'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Sebtu, 26 Februari 2000
===================================
** "Ngurus Pemerintahan yang Penting Jujur"
** Rusuh di Morotai 2 Tewas 12 Luka
** Diduga untuk Selamatkan Bank Kroni Soeharto
** TNI Tinggalkan DPR Tahun 2004
** AS Puji Gus Dur
** Sepuluh Dokter Akan Datangi Soeharto
** TNI Dukung Perubahan UUD 1945
** Jaksa Agung Jamin Keamanan Keluarga Bantaqiyah
** Mega tak Ingin Dialog Model Lama
---------- Luar Negeri -----------------------------
@ Paus Serukan Kristiani-Muslim Hidup Rukun
@ Komandan AB Senior Filipina Dipecat
-----------------------------------------------
S E L A M A T   M E M B A C A
''''''''''''''''''''''''''''''''''''''

"Ngurus Pemerintahan yang Penting Jujur"
Gus Dur Batal ke Luar Kota, Ikuti Nasihat
--------------------------------------------------
JAKARTA - Presiden Gus Dur mengatakan, untuk mengurus pemerintahan tak
perlu intelektualitas yang tinggi. Sebab, banyak orang yang
intelektualitasnya tinggi ternyata perbuatannya ''maling''. ''Saya nggak
perlu ragu-ragu menyatakan, mengurus pemerintahan itu tidak perlu
intelektualitas tinggi-tinggi. Yang penting kejujuran. Sebab,
intelektualitas bisa kita tanyakan di perguruan tinggi. Di mana-mana banyak
kita baca di koran - koran,'' tandas Gus Dur, Jumat siang.
Presiden yang sehari sebelumnya diberitakan sakit flu, kemarin muncul salat
jumat bersama masyarakat sekitar Istana di Masjid Baiturrahim, kompleks
Istana Merdeka. Namun memenuhi anjuran tim dokter, dia tidak melakukan
kegiatan kenegaraan atau menerima tamu seperti biasanya. Tampil mengenakan
batik warna biru, Gus Dur melayani pertanyaan beberapa jamaah selesai salat
jumat.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0002/26/nas7.htm

Rusuh di Morotai 2 Tewas 12 Luka
------------------------------------------
AMBON-Sedikitnya dua warga sipil tewas, 12 luka berat/ringan dan satu
aparat keamanan terluka dalam kerusuhan bernuansa suku, agama, ras dan
antargolongan (SARA) di Desa Sabati Baru, Daruba, Kecamatan Morotai Selatan
(Maluku Utara), Jumat siang (25/2), sekitar pukul 12.00 WIT.
Pangdam XVI/Pattimura, Brigjen TNI Max Tamaela, ketika memberi keterangan
pers rutin kegiatan Satgas Bantuan Militer (Banmil) Maluku dan Maluku
Utara, di Ambon, Jumat sore, mengatakan, pertikaian itu muncul karena masih
ada kegiatan penyerangan oleh kelompok massa tertentu ke kelompok lainnya.
"Tetapi pertikaian itu telah berhasil dilerai aparat keamanan sehingga
tidak menjadi lebih besar," katanya. Menurut pemegang Komando Pengendali
(Kodal) kerusuhan itu, tidak ada gejolak situasi yang menonjol di daerah
lainnya di Maluku Utara. Selengkapnya:
http://www.suaramerdeka.com/harian/0002/26/nas9.htm

Disposisi Soeharto Soal BLBI
Diduga untuk Selamatkan Bank Kroni Soeharto
--------------------------------------------------------
Jakarta, Kompas
DPR menduga, adanya disposisi mantan Presiden Soeharto yang mendorong
terjadinya pelanggaran dalam pengucuran Bantuan Likuiditas Bank Indonesia
(BLBI), mengandung indikasi maksud atau kepentingan tertentu untuk
menyelamatkan bank-bank milik para kroni yang sebenarnya sudah waktunya
harus dilikuidasi.
Dengan disposisi tersebut, bank-bank tak sehat dan bermasalah itu tidak
jadi dilikuidasi, tetapi terselamatkan lewat merger dan akuisisi. Demikian
anggota Panitia Kerja (Panja) BLBI Komisi IX DPR, Paskah Suzetta, yang
dimintai komentarnya mengenai disposisi Soeharto kepada Menteri Keuangan
Mar'ie Muhammad (bukan kepada Gubernur Bank Indonesia J Soedradjad
Djiwandono sebagaimana diberitakan sebelumnya-Red), tertanggal 20 Agustus
1997.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0002/26/utama/didu01.htm

