************************** Laporkan Situasi lingkungan <[EMAIL PROTECTED]> Atau Hub Eskol Hot Line Telp: 031-5479083/84 ************************** Mataram Kian Rusuh 7 Gereja Terbakar, Kota Diblokir ''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Senin, 17 Jan 2000 detikcom - Jakarta, Kian siang, situasi Mataram (NTB) kian panas. Sampai dengan pukul 16.00 WITA, sedikitnya 7 gereja dirusak massa. Sementara aparat sudah mulai menghujankan tembakan ke berbagai penjuru untuk membubarkan massa. Mataram kota pun untuk sementara diblokir. Dari beberapa informasi yang didapat detikcom di Mataram, sedikitnya tujuh gereja dan tempat peribadatan yang mengalami rusak parah. Sementara jumlah orang luka yang dilarikan ke RSU Mataram bertambah belasan orang. Gereja yang dibakar antara lain Gereja Sion, Gereja Pantekosta di jalan Pariwisata, Gereja Emmanuel jalan WR Supratman, Gereja Advent di dekat SMU III, dan gereja terbesar di Mataram yakni GPIB di Jalan Bung Hatta, dan Rumah Makan Vanini yang setiap Minggu dijadikan kebaktian, serta sebuah gereja lagi yang belum diketahui namanya. Sementara itu, Polres Mataram yang dihubungi detikcom minta agar dihubungi sorea hari. "Kita sedang sibuk. Tolong nanti sore saja dihubungi," katanya. "Anda dengar sendiri kan suara tembakan," kata petugas Polres yang menjaga telepon Wakapolres Mataram Letkol Joko Lelono. Menurut saksi mata, situasi keruh itu dimulai sekitar pukul 10.30 WITA. Saat itu, sekitar ratusan anak muda yang mengikuti tabligh akbar untuk solidaritas masyarakat Maluku dan Ambon melakukan acara pengumpulan dana di Lapangan Umum Mataram. Namun, setelah acara itu massa tiba-tiba bergerak mendekati gereja Emmanuel yang bersebelahan dengan kantor Walikota Mataram. Mereka melakukan pelemparan. Ternyata, tak lama setelah itu massa pun bergerak ke berbagai penjuru. Sebuah mobil sedan Lancer dibakar. Pohon pun ditumbangkan. Kian siang, suasana kian keruh. "Massa sudah tak terkendali lagi. Mobil-mobil sudah banyak yang dibakar, suara tembakan kian ramai," kata seorang saksi mata. Namun sebelum acara itu, beberapai sudah beredar selebaran yang isinya diduga bernada menghasut. Namun siapa yang membuat selebaran tak jelas, yang pasti selebaran itu marak dibawa masyarakat, termasuk massa peserta tabligh.*** ================ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
