedepankan. Termasuk juga masalah pemanggilan Pak Habibie," katanya Lengkapnya: http://www.mediaindo.co.id/detail_news.asp?id=2000010400220685 Carey on attack over the worship of fame --------------------------------------------------- THE Archbishop of Canterbury used his first sermon of the New Year yesterday to challenge the greed and superficiality of the modern world, saying the values of the Sermon on the Mount now appeared "topsy turvy". Addressing the national Millennium service at St Paul's Cathedral in the presence of the Queen and Prince Philip, Dr George Carey said people no longer believed in the Christian values of love and humility. Ignoring Jesus's words "Blessed are the poor in spirit, for theirs is the kingdom of God", today's world believed in a set of superficial values: "Blessed are the famous, for they will enjoy the praise of men. Blessed are those who are rich because they will inherit the earth. Blessed are the mighty because they will become more powerful yet." The Archbishop - in glittering gold and red cope - presided at one of four national services to mark the first Sunday of the Millennium. Christians also gathered at the same hour in Cardiff, Belfast and Edinburgh to pledge to strive for a more Christian future. Dr Carey, preaching to a full congregation which included Tony and Cherie Blair and leaders of all the Christian faiths, said Christian love had to be "pre-eminent" in the future. More: http://www.telegraph.co.uk/et?ac=001555271909488&rtmo=r3htbQkX&atmo=HHHHH8w L&pg=/et/00/1/3/nbish03.html Russian Embassy Rocketed ---------------------------------- Assailants reportedly angered by Russia's military offensive in Chechnya fired rocket-propelled grenades at the Russian Embassy in Beirut Monday, killing a police officer and wounding six others before one attacker was shot dead, officials said. A Russian diplomat said there were no Russian casualties in the assault on the embassy. Political attache Andrey Avdeev added that there was no serious damage to the embassy. There was no immediate claim of responsibility for the attack, but police confirmed reports that a document found on the dead attacker said it was a protest of Russia's military offensive against Muslim rebels in Chechnya. Lebanese Muslim militants opposed to the military campaign in the Caucasus have staged protests against Moscow and have been raising money for the Chechens. Lengkapnya: http://www.cbs.com/now/story/0,1597,145321-311,00.shtml ++++++++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