TNI Tinggalkan DPR Tahun 2004
----------------------------------------
Jakarta, Kompas
TNI secara tegas menyatakan kesediaannya meninggalkan kursi di Dewan
Perwakilan Rakyat (DPR) akan tetapi secara halus masih menginginkan tetap
diakomodasi di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Kesediaan TNI untuk
mengakhiri kehadirannya di DPR pada tahun 2004 itu disampaikan oleh
Panglima TNI Laksmana Widodo AS dalam rapat dengar pendapat Panitia Ad Hoc
(PAH) I Badan Pekerja MPR di Jakarta, Jumat (25/2).
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0002/26/UTAMA/tni01.htm

AS Puji Gus Dur
--------------------
Washington - 26 Feb 00 06:16 WIB (Astaga.com)
Amerika Serikat memuji pemerintahan Presiden Abdurahman Wahid karena
dinilai telah berhasil memperbaiki situasi politik Indonesia.
"Sejak Presiden Abdurahman Wahid mengambil alih pemerintahan dari B.J.
Habibie pada Oktober 1999, sistem politik Indonesia mengalami perubahan ke
arah pemisahan kekuasaan," demikian laporan tahunan yang dikeluarkan
Departemen Luar Negeri AS.
Menurut laporan tersebut, AS menilai pemerintah Gus Dur juga telah berhasil
melaksanakan institusionalisasi perlindungan HAM, sehingga angkan
pelanggaran HAM menurun. Deplu AS memuji langkah sejumlah institusi seperti
Komnas HAM, Kejaksaan Agung dan TNI untuk mengusut kasus-kasus pelanggaran
HAM yang melibatkan personil TNI/Polri.
Selengkapnya: http://www.astaga.com/Article/1,4177,2014,00.html

Sepuluh Dokter Akan Datangi Soeharto
Teten: Rakyat Marah kalau Catatan
Medis Dirahasiakan
-------------------------
JAKARTA-Koordinator Badan Pekerja Indonesian Corruption Watch (ICW) Teten
Masduki mengingatkan Jaksa Agung Marzuki Darusman agar tidak terjebak oleh
pengacara dan keluarga Soeharto yang menghendaki medical record Soeharto
dirahasiakan.
''Kalau jaksa agung mengikuti permintaan tim pengacara atau keluarga
Soeharto, jelas itu akan mengecewakan rakyat. Rakyat bisa marah. Karena
itu, lebih baik jaksa agung terbuka saja. Umumkan hal-hal yang ingin
diketahui masyarakat,'' kata Teten kepada Jawa Pos, kemarin.Sementara itu,
Marzuki sendiri belum mengambil sikap berkaitan dengan permintaan keluarga
Soeharto tersebut. Sikap sementara yang diambil Kejagung adalah
memerintahkan tim medisnya untuk melakukan cross check terhadap kesehatan
Soeharto.
Selengkapnya: http://www.jawapos.com/

TNI Dukung Perubahan UUD 1945
-----------------------------------------
Jakarta, Panglima TNI Laksamana Widodo AS menegaskan, TNI menghargai dan
mendukung perubahan UUD 1945 oleh MPR
yang saat ini sedang dibahas di Panitia Ad Hoc I Badan Pekerja MPR.
"Tentunya, perubahan itu pada hal-hal yang benar- benar mendasar, sangat
perlu diubah, dan menjangkau ke depan," kata Widodo AS, pada dengar
pendapat PAH-I BP MPR, di Jakarta, Jumat.
Menyangkut masalah TNI, Panglima TNI Laksamana Widodo AS mengatakan bahwa
jajaran TNI sedang dan akan terus melakukan berbagai upaya memperbaiki
kelemahan dan kekurangan sehingga dalam pelaksanaan pengabdian kepada
bangsa dan negara, seluruh komponen bangsa dapat memahami kedudukan,
fungsi, dan perannya dalam membangun bangsa Indonesia.
Selengkapnya: http://www.jawapos.com/

Jaksa Agung Jamin Keamanan Keluarga Bantaqiyah
-------------------------------------------------------------
JAKARTA -- Jaksa Agung Marzuki Darusman memberikan jaminan keamanan kepada
anggota keluarga dan korban yang selamat dalam penembakan kompleks Pondok
Pesantren Bantaqiyah Aceh.
Selain itu, Kejaksaan Agung juga membuka kemungkinan akan dilakukan
penyidikan lanjutan. ''Dalam kasus itu dimungkinkan dilakukan penyidikan
lanjutan dengan bantuan serta melibatkan unsur Komnas HAM,'' ujarnya seusai
menerima Koordinator Kontras Munir dan Manfarisyah, isteri Tengku Bantaqiah
kemarin (25/2) di Kejaksaan Agung.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2002/26/12160.htm

Mega tak Ingin Dialog Model Lama
------------------------------------------
Jakarta (Bali Post) -
Wapres Megawati Soekarnoputri tidak menginginkan temu wicara antara pejabat
dan masyarakat diselenggarakan dengan model lama (masa Orde Baru), di mana
pesertanya diatur lebih dahulu untuk menyampaikan unek-uneknya. ''Kalau
begini caranya, terus terang saya kurang suka. Lalu apa bedanya dengan masa
lalu,'' ujarnya saat berdialog dengan warga masyarakat Kota Bogor dalam
acara pencanangan saresehan JPS bidang kesehatan di Desa Kayumanis, Bogor,
Jumat (25/2) pagi kemarin. Selengkapnya:
http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/2/26/p1.htm

---------- Luar Negeri --------------------------
Paus Serukan Kristiani-Muslim Hidup Rukun
-----------------------------------------------------
BERDIALOG: Paus Yohanes Paulus (kiri) berdialog dengan Syekh Agung Mohamed
Sayyed Tantawi dari Universitas Al-Azhar, Jumat kemarin. (Foto:Suara
Merdeka/rtr-30)
KAIRO - Paus Yohanes Paulus kembali menyerukan umat kristiani dan muslim di
seluruh dunia agar hidup rukun dan bekerja sama membangun masyarakat yang
damai. Pemimpin Gereja Katolik Roma itu menyampaikan seruan tersebut Jumat
kemarin, dalam misa pertama selama kunjungan tiga hari ke Mesir.
''Semua warga negara punya tugas untuk memainkan peran aktif, dalam
semangat solidaritas, dalam membangun masyarakat dan memperkuat perdamaian
antarmasyarakat, dan dalam mengejar kebaikan bersama dengan cara jujur,''
kata Paus Yohanes Paulus (79).
''Melakukan aksi kekerasan dan konflik atas nama agama, merupakan
kontradiksi dan serangan mengerikan terhadap Tuhan,'' kata Paus pada awal
kunjungan tiga harinya di Mesir.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0002/26/int1.htm

Komandan AB Senior Filipina Dipecat
---------------------------------------------
Zamboanga-
Komandan Angkatan Bersenjata (AB) di Filipina Selatan dipecat, Jumat (25/2)
kemarin, saat pertempuran baru dengan separatis Muslim meletus dan
mengakibatkan empat gerilyawan tewas, kata sejumlah pejabat setempat.
Letjen Edgardo Espinosa, salah seorang komandan senior, dicopot dari
jabatannya sebagai komandan di wilayah Selatan --yang biasa disebut
"Southcom" dan berpangkalan di kota tersebut. Jurubicara Angkatan
Bersenjata Filipina Kolonel Rafael Romero mengatakan Espinosa "sedang
cuti". Kendati demikian, sejumlah sumber militer mengatakan pemimpin
Angkatan Bersenjata kelihatan jelas tidak puas dengan caranya menangani
pembelotan kelompok Muslim.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/2/26/m2.htm

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke