'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Jumat, 11 Februari 2000
===================================
*Presiden Abdurrahman Wahid: Para Jenderal Telah Minta Wiranto Mundur
*Soeharto Resmi Tersangka
*Diduga provokator Maluku, 25 anggota TNI ditahan
*Warga Kariu Kubur Permusuhan
*Jenderal Purn Dibyo Widodo Beri Perintah Tangkap Andi Arief
----------
*Particle Physicists Getting Closer to the Bang That Started It All
+++++++++++

Presiden Abdurrahman Wahid: Para Jenderal Telah Minta Wiranto Mundur
----------------------------------------------------
Seoul, Kompas
Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengatakan, beberapa jenderal sudah
menemui Jenderal Wiranto dan mendesaknya mengundurkan diri dari jabatan
Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan. Jenderal-jenderal yang tak
diungkapkan namanya itu, kata Gus Dur, juga sudah menyatakan dukungan
kepada Presiden.
Menurut Gus Dur, jika Wiranto menolak maka sikap itu akan menghambat
kariernya sendiri di kemudian hari, dan Indonesia pun kehilangan kesempatan
kedatangan penanam modal dan peluang untuk memulihkan ekonomi.
"Pagi tadi, saya telah menelepon ke Jakarta dan melalui para pembantu saya
bahwa beberapa jenderal telah menyatakan dukungan kepada saya. Mereka juga
akan menemui Jenderal Wiranto hari ini (Kamis-Red) untuk melakukan apa yang
saya inginkan," ujar Presiden pada konferensi pers di Hotel Shilla, Seoul,
Korsel, Kamis (10/2).
Gus Dur mengemukakan adanya dukungan jenderal-jenderal itu ketika menjawab
pertanyaan seorang wartawan Korsel mengenai situasi politik di Indonesia,
dan apakah kondisi kesehatannya masih memadai untuk menghadapi situasi
politik itu.
Lengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/0002/11/UTAMA/para01.htm

Soeharto Resmi Tersangka
Diperiksa Senin 14 Februari
Kaligis: Kesehatan Tak Mungkin
---------------------------------------
JAKARTA - Mantan presiden Soeharto, yang berkuasa di Indonesia selama 32
tahun itu Kamis kemarin mendapat surat pemanggilan untuk diperiksa sebagai
tersangka kasus Korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Surat panggilan itu
ditandatangani Direktur Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejakgung, Chairul
Imam.
Surat itu dilayangkan Kejakgung setelah penyidik menemukan hal-hal baru
atas keterlibatan Soeharto saat menjabat presiden. Namun temuan baru
berkaitan dengan tuduhan KKN terhadap Soeharto belum bisa disebutkan secara
spesifik. Namun diperkirakan ada kaitannya dengan sejumlah kasus, di
antaranya masalah tata niaga cengkih dan jeruk, serta proyek lahan gambut
sejuta hektare.
Dalam surat panggilan itu disebutkan Soeharto akan menjalani pemeriksaan
sebagai tersangka pada Senin 14 Februari 2000 pukul 10.00 WIB, di gedung
Kejaksaan Agung, Jakarta.
Kahumas Kejaksaan Agung Soehandoyo SH di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa
pemanggilan terhadap Pak Harto itu merupakan tindak lanjut dari pencabutan
Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas kasus dugaan KKN pada
sejumlah yayasan milik mantan Presiden RI ke-2 itu serta atas berbagai
kebijakan yang dikeluarkannya semasa berkuasa.
Lengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/0002/11/nas1.htm

Diduga provokator Maluku, 25 anggota TNI ditahan
Laporan Eko Warijadi
--------------------------------------------------------------
satunet.com - Kasus pelanggaran HAM yang ditangani KPP HAM membawa membuat
gamang prajurit TNI di lapangan, misalnya di Maluku. Sementara itu 25
anggota militer kini ditahan menyusul dugaan keterlibatan mereka sebagai
provokator.
Berbagai pertanyaan menghujani Panglima TNI Laksamana Widodo AS beserta
jajarannya dalam Raker dengan Komisi I DPR RI. Salah satunya mengenai
demoralisasi yang terjadi pada prajurit TNI di lapangan.
Menurut Widodo, pada mulanya memang terdapat kegamangan di kalangan
prajurit yang kini bertugas di berbagai wilayah rawan seperti Aceh, Maluku,
Maluku Utara maupun daerah lain. "Mereka gamang jangan-jangan mereka nanti
akan dituntut ke pengadilan karena melanggar HAM," ujar Widodo, Kamis, yang
berbicara sepanjang dua jam menanggapi berbagai kasus yang menimpa para
perwira TNI.
Terakhir adalah dituntutnya mereka yang terlibat di dalam 'pembumihangusan'
Timtim pasca Pepera. Namun, lanjut panglima, setelah dilakukan pembinaan
secara intensif, mereka bisa lebih percaya diri. Para prajurit TNI itu kini
bertugas sesuai aturan dan prosedur operasi militer.
Lengkapnya: http://satunet.com/artikel/isi/00/02/11/6626.html

Warga Kariu Kubur Permusuhan
--------------------------------------
Ambon - 10 Feb 00 21:00 WIB (Astaga.com)
Ratusan KK asal Desa Kariu, Kec Haruku, Kab Maluku Tengah menyatakan tekad
untuk membangun desa mereka yang porak-poranda dalam kerusuhan antarwarga,
dan akan hidup rukun tanpa dendam dengan warga desa tetangga yang
menyerangnya.
"Kami betekad untuk kembali dari pengungsian dan membangun Desa Kariu
tanggal 14 Februari, bertepatan dengan satu tahun penyerangan dan
penghancuran desa itu. Tidak ada perasaan dendam hati kami dan berniat
hidup rukun serta damai," kata Wakil Ketua Perhimpunan Masyarakat Kariu
(Permakar), Drs Theis Radjawane di Ambon, Kamis (10/2).
Penduduk Desa Kariu yang berjumlah 334 KK atau sekitar 1.553 jiwa saat ini
tengah mengungsi ke daerah lain akibat hancurnya desa itu, di mana lebih
dari 267 rumah penduduk, rumah dinas guru, satu bangunan sekolah dasar dan
rumah ibadah musnah.
Ia mengatakan, sebagai masyarakat adat yang berhak atas tanah dan segala
sesuatu di dalam wilayah itu mereka akan tetap kembali dan tidak perlu
meminta izin pihak mana pun. "Kami telah melaporkan diri ke Wagub Maluku
bidang Pemerintahan untuk rencana kembali melakukan pembersihan dan
pembangunan kembali desa Kariu, namun menyangkut masalah jaminan keamanan
akan dikoordinasikan dengan Pangdam XVI/Pattimura dalam waktu dekat,"
ujarnya
Lengkapnya: http://www.astaga.com/Article/1,4177,73,00.html

Jenderal Purn Dibyo Widodo Beri Perintah Tangkap Andi Arief
---------------------------------------------------------------------------
-
JAKARTA, Mandiri- Daftar jenderal masa lalu yang bermasalah akan makin
panjang. Kini giliran mantan Kapolri Dibyo Widodo diduga terlibat kasus
Andi Arief. Pasalnya, Dibyo yang memerintah agar Andi Arief ditangkap.
Pemberian perintah itu terungkap dari pengakuan Kapolda Metro Jaya Mayjen
Pol Nurfaizi. Nurfaizi secara gamblang mengaku, dia menangkap Andi Arief
atas perintah Dibyo Widodo.
Baru saja dilantik dua hari lalu, Kapolda Metro Jaya Mayjen Pol Nurfaizi
langsung menghadapi persoalan menyangkut tuduhan penahanan tokoh terculik
Andi Arif. Menurut pengakuan Nurfaizi, dia hanya menjalankan perintah
Kapolri, waktu itu Dibyo Widodo.
"Saya hanya menampung tokoh terculik Andi Arief atas perintah Kapolri Dibyo
Widodo," kata Nurfaizi kepada pers ketika ditanyakan gugatan Andie Arif
kepada dirinya.
Dia juga meluruskan semua pemberitaan pers dua hari terakhir, yang mengutip
keterangan Andi Arif.
"Sayakan hanya menjalankan tugas dan perintah atasan, kalau disuruh ya saya
laksanakan," tegas mantan kapolda Jateng ini.
"Jadi tidak benar saya dituduh menculik Andi Arif seperti pernyataannya
kepada pers kemarin," sambung Kapolda Metro Jaya.
Menurut pengakuan Nurfaizi ketika itu ia mau mengamankan Andi Arief karena
diduga sebagai tersangka dalam kasus peledakan di Tanah Tinggi dan waktu
itu, jelas Nurfaizi, kebetulan pihaknya tengah menangani kasus peledakan
tersebut. Namun kini kasus itu telah selesai.
Lengkapnya:
http://www.mandiri.com/ASPs/Fullstory.asp?NewsID=POL200002100003
______________

Particle Physicists Getting Closer to the Bang That Started It All
------------------------------------------------------------------------
Scientists in Geneva have re-created a primordial form of matter that
physicists believe last existed in abundance when the universe was an
exploding fireball only a fraction of a second old.
The new material is a highly compressed gas of the particles called quarks
and gluons, the building blocks of ordinary particles like the protons and
neutrons within all the atoms in the universe today. In scientific
importance, the long-sought achievement might be compared to the first
splitting of the atom to reveal its individual parts.
The achievement will be announced today at CERN, the European particle
physics laboratory where the work was carried out. The finding moves
experimental physics closer than it has ever been to the presumed moment at
which the universe came into being and could help cosmologists better
understand the driving forces behind the primordial explosion itself. The
matter's existence confirms one of the most abstruse of all predictions by
theoretical particle physicists.
More:
http://www.nytimes.com/library/national/science/021000sci-quark-plasma.html


"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke