''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' SARI BERITA : Rabu, 26 Januari 2000 ===================================== ~ Presiden: Pemecahbelah akan Hadapi Kekuatan Rakyat ~ Enam Marinir Tewas Saat Shalat Maghrib ~ Masyarakat Aceh Harapkan Kedatangan Gus Dur Menyejukkan ~ Orang-Orang Soeharto Lebih Berbahaya ~ ''Justru Tanri yang Menjebak Baramuli'' ~ Wiranto Dipensiun ~ Sudrajat Akhirnya Meminta Maaf --------------- Luar Negeri -------------------------------- @ Pakistan Laporkan ''Serangan'' India kepada PBB @ Sebelas Pendukung Anwar Ditahan -------------------------------------------------------------- S E L A M A T M E M B A C A '''''''''''''''''''''''''''''''''''''' *************************** Presiden: Pemecahbelah akan Hadapi Kekuatan Rakyat ------------------------------------------------------------------ Sabang, Kompas Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) memperingatkan kelompok atau organisasi tertentu yang ingin membuat perpecahan di Aceh untuk menghentikan kegiatannya. Bila tidak, maka kelompok atau organisasi tersebut akan berhadapan dengan kekuatan rakyat yang dahsyat. Pernyataan tersebut dikemukakan saat pencanangan Sabang sebagai pelabuhan dan daerah perdagangan bebas, di Pangkalan Angkatan Laut Sabang, Selasa (25/1) petang. Status pelabuhan dan daerah perdagangan bebas Sabang dicabut tahun 1985 lalu oleh pemerintah pusat. Melalui Keputusan Presiden No 2 Tahun 2000, Presiden memerintahkan sejumlah menteri terkait untuk membangun prasarana dan sarana di Sabang, serta mengkoordinasikan sumber dana bagi mewujudkan Sabang sebagai pelabuhan bebas dan daerah perdagangan bebas. Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0001/26/UTAMA/peme01.htm Enam Marinir Tewas Saat Shalat Maghrib -------------------------------------------------- BANDA ACEH -- Sehari sebelum kedatangan Presiden Abdurrahman Wahid ke Aceh, enam anggota Marinir tewas seketika diterjang tiga roket gerakan Aceh Merdeka (GAM) kala mereka tengah melaksanakan shalat Maghrib berjamaah di posko Kecamatan Bulu, Kabupaten Aceh Utara. Presiden sendiri minta para pelaku aksi kekerasan di Aceh untuk segera menghentikan kegiatannya. ''Kita minta mereka yang masih inginkan kekerasan melalui organisasi untuk membelokkan keinginan rakyat Aceh, segera menghentikan kegiatannya. Jika tidak rakyat yang akan menghentikan,'' kata Presiden saat mencanangkan Sabang sebagai pelabuhan dan daerah perdagangan bebas di Sabang, Aceh, kemarin sore. Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2001/26/15941.htm Masyarakat Aceh Harapkan Kedatangan Gus Dur Menyejukkan --------------------------------------------------------------------------- LHOKSEUMAWE (Waspada): Sejumlah masyarakat Aceh mengharapkan kedatangan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ke Aceh, yang dijadwalkan Selasa (25/1) hari ini, dapat menyejukan kembali bumi Serambi Mekkah. Harapan tersebut disampaikan sejumlah tokoh masyarakat Aceh Utara menjawab pertanyaan Waspada Senin (24/1), berkaitan kedatangan Presiden RI keempat itu ke Aceh. "Kami berharap Gus Dur dapat menyejukkan kembali bumi Serambi Mekkah ini, dengan langkah-langkah sebijaksana mungkin sehingga dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat Aceh," ujar salah seorang tokoh masyarakat kabupaten petro dolar itu. Selengkapnya: http://www.waspada.com/ Orang-Orang Soeharto Lebih Berbahaya ------------------------------------------------- JAKARTA-Rumor militer melancarkan kudeta terhadap pemerintahan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) melebar. Sekarang muncul analisis, perwira militer yang bertugas pada era Soeharto sebenarnya lebih mungkin melancarkan kudeta. Sebagian besar analis percaya bahwa pensiunan perwira-perwira militer rezim Soeharto yang tidak puas ini bisa menggoyang Presiden Gus Dur. Mereka tak ingin melihat pemerintah pimpinan Gus Dur stabil dan kuat. Soalnya, bila sampai pemerintah kuat, perwira TNI yang menyalahgunakan wewenang pada masa lampau dengan mudah bisa dibawa ke pengadilan. Demikian analisis Radio BBC London sebagaimana dikutip The Straits Times edisi kemarin. Selengkapnya: http://www.jawapos.com/ ''Justru Tanri yang Menjebak Baramuli'' ------------------------------------------------- JAKARTA-Korupsi yang didesain berlindung di balik perjanjian cessie Bank Bali, justru menunjukkan keberhasilan Tanri Abeng menjebak tokoh ''superaktif'' AA Baramuli. Peran Baramuli sebagai koordinator sekaligus juru bicara untuk mengklarifikasi skandal bank itu ke berbagai pihak, berhasil membuat image masyarakat bahwa mantan ketua DPA tersebutlah dalang utama kasus tersebut. Padahal, justru Tanri, Pande Lubis, dan Djoko S Tjandra tokoh utamanya. Demikian paparan temuan Lembaga Advokasi Reformasi Indonesia (LARI) saat melakukan dialog di Kejaksaan Agung, kemarin. Dalam dialog di ruang Humas Kejaksaan Agung tersebut, Ketua LARI Edy Sumarsono juga membeberkan beberapa borok alias tindak pidana yang dilakukan mantan menteri negara pendayagunaan BUMN tersebut. Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0001/26/nas4.htm Wiranto Dipensiun ----------------------- JAKARTA-Presiden KH Abdurrahman Wahid sudah menandatangani dekret yang memensiunkan mantan panglima TNI Jenderal Wiranto dari dinas militer. Kendati tidak punya dampak segera terhadap jabatan Wiranto sebagai Menkopolkam, keputusan itu secara simbolis penting karena militer sudah sejak dulu punya peran politik yang besar. Demikian diungkapkan sebuah sumber militer senior kepada Reuters, Selasa kemarin. ''Dekret ini ditandatangani Minggu lalu. Kapan mulai berlaku, itu bergantung pada Gus Dur sebagai Pangti TNI,'' kata sumber di Mabes TNI itu. Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0001/26/nas3.htm Sudrajat Akhirnya Meminta Maaf ---------------------------------------- JAKARTA- Mantan kepala Pusat Penerangan (kapuspen) TNI Mayjen Sudrajat mengaku meminta maaf kepada Presiden KH Abdurrahman Wahid atas pernyataannya beberapa waktu lalu. Saat itu dia menyatakan Presiden bukan Panglima Tertinggi (Pangti) TNI. ''Saya menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden atas pernyataan itu. Tapi bila kalimatnya dilihat secara keseluruhan akan tercermin itu upaya mempromosikan nilai-nilai demokrasi di tubuh TNI,'' kata Sudrajat saat serah terima jabatan kapuspen dari dia kepada Marsekal Muda Graito Usodo di Mabes TNI Cilangkap, kemarin Sekengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0001/26/nas2.htm --------------- Luar Negeri ----------------------------- Pakistan Laporkan ''Serangan'' India kepada PBB ------------------------------------------------------------ ISLAMABAD -- Pakistan menyampaikan protesnya kepada India atas aksi baku tembak pada Sabtu lalu di wilayah Kashmir. Pakistan bahkan mengangkat masalah ini ke meja internasional dengan melaporkannya kepada PBB, dan meminta Sekjen PBB Kofi Annan untuk mengirimkan utusan khususnya ke Kashmir. Pakistan menilai baku tembak tersebut terjadi setelah pasukan India menyerang pos militer di wilayah mereka di Kashmir. ''Protes keras'' ini disampaikan Senin lalu kepada pejabat komisioner tinggi India di Islamabad. Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2001/26/15965.htm Sebelas Pendukung Anwar Ditahan ------------------------------------------ Kuala Lumpur, Selasa Kekhawatiran akan terjadi demonstrasi di Kuala Lumpur pada saat dimulainya kembali pengadilan atas mantan Deputi PM Malaysia Anwar Ibrahim akhirnya terjadi juga. Namun, pihak berwajib, hari Selasa (25/1), langsung bertindak keras dengan menahan sedikitnya sebelas para pengunjuk rasa. Aksi demo antipemerintah itu merupakan yang pertama sejak berakhirnya pemilihan umum November lalu. Ratusan demonstran meneriakkan kata-kata "reformasi", slogan yang dipopulerkan Anwar. Tidak hanya itu, mereka juga mengangkat tinju ke udara sebagai tanda perlawanan terhadap pemerintah. Unjuk rasa yang berlangsung dekat Pengadilan Tinggi itu bersamaan dengan dimulainya pengadilan sodomi Anwar yang dihentikan November karena pemilu yang dipercepat. Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0001/26/LN/sebe19.htm "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
