*************************
Laporkan Situasi lingkungan
<[EMAIL PROTECTED]>
Atau Hub Eskol Hot Line
Telp: 031-5479083/84
*************************
Salam sejahtera dalam Kasih Kristus,
Para Netters yth, berikut ini kami sampaikan data terbaru mengenai
kerusuhan yang terjadi di Halmahera.
Kiranya dengan informasi ini bisa diketahui pergumulan saudara-saudara kita
di sana sekaligus menjadi beban doa bagi kita semua. Sebab, warga Kristen
di sana mempertanyakan mengapa keberadaan/penderitaan orang Kristen di
Halmahera tidak pernah diekspos oleh media massa. Mengapa, justru media
massa (cetak dan elektronik) banyak yang memutarbalikkan fakta, sehingga
menimbulkan opini publik (termasuk Kristen di luar Halmahera dan Ambon)
yang negatip terhadap warga Kristen di Halmahera. Misalnya, pada peristiwa
tanggal 26 Desember yang lalu, warga Kristen Halmahera sama sekali tidak
melakukan penyerangan dan sama sekali tidak ada pemerkosaan oleh warga
Kristen.
Hal ini sesuai dengan posting kami terdahulu tentang KLARIFIKASI
pemberitaan media massa.
Demikian sekilas ungkapan hati saudara-saudara kita di Halmahera (daerah
yang mayoritas Kristen).
Salam dan doa,
Eskol Net
========
DATA KERUGIAN FISIK DAN KORBAN JIWA KERUSUHAN MALUKU UTARA
'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
''''''''''''''''''''
(Agustus 1999 s/d 11 Januari 2000)
Penderitaan yang dialami oleh warga Kristen di Halmahera meliputi wilayah:
Kao Malifut, Ternate, Tidore, Payahe, Oba, Gane, Weda, Morotai, Jailolo,
Ibu, Sabu, Loloda, Tobelo, Galela, diperkirakan sebagai berikut:
1. Meninggal dunia .................... 2. 190 orang (tidak pernah
diekspos media massa)
2. Luka Berat ...................... 390 orang
3. Luka ringan ........................ 1.634 orang
4. Rumah terbakar ................... 8. 534 buah
5. Gedung Gereja:
- Musnah terbakar ............. 40 buah
- rusak .............. 8 buah
----------------------------------------------
Rincian wilayah gereja yang terbakar:
- Kao Malifut -------- 4 buah
- Ternate -------- 5 buah
- Tidore --------- 3 buah
- Payahe ---------- 3 buah
- Oba ---------- 1 buah
- Jailolo ----------- 13
- Gane ------ 4 buah
- Sikonora -------- 1 buah
- Gita ------- 1 buah
- Tobelo --- 4 buah
- Kapel/penjara --- 1 buah
- Galela ---------- 6 buah
Dua lainnya rusak ringan
------------------------------------------------------
Klasifikasi gereja yang terbakar dan dirusak:
------------------------------------------------------
* Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH)
-----> terbakar paling banyak
* Gereja Bethany
* Gereja Khatolik
* dan GPdI
6. Rumah Pastori yang dirusak/terbakar : 48 buah
7. Gedung Sekolah yang dirusak : 10 buah
8. Jumlah Pengungsi warga Kristen : 45. 654 orang.
Data ini diperoleh langsung dari hasil tinjauan langsung ke tempat
kerusuhan dan hasil wawancara dengan para pengungsi. Sejumlah pengungsi
saat ini sekitar 95 % berada di daerah kecamatan Kao dan Tobelo. Hingga
saat ini tim investigasi SUARA PEDULI HALMAHERA belum bisa mendata secara
lengkap mengenai jumlah pengungsi berhubung para pengungsi masih banyak
yang berada di hutan-hutan sekitar pulau Halmahera.
SUARA PEDULI HALMAHERA
-------------------------------------
"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l