SITUASI TERAKHIR KOTA AMBON DAN SEKITARNYA Hari Selasa & Rabu, 4 & 5 Januari 2000 Situasi kota Ambon hari Selasa dan Rabu, 4-5 Januari 2000 relatif aman. Dari hasil pantauan di lapangan tidak terdapat masalah berarti walaupun masyarakat masih enggan keluar rumah karena situasi dianggap belum terlalu aman. Sementara itu dari kota Masohi, Tim Investigasi kami melaporkan bahwa pertikaian antara kedua kubu masih terus berlangsung, dan kota Masohi masih berada dalam keadaan mencekam. Kerusuhan lanjutan yang dimulai Senin, 3 Januari 2000 kira-kira Pk. 08.00 WIT itu dimulai dengan adanya upaya dari kelompok Kristen untuk mengevakuasi 2 (dua) mayat disekitar perkampungan Bahtera, yaitu : YACOB SAHETAPY dan Z. ALELANG yang tewas dalam pertikaian hari Minggu tanggal 2 Januari 2000. Massa yang hendak mengambil mayat tersebut kemudian dihadang oleh aparat keamanan dari kesatuan Yonif 611 denganrentetan tembakan, mengakibatkan konsentrasi massa terjadi dimana-mana. Walaupun massa akhirnya dapat menmbus barikade aparat keamanan untuk mengambil kedua mayat tersebut, namun bentrokan phisik tidak dapat dihindari dan terjadi pembakaran terhadap beberapa buah rumah penduduk, RS Islam beserta gudangnya dan beberapa buah toko. Pertikaian antara kedua kubu yang berlangsung dalam jarak yang begitu dekat, mengakibatkan 1 (satu) korban meninggal, yaitu: BENNY LELEULYA dengan luka leher digorok hampir putus dan 2 (dua) korban lainnya luka-luka, yaitu: TONNY LASAMAHU dan JOHANIS TABALESSY. Kondisi keamanan akhirnya dapat dikendalikan, namun pada sore hari kira-kira pada PK. 18.00 WIT, suasana kembali menjadi tegang karena massa Islam mencoba untuk melakukan penyerangan ke perkampungan Letwaru dan Haruru. Namun penyerang dapat dihalau oleh aparat keamanan dari kesatuan Yonif 731 Kabaresi. Dari Maluku Utara juga dilaporkan 6 (enam) warga Kristen dbantai di atas kapal KM Lambelu yang merapat di pelabuhan Ternate dalam pelayarannya mengangkut pengungsi dari Tobelo. Keenam korban tersebut dibantai diatas kapal dan mayatnya kemudian diturunkan diatas dermaga kemudian dipotong-potong. Identitas korban hingga saat ini belum teridentifikasi. Sumber : YAYASAN SALA WAKU MALUKU "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
