'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Selasa, 25 Januari 2000
==========================================
@ Megawati Serukan Penegakan Perdamaian
@ Faisal Siap Bersaing dengan Amien
@ Mega ke Ambon, Dihentikan Pengungsi
@ Diduga Ada Konspiransi Politik dalam Kasus Ambon
@ Bila Perlu Tanri Dipanggil Paksa
@ Muchyar Yara :Amien Rais Bukan Provokator
@ Melarang Massa Berkumpul Bertentangan dengan UU

------------ Luar Negeri -----------------
- Presiden Israel Enggan Mundur
- Malaysia Peringatkan Pendukung Anwar
--------------------------------------------
S E L A M A T   M E M B A C A
'''''''''''''''''''''''''''''''''''

Megawati Serukan Penegakan Perdamaian
--------------------------------------------
Tual, Kompas
Di depan sekitar 150.000 warga yang memenuhi Lapangan Dei, Tual, Maluku
Tenggara, Senin (24/1), Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri menyerukan
ditegakkannya perdamaian di Maluku saat ini juga. "Sebagai Ibu, saya benci
kekerasan," katanya yang disambut tepuk tangan massa yang saat itu diguyur
hujan deras.
Dalam kunjungannya, kemarin, hampir seluruh penduduk Kota Tual keluar rumah
untuk menyambut kedatangan Megawati yang didampingi suaminya Taufik Kiemas.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0001/25/utama/meng01.htm

Faisal Siap Bersaing dengan Amien
-------------------------------------
SURABAYA - Sekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Faisal Basri MA
menyatakan akan maju sebagai kandidat ketua umum DPP dalam Kongres I yang
rencananya akan berlangsung di Yogyakarta, pertengahan Februari mendatang.
"Saya tidak akan mundur, bahkan saya akan maju dan siap bersaing dengan
siapa pun, termasuk dengan Pak Amien Rais. Saya sudah punya program yang
akan saya tawarkan kepada warga, sebagai modal untuk maju sebagai
kandidat,'' katanya kepada wartawan, Senin kemarin.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0001/25/nas12.htm

Mega ke Ambon, Dihentikan Pengungsi
-----------------------------------------
AMBON: Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri kemarin berkunjung ke Ambon
dalam usaha mengatasi pertikaian yang terjadi di daerah itu. Wapres ketika
tiba di Bandara Pattimura Ambon, disambut oleh para pejabat setempat. Massa
pengungsi dari Desa Lateri, Ambon, Senin malam selama sekitar 10 menit
menghentikan iring-iringan kendaraan yang ditumpangi Wakil Presiden
Megawati Soekarnoputri dalam perjalanan dari Bandara Pattimura Ambon
sekembali dari Tual guna mengunjungi pengungsi akibat kerusuhan di Maluku
Tenggara. Sekelompok pengungsi yang bergerombol di jalan raya yang
menghubungkan bandara dengan kota Ambon itu setelah berhasil menghentikan
konvoi kemudian menyerahkan bunga sekaligus mengucapkan selamat ulang tahun
kepada Megawati yang hari Minggu (23/1) merayakan ultahnya ke-53.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0001/25/nas10.htm

Diduga Ada Konspiransi Politik dalam Kasus Ambon
-------------------------------------------------------
Jakarta, 24 Januari
Kasus kerusuhan yang kembali meletus di Haruku, Maluku menjelang kedatangan
Wapres Megawati Soekarnoputri, makin menunjukkan adanya konspirasi politik.
Kasus terakhir itu juga sekaligus menunjukkan tragedi kemanusiaan Ambon
bukanlah konflik agama.
Demikian rangkuman wawancara Pembaruan dengan Ketua DPR Akbar Tandjung,
Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar (F-KB), Wakil Ketua DPR Soetardjo
Soerjogoeritno (F-PDIP) dan Ketua Fraksi KKI Sutradara Ginting, Senin
(24/1) di Jakarta.
Selengkapnya: http://www.suarapembaruan.com/News/2000/01/24/index.html

Bila Perlu Tanri Dipanggil Paksa
-----------------------------------
JAKARTA - Keberadaan Tanri Abeng MBA, salah satu tersangka baru kasus Bank
Bali, hingga kini belum diketahui resmi oleh Kejaksaan Agung. Hal tersebut
karena pemberitahuan dari kuasa hukum mantan menteri negara pendayagunaan
BUMN tersebut, Hotma Sitompul SH, kemarin tidak menjelaskan secara utuh
keberadaan kliennya.
"Dia (Hotma) hanya berkata kliennya tidak di Indonesia,'' kata Kahumas
Kejakgung Soehandojo SH. Namun dia menegaskan, bila kejelasan posisi
tersangka tidak segera diperoleh, pihaknya tidak menafikan melakukan upaya
paksa untuk memanggil Tanri. Mengingat tidak ada perbedaan perlakuan bagi
warga negara yang sedang diproses secara hukum.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0001/25/nas2.htm

Muchyar Yara :Amien Rais Bukan Provokator
------------------------------------------------
Reporter: Esther SKN
detikcom - Jakarta, Berkaitan dengan Aksi Sejuta Umat di Monas 7 Januari
2000 lalu, Wakil Sekjen Golkar Muchyar Yara menilai, kehadiran Amien Rais
dalam acara tersebut tidak bisa dianggap sebagai sikap yang provokatif.
"Amin bukan provokator,"kata Muchyar.
"Saya dengar dari beberapa teman yang hadir, Amien tidak berbicara dalam
nada yang provokatif. Tapi pembicara yang lain memang ya. Sehingga saya
berpendapat sikap Amien justru yang paling moderat, jadi tidak tepat kalau
semuanya ditimpakan pada Amien," jelas Muchyar kepada detikcom, Selasa
(25/1/2000) pukul 00.30 dini hari.
Selengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/200001/2000125-001553.html

Melarang Massa Berkumpul Bertentangan dengan UU
---------------------------------------------------------
JAKARTA -- Pakar komunikasi UI Bachtiar Aly mengatakan melarang massa
berkumpul bertentangan dengan UU Kebebasan Berpendapat di Tempat Umum.
Namun kalau larangan itu bersifat sementara dan situasional untuk mencegah
jangan terjadi kerusuhan, itu dapat dibenarkan.
''Kalau itu dijadikan sikap intitusional tidak dapat dibenarkan sebab
merupakan hak warga negara untuk mengemukakan pendapat mereka,'' ujar
Bachtiar, Senin (23/1) di Jakarta.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2001/25/15879.htm

------------ Luar Negeri -------
Presiden Israel Enggan Mundur
----------------------------------
Jerusalem, 24 Januari

Presiden Israel Ezer Weizman menegaskan hari Minggu (23/1), ia tidak akan
mengundurkan diri dari jabatannya, meskipun telah dilancarkan penyelidikan
kriminal mengenai tuduhan bahwa ia tidak melaporkan sepantasnya sumbangan
uang dari seorang bekas sekutu bisnis.
''Saya tidak berniat mundur,'' tuturnya dalam siaran TV langsung. ''Saya
ulangi, saya tak akan mundur.''
Selengkapnya: http://www.suarapembaruan.com/News/2000/01/24/index.html

Malaysia Peringatkan Pendukung Anwar
------------------------------------------
Kuala Lumpur, Senin
Pemerintah Malaysia memperingatkan para pendukung mantan Deputi PM Anwar
Ibrahim agar tidak melakukan aksi protes di jalan-jalan ketika proses
pengadilan Anwar dimulai lagi pekan ini. Deputi PM Abdullah Ahmad Badawi
sebagaimana dikutip mengatakan, pihak berwajib dalam keadaan siaga penuh.
Pemerintah akan bertindak keras terhadap siapa pun yang melanggar hukum
saat pengadilan Anwar dimulai Selasa (25/1) ini pukul 09.00 (08.00 WIB).
"Kami tidak akan mengizinkan siapa pun bertindak sekehendak hatinya," ujar
Abdullah seperti dikutip kantor berita Bernama Minggu malam.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0001/25/LN/mala19.htm

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke