'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Kamis, 27 Januari 2000
====================================
~ Gus Dur: Oknum Militer Dalangi Rusuh
~ Megawati Optimis Persoalan Maluku Bisa Selesai
~ Peranan Tokoh Agama mulai Berkurang
~ Usul Mabes TNI Empat Pati Dipensiun Dini
~ Anthony Salim dan Bob Hasan akan Dipanggil DPR
~ Hanya 75 Persen BLBI Bisa Ditarik Kembali

------------------ Luar Negeri ---------------------------------
@ Vladimir Putin: Lika-Liku Menuju Kursi Presiden Rusia
@ Belgia Berupaya Halangi Pinochet Bebas
------------------------------------------------
S E L A M A T  M E M B A C A
'''''''''''''''''''''''''''''''''''''
```````````````````````````
Gus Dur: Oknum Militer Dalangi Rusuh
----------------------------------------------
CANBERRA - Presiden Abdurrahman Wahid menuduh sekelompok kecil oknum
militer bersama beberapa pengusaha nasional memanipulasi berbagai kerusuhan
akhir-akhir ini untuk menggoyang pemerintahannya.
"Dengan cara itu mereka berpikir akan mendapatkan apa yang mereka
inginkan," kata Presiden dalam wawancara dengan koran Australia The Age dan
The Sydney Morning Herald, yang disiarkan Rabu.
Gus Dur menolak anggapan bahwa kerusuhan di beberapa daerah itu sebagai
gerakan separatis atau sentimen etnik. Dalam persepsi Gus Dur, kerusuhan
seperti di Aceh, Maluku, Papua merupakan perbuatan pihak-pihak yang tidak
puas atas pemerintahan baru yang dipimpinnya.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0001/27/nas1.htm

Megawati Optimis Persoalan Maluku Bisa Selesai
-----------------------------------------------------------
Ternate, Kompas
Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri optimis masalah yang melanda Maluku
akan dapat diselesaikan. "Saya selalu yakin, dengan niat baik segala
persoalan itu bisa diselesaikan," kata Megawati dalam jumpa pers di Kapal
Perang RI Arun yang sedang mengarungi Laut Maluku, Selasa (25/1) malam.
"Bila sekarang para elite politik itu meragukan kemampuan saya, itu sudah
sejak dulu. Tetapi biarlah kita saling belajar untuk meniadakan eforia yang
sekarang masih berkembang. Kita tunjukkan kita punya tanggung jawab
masing-masing," kata Megawati menjawab tentang keraguan berbagai pihak.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0001/27/UTAMA/mega01.htm

Peranan Tokoh Agama mulai Berkurang
----------------------------------------------
Jakarta (Bali Post) -
Pengamat politik UI Dr. Burhan Djabir Magenda berpendapat, sudah saatnya
pemerintah mendekati kelompok-kelompok pemuda untuk menyelesaikan konflik
horizontal di berbagai daerah. Sebab, kelompok-kelompok pemuda itulah yang
menjadi ''ujung tombak''-nya. ''Saya lihat di Mataram yang menggerakkan
adalah pemuda-pemuda aktivis,'' ujarnya kepada Bali Post di Jakarta, Rabu
(26/1) kemarin.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/1/27/n3.htm

Usul Mabes TNI Empat Pati Dipensiun Dini
---------------------------------------------------
Jakarta (Bali Post) -
Mabes TNI di Cilangkap ternyata sudah mengusulkan agar empat perwira tinggi
(pati) TNI yang kini menduduki posisi sipil dipensiunkan. Empat pati itu
masing-masing Jenderal TNI Wiranto (Menko Polkam), Letjen TNI Susilo B.
Yudhoyono (Mentamben), Letjen TNI Agum Gumelar (Menhub) dan Laksamana Muda
Freddy Numberi (Menpan). ''Cilangkap (Mabes TNI-red) sudah mengusulkan
pemensiunan kami, ' kata Mentamben Susilo B. Yudhoyono setelah diterima
Presiden KH Abdurrahman Wahid di Istana Merdeka, Rabu (26/1) sore
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/1/27/np1.htm

Anthony Salim dan Bob Hasan akan Dipanggil DPR
------------------------------------------------------------
JAKARTA -- Menyusul rencana pemanggilan mantan Presiden Soeharto dan mantan
menteri keuangan, Panja Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Komisi IX
DPR RI, akan memanggil empat pemilik/mantan pemilik bank yang paling banyak
menerima BLBI.
''Panja akan memanggil orang-orang yang diduga terlibat dalam penyaluran
BLBI seperti Anthony Salim (mantan pemilik BCA), Syamsul Nursalim (BDNI),
Usman Atmadjaja (Bank Danamon), dan Bob Hasan (BUN),'' jelas Ketua Komisi
IX DPR RI yang juga ketua Panja BLBI, Sukowaluyo Mintoharahardjo, di
sela-sela raker dengan Menkeu di Gedung MPR/DPR, kemarin.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2001/27/16061.htm

Hanya 75 Persen BLBI Bisa Ditarik Kembali
----------------------------------------------------
Jakarta, Kompas
Tidak ada satu pun pemilik bank yang diperkirakan akan sanggup menyetor
kembali aset bank yang dimilikinya, untuk melunasi dana Bantuan Likuiditas
Bank Indonesia (BLBI) yang pernah diterima. Kalaupun dapat dikembalikan,
dari total Rp 164,5 trilyun dana BLBI yang sudah dikucurkan ke perbankan,
diperkirakan hanya akan kembali sekitar 75 persennya saja.
Demikian diungkapkan Wakil Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional
(BPPN) Arwin Rasyid dalam rapat kerja (Raker) Menteri Keuangan Bambang
Sudibyo dengan Komisi IX DPR, Rabu (26/1).
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0001/27/utama/hany01.htm

------------------ Luar Negeri ------------------------------
Vladimir Putin: Lika-Liku Menuju Kursi Presiden Rusia
----------------------------------------------------------------
Jalan mulus menuju kursi Presiden Rusia tampaknya makin terbentang di
hadapan Vladimir Putin. Pejabat Presiden Rusia ini didaulat 12 anggota
Persemakmuran Negara Merdeka (CIS) menggantikan posisi Boris Yeltsin,
sebagai ketua CIS.
Terpilihnya Putin sebagai pemimpin CIS ini menjadi tanda kepercayaan dari
para anggota. Kelompok negara-negara bekas Uni Soviet ini tampaknya yakin
Putin akan terpilih dalam pemilihan presiden Rusia yang dijadwalkan pada 26
Maret mendatang.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2001/27/16044.htm

Belgia Berupaya Halangi Pinochet Bebas
------------------------------------------------
London, Rabu
Upaya baru untuk menghentikan mantan pemimpin Cile Jenderal Augusto
Pinochet pulang ke negaranya dilakukan di Den Haag dan London, Rabu (26/1).
Belgia akan mempersoalkan keputusan Menteri Dalam Negeri Inggris mengenai
Pinochet pada Mahkamah Internasional di Den Haag. Bersama enam kelompok hak
asasi manusia (HAM), Belgia juga berupaya mendapatkan sebuah putusan
Pengadilan Tinggi di London untuk memaksa Inggris mengizinkan tes medis
lanjutan pada Pinochet.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0001/27/LN/belg16.htm

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke