'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Senin, 28 Februari 2000
===================================
** Gus Dur mengenai Aceh, Maluku, dan Papua
** Panja BLBI tak Punya Pisau Analisis
** Gus Dur-Tiro Diusulkan Berunding di AS
** Soal Beralihnya Triumvirat Jangan Dicampur Aduk
** Tidak Ada Toleransi Negara dalam Negara
** Hamzah: Waspadai Terus Komunisme
** Horta Sambut Kunjungan Gus Dur
** Marzuki Diminta segera Ungkap Bromocorah
---------------- Luar Negeri -------------
@       Brunei di Simpang Jalan
@ Jual Kode Rahasia ATM, Dipenjara
---------------------------------------------
    S E L A M A T  M E M B A C A
'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''

Gus Dur mengenai Aceh, Maluku, dan Papua
----------------------------------------------------
Dalam dialog dengan masyarakat Indonesia di Bandar Seri Begawan, Presiden
mengemukakan keadaan di Maluku semakin baik. Karena itu, ia mengikuti
permintaan Wapres Megawati Soekarnoputri agar tidak ada pergantian pejabat
di Maluku. "Tadi malam Ibu Megawati menelepon saya, ia mengatakan keadaan
di Maluku semakin membaik, biar saja begitu jangan diganti-ganti orangnya,"
kata Gus Dur mengutip hasil pembicaraan telepon dengan Wapres Megawati.
"Saya ikuti saja, asal Anda yang omong sama Panglima TNI, KSAD (Kepala Staf
TNI Angkatan Darat-Red) tentang soal itu. Tidak ada masalah untuk saya,
sebab yang kita cari itu damainya," kata Gus Dur menjawab Wapres Megawati
Kepada masyarakat Indonesia di Brunei, Gus Dur mengatakan, keadaan yang
semakin membaik juga ditemui di Aceh dan Papua. "Gerakan Aceh Merdeka (GAM)
sudah terjadi perubahan drastis," kata Gus Dur sambil mengemukakan, pihak
GAM sudah mengumumkan Panglima mereka tertembak. "Itu artinya, perlawanan
terhadap GAM (oleh GAM sendiri) sudah tambah besar," ujar Kepala Negara
dalam pertemuan yang dihadiri ratusan warga Indonesia di Brunei Darussalam.
Sedang di Papua, Presiden mengemukakan, seorang pentolan Organisasi Papua
Merdeka (OPM), bekas orang Golkar dan bekas anggota DPRD II, sudah
menyatakan tetap berada di lingkungan negara RI.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0002/28/utama/gusd01.htm

Panja BLBI tak Punya Pisau Analisis
-------------------------------------------
PANJA (Panitia Kerja) BLBI tak jelas juntrungannya. Mereka yang terlibat
dalam Panja itu dinilai tak memiliki pisau analisis yang tajam untuk
menuntaskan kasus BLBI. Penilaian itu disampaikan Ichsanuddin Noorsy,
mantan anggota Komisi IX DPR-RI yang namanya mencuat lewat skandal Bank
Bali itu. Kepada Bali Post, ia menyampaikan hal itu Sabtu (26/2) lalu di
Kuta.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/2/28/n3.htm

Gus Dur-Tiro Diusulkan Berunding di AS
Di Sela-sela Pemeriksaan Mata
Alternatif Pemecahan Konflik
------------------------------------
NEW YORK - Presiden Abdurrahman Wahid dan pemimpin Gerakan Aceh Merdeka
(GAM) Hasan Tiro diusulkan berunding di Amerika Serikat untuk menyelesaikan
masalah Serambi Makah dan mengakhiri konflik bersenjata di wilayah itu
secara damai.
Usulan itu disampaikan oleh Ketua Forum Internasional Aceh (IFA)
M Jafar Siddiq di New York, Sabtu, yang menilai kunjungan Gus Dur ke Utah,
Amerika Serikat, sekembali dari KTT Kelompok 77 di Havana, Kuba, pada bulan
April nanti, sebagai momentum yang baik untuk berunding soal Aceh dengan
pihak-pihak terkait, khususnya pemimpin GAM dan tokoh-tokoh gerakan sipil
Aceh.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0002/28/nas1.htm

Soal Beralihnya Triumvirat Jangan Dicampur Aduk
------------------------------------------------------------
Jakarta, Kompas
Apabila presiden berhalangan tetap, posisinya memang tepat digantikan wakil
presiden. Namun, ketika presiden dan wakil presiden sama-sama berhalangan
tetap, kekuasaan pimpinan pemerintahan tidak bisa diserahkan kepada ketua
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR),
atau ketua Mahkamah Agung (MA) sebagai pengganti triumvirat. Sebab, itu
dapat mengacaukan ketatanegaraan, mengingat kekuasaan eksekutif, legislatif
dan yudikatif menjadi dicampuradukkan. Demikian pendapat pakar politik Arbi
Sanit, Sabtu (26/2), di sela-sela diskusi yang diselenggarakan Pengurus
Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah di Aula DPP KNPI, menanggapi salah satu
pasal Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepresidenan yang menyatakan fungsi
triumvirat -Menteri Luar Negeri, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri
Pertahanan (bukan Panglima TNI sebagaimana diberitakan sebelumnya-
Red)-akan beralih kepada ketua MPR, ketua DPR, dan ketua MA.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0002/28/UTAMA/jang01.htm

Tidak Ada Toleransi Negara dalam Negara
----------------------------------------------------
BANDAR SERI BEGAWAN - Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menegaskan,
dia tidak bisa menolerir adanya negara di dalam negara. "Kalau ada
demonstrasi, boleh-boleh saja, tidak ada masalah. Kita boleh berbeda
pendapat," katanya.
Tetapi, lanjut Presiden, begitu perbedaan pendapat itu dituangkan dalam
suatu bentuk tindakan, maka Pemerintah akan menindaknya. "Sebab, kita tidak
bisa menolerir adanya negara di dalam negara. Indonesia satu negara, dan
akan tetap jadi satu negara," ujarnya di hadapan masyarakat Indonesia di
Bandar Seri Begawan, Minggu kemarin, di sela-sela lawatan singkatnya ke
Brunei Darussalam.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0002/28/nas2.htm

Hamzah: Waspadai Terus Komunisme
--------------------------------------------
TASIKMALAYA -- Ketua Umum PPP Hamzah Haz mengajak seluruh umat Islam,
khususnya warga PPP, untuk terus mewaspadai komunisme. Sebab saat ini,
lanjutnya, ada upaya pihak-pihak tertentu berusaha merehabilitasi paham
komunis di Indonesia.
Hamzah yang berbicara di hadapan ribuan massanya dalam acara Peringatan
Hari Lahir PPP ke-27 di Stadioon Dadaha, Tasikmalaya, Jawa Barat, kemarin,
menyebutkan upaya merehabilitasi paham komunis dimaksudkan agar aliran ini
dapat diizinkan kembali hidup di percaturan politik nasional.
''Upaya pihak tertentu untuk menghidupkan kembali paham komunis ini yaitu
dengan cara mencabut Tap No 25/MPRS/Tahun 1966 tentang Pembubaran PKI,
pernyataan sebagai partai terlarang di seluruh wilayah RI,'' ujar mantan
Menko Kesra dan Taskin Kabinet Persatuan Nasional ini.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2002/28/11100.htm

Horta Sambut Kunjungan Gus Dur
----------------------------------------
Dili - 27 Feb 00 14:13 WIB (Astaga.com)
Pemimpin Timtim Jose Ramos Horta menyambut baik kunjungan Presiden
Abdurrahman Wahid ke wilayah bekas provinsi ke-27 ini, dan memperingatkan
agar tidak ada unjuk rasa anti-Indonesia.
"Saya harap pesan ini didengar dunia, bahwa kedua belah pihak, pihak rakyat
Timor, CNRT, dan Jakarta pada level Gus Dur ... keduanya ingin
menormalisasi hubungan selangkah demi selangkah," kata Ramos Horta.
Ramos Horta yang bersama Xanana Gusmao memimpin CNRT, juga memperingatkan
setiap orang di Dili yang berupaya memanaskan kunjungan sehari Gus Dur pada
Selasa mendatang. "Saya harap mereka tidak (melakukan)," katanya.
Selengkapnya: http://www.astaga.com/Article/1,4177,2049,00.html

Marzuki Diminta segera Ungkap Bromocorah
-----------------------------------------------------
JAKARTA -- Pernyataan Jaksa Agung Marzuki Darusman tentang adanya
'bromocorah' di lingkungan Kejaksaan Agung harus segera ditindaklanjuti
dengan mengungkap siapa orang-orang itu. Sebab kalau pengungkapan itu hanya
trik politik, bisa menjadi preseden buruk buat Marzuki sendiri.
''Rakyat sekarang ini sudah cukup jenuh dengan janji-janji. Rakyat ingin
segera hasil konkret yang dilakukan untuk perbaikan hukum dalam kerangka
menegakkan supremasi hukum apa yang sudah dilakukan,'' tegas Ketua Fraksi
PKB, Taufiqurrahman Saleh SH MH pada Republika tadi malam.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2002/28/11123.htm

------ Luar Negeri --------
Brunei di Simpang Jalan
------------------------------
Kuala Lumpur, Minggu
Kesultanan Brunei Darussalam berada di persimpangan sejarah, menyusul
memburuknya perekonomian negara akibat dampak krisis keuangan kawasan,
ditambah penyalahgunaan uang negara oleh sanak keluarga Sultan.
Perkembangan ini memperburuk standar kehidupan sosial ekonomi rakyat.
Penguasa Brunei menyikapi kondisi ini dengan melakukan reformasi dan
transparansi, khususnya di bidang ekonomi.
Beberapa analis dan pengamat yang dikutip kantor berita Reuters hari Minggu
(27/2) menyatakan, langkah reformasi dan transparansi ini terlihat dari
kebijakan ekonomi Brunei yang baru dikemukakan pekan lalu yang tidak lagi
hanya bergantung pada ekspor minyak mentah, serta tindakan penyelidikan
hukum atas Jefri Bolkiah, adik bungsu Sultan Hassanal Bokiah atas tuduhan
penyalahgunaan uang negara.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0002/28/LN/brun03.htm

Jual Kode Rahasia ATM, Dipenjara
-------------------------------------------
PARIS - Seorang ahli komputer Prancis berhasil membongkar kode rahasia
komputer sentral dan mengelabui ATM-ATM sehingga bisa dengan mudah menarik
uang tunai 2.000 dolar setiap 15 menit.
Erge Humpich, si ahli komputer ini, memang tidak memakai trik itu untuk
dirinya sendiri tetapi berusaha menjual temuannya. Namun, Humpich tetap
diadili dan dijatuhi hukuman 10 bulan penjara.
Di depan hakim, Humpich (36) mengatakan dia tidak berniat mencuri ketika
berhasil membongkar kode algortima sistem komunikasi antara bank-bank dan
ATM.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0002/28/int4.htm

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke