'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' SARI BERITA : Senin, 6 Maret 2000 ================================= @ Matori Lolos dari Pembunuhan @ Gus Dur: Motif Politik, Harus Dibuktikan @ Siradj: Target Utamanya Gus Dur @ Pabotingi: Gantung Pembacok Matori! @ Gus Dur: Cari dan Usut Pelakunya @ Polisi Buru Penganiaya Matori @ Di Surabaya, Rekrutmennya Pakai Hipnotis @ 50.000 Masyarakat Aceh dan Aktivis GAM Bertobat @ Tiga Panglima GAM Nyatakan Setia @ Soeharto Digugat soal Supersemar -------- Luar Negeri ---------------- ** Cina tidak akan Tolerir Upaya Taiwan untuk Merdeka ** ''NYT'' Dukung Gore-McCain '''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' S E L A M A T M E M B A C A ============================= Matori Lolos dari Pembunuhan Dibacok Orang Tidak Dikenal Seorang Pelaku Tewas Dimassa -------------------------------------- JAKARTA - Wakil Ketua MPR Matori Abdul Djalil lolos dari percobaan pembunuhan yang dilakukan dua orang tak dikenal Minggu pagi pukul 08.30 WIB di rumahnya, Jl Tanjung Barat, Kompleks Perumahan Tanjung Mas, Jakarta Selatan. Matori saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Pasar Rebo Jakarta Timur dengan luka bacok di kepala bagian belakang dan lengan kanannya. Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mendapat jahitan di bagian kepala 30 buah. Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0003/06/nas1.htm Gus Dur: Motif Politik, Harus Dibuktikan ------------------------------------------------- Jakarta - 05 Mar 00 17:26 WIB (Astaga.com) Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menyesalkan kejadian yang menimpa Matori Abdul Djalil. Dikatakannya, bahwa jika ada yang merancang peristiwa tersebut, maka akan dicari sampai dapat. Namun, sejauh ini pihaknya belum menduga adanya motif politik. Demikian disampaikan Gus Dur kepada wartawan usai menjenguk Matori, di depan pintu ICU, Lantai 4, RS Pasar Rebo. "Sejauh ini baru terlihat motif pribadi," kata Gus Dur. Selengkapnya: http://www.astaga.com/Article/1,1635,2766,00.html Siradj: Matori Sasaran Antara, Target Utamanya Gus Dur ------------------------------------- Reporter: MMI Ahyani detikcom - Bandung, Kasus pembacokan Matori Abdul Djalil ditengarani bermuatan politis. Said Aqiel Siradj, Rais Aam Syuriah PBNU berpendapat, Matori adalah sasaran antara, target utama peristiwa itu adalah Presiden Gus Dur. Pendapat Siradj itu disampaikan pada wartawan seusai menjadi penceramah dalam pembukaan MTQ Nasional ke-4 Telekomunikasi di Masjid Pusat Dakwah Islam, Jl Diponegoro, Bandung, pukul 22.14 WIB. Selengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/2000/03/05/200035-225349.shtml Mochtar Pabotingi: Gantung Pembacok Matori! ------------------------------------------------------- Reporter: M Budi Santoso detikcom - Jakarta, Kasus pembacokan terhadap Wakil Ketua MPR Matori Abdul Djalil, membuat geregetan pengamat politik LIPI Mochtar Pabotingi. "Gantung saja pelakunya" tegas dia. Ungkapan ini disamaikan Mochtar Pabotingi menjawab detikcom, Senin (6/3/2000).Mochar juga berpendapat bahwa pengamanan pada pejabat negara memang saat ini lemah. "Polri seharusnya menangani masalah itu karena mengarah pada masalah keamanan. Hal ini sudah menyangkut masalah keamanan, maka menjadi tanggung jawab Polri," kata Mochtar. Selengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/2000/03/06/200036-063722.shtml Gus Dur: Cari dan Usut Pelakunya ----------------------------------------- Jakarta, Kompas Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menginstruksikan jajaran Kepolisian untuk mencari dan mengusut tuntas peristiwa pembacokan atas diri Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Matori Abdul Djalil, yang juga Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Gus Dur mengungkapkan hal itu menjawab pertanyaan wartawan di Rumah Sakit Pasar Rebo, Jakarta, Minggu (5/3) pukul 16.55. Ia menjenguk Matori bersama Ny Sinta Nuriyah, Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri dan Taufik Kiemas, serta Menteri Luar Negeri Alwi Shihab. Ketika ditanya pers apakah ada motif politik di balik pembacokan Matori, Gur Dur mengatakan, "Kita tidak boleh berburuk sangka." Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/0003/06/UTAMA/cari01.htm Polisi Buru Penganiaya Matori ------------------------------------ Jakarta, Kompas Polisi sudah menemukan petunjuk untuk melakukan penyelidikan kasus penganiayaan terhadap Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa dan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Matori Abdul Djalil. Saat ini polisi masih terus mencari pelaku utama penganiayaan yang berhasil meloloskan diri, sementara jati diri seorang pelaku yang tertangkap dan tewas dikeroyok massa, belum diketahui. "Penelusuran akan kita lakukan berdasarkan barang bukti milik pelaku yang tertinggal berupa sepeda motor, senjata, pager (penyeranta), dan brosur yang tertinggal," kata Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan, Kol (Pol) Nono Suprijono, yang didampingi Kepala Satuan Reserse, Mayor (Pol) Rycko Amelza Daniel, Minggu (5/3). Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/0003/06/utama/poli01.htm Di Surabaya, Rekrutmennya Pakai Hipnotis ---------------------------------------------------- Penggalangan massa anggota NII (Negara Islam Indonesia) ternyata sudah merambah di Surabaya. Terbukti, mahasiswa dari berbagai kampus terkemuka di metropolis ini banyak yang bergabung dengan kelompok yang akan mendirikan negara Islam di tanah air. Namun, tidak seperti di kampus ITB yang lebih menekankan pendekatan personal untuk mencari anggota baru. Di Surabaya, ternyata para aktivis NII lebih banyak menggunakan cara-cara mistis untuk menarik massa. Selengkapnya: www.jawapos.com 50.000 Masyarakat Aceh dan Aktivis GAM Bertobat -------------------------------------------------------------- Meulaboh, Aceh, (Bali Post) - Sedikitnya 50.000 warga masyarakat, termasuk aktivis dan simpatisan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), telah mengucapkan ikrar ''bertobat'' serta setia kepada negara kesatuan RI, Pancasila dan UUD 1945. Komandan Korem-012/Teuku Umar Kol. (CZI) Syarifuddin Tippe yang melakukan kunjungan kerjanya ke wilayah pantai barat/selatan Propinsi Aceh, Minggu (5/3) kemarin mengatakan, ucapan ikrar tersebut dilakukan atas kesadaran mereka sendiri. Ide pernyataan sikap setia dan kembali kepangkuan Ibu Pertiwi itu pertama kali lahir dari warga masyarakat, anggota dan simpatisan GAM yang berada di wilayah Kabupaten Aceh Singkil, akhir Januari tahun 2000. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/3/6/p4.htm Tiga Panglima GAM Nyatakan Setia ------------------------------------------ Meulaboh, Aceh Barat. Tiga orang Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Woyla, Kabupaten Aceh Barat, bersama 2.473 pengikutnya menyatakan insaf dan bertobat melalui ikrar bersama di hadapan Danrem 012/Teuku Umar, Kolonel CZI Syarifudin Tippe, di Desa Kuala Bhee, Kecamatan Woyla. Ikrar yang dibacakan Panglima GAM wilayah Woyla, Tgk Ali Syuib (32) didampingi dua juru baiat yakni Tgk M Hatta dan Tgk Shalihin itu, turut disaksikan sekitar 10.000 warga masyarakat Kabupaten Aceh Barat, Sabtu. Selengkapnya: www.jawapos.com Soeharto Digugat soal Supersemar ----------------------------------------- JAKARTA - Mantan presiden Soeharto digugat lagi. Kali ini soal Surat Perintah 11 Maret (Supersemar). Pengamat politik A Dahlan Ranuwihardjo mengatakan, Soeharto memanfaatkan surat sebagai alat untuk mendepak Soekarno dan menggantikan sebagai presiden. Dosen Luar Biasa Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta tersebut mengemukakan hal itu pada sarasehan Paguyuban Korban Orde Baru (Pakorba) di Jakarta, Sabtu. Dia mengatakan, Supersemar bukan peralihan kekuasaan presiden dari tangan Soekarno kepada Menteri/Panglima Angkatan Darat Letjen Soeharto, melainkan hanya sebuah perintah (executive order). Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0003/06/nas5.htm -------- Luar Negeri ---------------- Cina tidak akan Tolerir Upaya Taiwan untuk Merdeka ----------------------------------------- Beijing- PM Zhu Rongji mengambil sikap moderat mengenai Taiwan dalam pidatonya di hadapan hampir 3.000 utusan pada pembukaan sidang Kongres Rakyat Nasional (NPC), Minggu (5/3) kemarin dan mengatakan Cina tidak akan mentolerir setiap usaha serius pulau itu menuju kemerdekaan. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/3/6/m1.htm ''NYT'' Dukung Gore-McCain ------------------------------------ NEW YORK - Dua bakal calon presiden AS, Wapres Al Gore (Demokrat) dan Senator John McCain (Republik) mendapat dukungan dari koran terkemuka, New York Times (NYT) dalam pemilihan pendahuluan di Negara Bagian New York pada Selasa, 7 Maret besok. Dalam tajuknya edisi Minggu kemarin, NYT menyebutkan, pihaknya belum pernah memberikan dukungan kepada siapa pun dalam pemilihan pendahuluan (primary) sejak 1992. Mengenai dipilihnya McCain dan bukan Gubernur Texas George W Bush, koran itu menyatakan, pihaknya merasa Bush membawa agenda kanan yang keras dan menjadikan dirinya sebagai instrumen para pemimpin partai di Kongres. Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0003/06/int1.htm "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
