'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Sabtu, 22 Januari 2000
====================================
@ Perdamaian
@ DPR akan Panggil Soeharto Soal BLBI
@ DPR akan Panggil Soeharto Soal BLBI
@ Sultan Ternate Balik Tuduh Thamrin
@ Damai, Tabligh Solidaritas Maluku di Berbagai Kota
@ Tanri Abeng Tersangka Kasus Bank Bali
@ Hotma Sitompoel : Tak Ada Bukti Tanri Tersangka BB
@ Presiden Kukuhkan Hubungan dengan TNI
@ Tiga Negara Dukung Materi dan Moril
@ Kroni Soeharto Diduga Tengah
Bersiap Membentuk Milisi Papua
@ DPR Dukung Polri Tembak Perusuh
---------- Luar Negeri ---------------------
**Grozny Terus Digempur
**Kalau Ditekan PBB AS Ancam Mundur
-------------------------------------
S E L A M A T M E M B A C A
'''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Perdamaian
--------------
Dalam bahasa Arab, kata Islam berasal dari kata salam, yang berarti
perdamaian. Sesuai dengan namanya, Islam diturunkan ke dunia untuk
menciptakan perdamaian.
Allah SWT berfirman: Hai Nuh, turunlah dengan selamat sejahtera dan penuh
keberkatan dari Kami atasmu dan atas umat-umat (yang mukmin) dari
orang-orang yang bersamamu. (QS Huud: 47).
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2001/22/15554.htm
DPR akan Panggil Soeharto Soal BLBI
---------------------------------------------
Jakarta, Kompas
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pekan depan akan memanggil seluruh mantan
pejabat yang pernah terkait atas pengucuran Bantuan Likuiditas Bank
Indonesia (BLBI). Mereka yang akan dipanggil adalah mantan Presiden
Soeharto, dalam kapasitasnya sebagai mantan Ketua Dewan Pemantapan dan
Ketahanan Ekonomi (DPKE). Pejabat lain yang akan dipanggil, Mar'ie
Muhammad, Fuad Bawazier, Bambang Subianto, dan J Soedrajad Djiwandono.
Selengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0001/22/utama/dpr01.htm
Sultan Ternate Balik Tuduh Thamrin
--------------------------------------------
JAKARTA -- Sultan Ternate Mudaffar Sjah kemarin menangkis tuduhan atas
dugaan keterlibatan dirinya dalam onflik kerusuhan di Halmahera Utara,
Provinsi Maluku Utara. Ia malah balik menuduh Dr Thamrin Amal Tomagola
sebagai yang menyusun skenario pembantai terhadap umat Islam di Halmahera
itu. ''Kita patut mencurgai Thamrin Amal Tomagola. Dia mungkin salah
seorang elite politik di Ibu Kota yang turut menyusun skenarionya,'' ujar
Mudaffar dalam konferensi pers di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2001/22/15569.htm
Damai, Tabligh Solidaritas Maluku di Berbagai Kota
---------------------------------------------------------------
JAKARTA -- Masyarakat Muslim kemarin menggelar tabligh akbar di beberapa
kota sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian atas penderitaan yang
dialami kaum Muslimin di Maluku. Meski melibatkan ribuan orang, tabligh
yang berlangsung di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta itu berjalan tertib,
aman, dan damai.
Sebelumnya ada kekhawatiran bahwa konsentrasi massa akan memicu
tindakan-tindakan destruktif dan anarki menyusul terjadinya peristiwa
Mataram, pekan lalu. Dan, atas hasil kesepakatan antara Komisi I DPR dengan
pimpinan TNI di Jakarta, Kamis lalu, dikeluarkan imbauan untuk tidak
mengadakan pengumpulan massa. Namun, kekhawatiran itu ternyata tak
terbukti.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2001/22/15567.htm
Tanri Abeng Tersangka Kasus Bank Bali
* Rudy dan Manimaren Tanda Tangani BAP
---------------------------------------------------
Jakarta (Bali Post) -
Mantan Menteri Megara Investasi dan Pendayagunaan BUMN Tanri Abeng dan
pejabat Bank Indonesia Erman Munzir secara resmi ditetapkan sebagai
tersangka dalam kasus Bank Bali. Demikian dikatakan Kahumas Kejaksaan
Agung (Kejakgung) Soehandojo di Jakarta, Jumat (21/1) kemarin.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/1/22/n8.htm
Hotma Sitompoel : Tak Ada Bukti Tanri Tersangka BB
----------------------------------------------------------------
Reporter: A. Asydhad
detikcom - Jakarta, Dijadikannya Tanri Abeng menjadi tersangka kasus BB,
membuat berang kuasa hukumnya Hotma Sitompoel. Menurut Hotma, tak ada bukti
kuat, untuk menjadikan Tanri sebagai tersangka. Hotma menilai keputusan
ini, didasarkan pada perintah Jaksa Agung.
Selengkapnya: http://www.detik.com/ekbis/200001/2000122-074332.html
Presiden Kukuhkan Hubungan dengan TNI
--------------------------------------------------
Pandeglang, Kompas
Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menyadari sulitnya posisi Tentara
Nasional Indonesia (TNI) saat ini. Karena itu, melalui kunjungannya ke
markas Batalyon Infanteri (Yonif) 320 Badak Putih di Pandeglang serta
Grup-1 Komando Pasukan Khusus TNI AD di Serang, Jumat (21/1), Gus Dur
mengatakan, "Saya ke sini untuk menunjukkan apresiasi dari teman-teman di
luar TNI bahwa apa yang diperbuat TNI adalah bagian yang sangat berharga
dan Insya Allah kami tidak akan lupa pada pengabdian itu."
Dalam kunjungan yang disebutnya sebagai mengukuhkan hubungan yang sudah ada
dengan TNI, Gus Dur juga mengatakan, "Banyak orang menyamaratakan TNI
bersalah, padahal tanpa TNI mereka tidak bisa tidur nyenyak."
Selengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0001/22/utama/pres01.htm
Tiga Negara Dukung Materi dan Moril
----------------------------------------------
Jakarta, Kompas
Tiga negara yakni Jepang, Amerika Serikat dan Australia memberikan dukungan
materi dan moril kepada Indonesia dalam berbagai bentuk. Hal itu diberikan
untuk memperkuat posisi keuangan dan politik Pemerintah RI. Sehari
sebelumnya, Dana Moneter Internasional (IMF) juga sepakat mengucurkan dana
260 juta dollar AS. Di Washington, Kamis (20/1), Menlu AS Madeleine
Albright lewat juru bicara Pemerintah AS, James Rubin, mengatakan,
Pemerintah AS telah memutuskan menaikkan sebesar 66 persen bantuan dana,
dari 75 juta dollar AS menjadi 125 juta dollar AS.
Bantuan itu diberikan terutama untuk mendukung masa transisi di Indonesia
ke arah demokrasi. Pengumuman kenaikan bantuan itu juga dijanjikan oleh
Albright kepada Menlu RI Alwi Shihab.
Selengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0001/22/utama/tiga01.htm
Kroni Soeharto Diduga Tengah
Bersiap Membentuk Milisi Papua
--------------------------------------
CANBERRA - Kekuatan kroni mantan presiden Soeharto yang berkecimpung di
militer ataupun politik diduga tengah menyiapkan pembentukan milisi sipil
bersenjata semacam di Timtim, kata aktivis HAM Papua Barat John Ondowame.
Aktivis Papua yang bermukim di Darwin, Australia itu menuduh pemimpin
Pemuda Pancasila Yorris Raweyai sebagai perekayasa milisi Papua tersebut.
''Kegiatan itu sangat berbahaya. Aksi Yorris selama ini dilindungi oleh
TNI, tetapi rakyat Papua pendukung kemerdekaan ditumpas," kata John
Ondowame seperti dikutip The Sydney Morning Herald (SMH), Jumat.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0001/22/nas8.htm
DPR Dukung Polri Tembak Perusuh
-----------------------------------------
Jakarta (Bali Post) -
DPR menyambut baik dan mendukung ketegasan sikap Kapolri Letjen Rusdiharjo
untuk melakukan tembak di tempat bagi pelaku kerusuhan di berbagai daerah.
Namun, mestinya ketegasan itu disertai dengan kecepatan mengantisipasi
kerusuhan agar tidak makin melebar, sehingga opini masyarakat bahwa aparat
keamanan sangat lamban bisa ditepis. Hal itu dikatakan Ketua DPR-RI Ir.
Akbar Tandjung di gedung DPR/MPR Jakarta, Jumat (21/1) kemarin. Menurutnya,
mestinya aparat lebih cepat dan lebih dini melakukan tindakan preventif
jika ditengarai akan terjadi kerusuhan di suatau daerah.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/1/22/p1.htm
---------- Luar Negeri ---
Grozny Terus Digempur
-----------------------------
Moskwa, Jumat
Pertempuran jarak dekat terjadi di Grozny, ibu kota Chechnya, selama lima
hari berturut-turut sampai Jumat (21/1). Media Rusia mulai meragukan
laporan-laporan optimistik atas hasil yang dicapai pasukan Rusia.
Dalam beberapa hari terakhir ini, sedikit informasi yang terungkap mengenai
pertempuran darat di ibu kota Chechnya ini, setelah tentara Rusia mengusir
para wartawan perang baik asal Rusia maupun negara-negara Barat.
Televisi Rusia hari Jumat hanya menayangkan potongan rekaman para tentara
mereka yang terlibat tembak-menembak di tengah puing-puing bangunan,
sementara sisa-sisa bangunan dilalap api. Namun rekaman gambar itu tak
disertai laporan dari garis depan seperti sebelumnya.
Selengkapnya: http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0001/22/LN/groz24.htm
Kalau Ditekan PBB AS Ancam Mundur
---------------------------------------------
NEW YORK - Jika dikejar soal utang, AS rupanya bisa bersikap semena-mena.
Hal ini terlihat dari pidato Senator AS Jesse Helms di depan Dewan Keamanan
PBB menyangkut utang AS kepada PBB. Para anggota DK PBB sangat gerah
melihat sikap Helms yang bertingkah seperti seorang misionaris masuk ke
rumah seorang pendosa saat berpidato di PBB, Jumat kemarin.
Dalam pidato Kamis lalu waktu setempat (Jumat pagi WIB), Helms, ketua
Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS, berpendapat Kongres punya hak untuk
memberlakukan syarat-syarat bagi pembayaran utang lebih dari 1 miliar dolar
kepada PBB.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0001/22/int1.htm
"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l