''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' SARI BERITA : Sabtu, 4 Maret 2000 ================================= @ Gus Dur Bertemu Wiranto @ Presiden Doakan Panglima AGAM @ Nilai Gus Dur 6,75 @ Lagi, Marzuki Ingkar Janji @ Menguak ITB Menjadi Basis Gerakan NII @ Kontrak Karya Freeport Wajib Diamandemen @ Tarif Telepon Bisa Tak Naik @ Ryaas Rasyid: KPU bakal Dibubarkan ----------- Luar Negeri ---------------- ** Tewas Disengat Kawanan Lebah ** Pinochet Tiba di Cile ------------------------------------------- S E L A M A T M E M B A C A ''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Gus Dur Bertemu Wiranto ------------------------------- Jakarta, Kompas Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Jumat (3/3) malam, mengunjungi Menko Polkam nonaktif Wiranto di rumahnya Jalan Denpasar Raya, Jakarta Pusat. Gus Dur tiba di rumah dinas Wiranto sekitar pukul 19.32. Di mobil kepresidenan Gus Dur duduk bersama Sekretaris Pengendalian Pemerintahan Bondan Gunawan. Di depan mereka tampak Menlu Alwi Shihab berdampingan Sekretaris Kabinet Marsillam Simanjuntak. Sekitar pukul 19.00, Panglima Kostrad Letjen Djadja Suparman datang dan 20 menit kemudian disusul Panglima TNI Laksamana Widodo AS tiba di kediaman Wiranto. Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/0003/04/utama/gusd01.htm Presiden Doakan Panglima AGAM ---------------------------------------- SENJATA ILEGAL: Polri di Jakarta kemarin mempertunjukkan senjata-senjata ilegal, yang dirampas dari para pemasok senjata ke Angkatan Gerakan Aceh Merdeka (AGAM). Disebutkannya, senjata itu dibarter dengan ganja. (Foto: Suara Merdeka/rtr-77t) JAKARTA - Meski TNI terus memburu anggota GAM yang melakukan aksi separatis, Presiden Abdurrahman Wahid mendoakan agar pimpinan Angkatan Gerakan Aceh Merdeka (AGAM) Tgk Abdullah Syafe'i selamat. Dia mengakui ada kesalahan informasi berkaitan dengan berita penembakan Syafe'i baru-baru ini. Dalam dialog yang digelar selepas salat di Masjid Al-Husna, Klender, Jumat kemarin, Gus Dur mendapat pertanyaan dari seorang jamaah apakah penembakan Syafe'i itu merupakan rekayasa TNI. Sebab beberapa hari kemudian muncul berita di koran-koran dan layar televisi yang memperlihatkan dia dalam keadaan segar bugar. Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0003/04/nas2.htm Nilai Gus Dur 6,75 ----------------------- JEPARA-Ketua MPR Amien Rais mengatakan, masa depan mayoritas rakyat kecil betul-betul masih suram. Sehingga tugas kita masih berat dalam membela kepentingan mereka, yang belum menikmati hasil-hasil reformasi. ''Tidak ada geser-geseran, supaya kehidupan konstitusi kita mantap sampai tahun 2004. Tak ada kasak-kusuk, people power, revolusi, dan lain-lain,'' ujarnya, di Jepara, kemarin. Dia berada di Kota Ukir menjadi katib salat jumat sekaligus meresmikan Masjid At Taqwa dan Gedung Dakwah Muhammadiyah, yang menelan Rp 1,4 miliar. Dia menegaskan, sebagai ketua MPR sudah tahu secara persis negara dalam kondisi aman. ''Kalau ada orang-orang yang mau menggusur pemerintahan, harus lewat MPR, terlebih dahulu,'' ucapnya. Dia juga menilai Gus Dur telah lulus menjadi presiden dengan nilai 6,75. Namun dia tidak menjelaskan maksud nilai 6,75 itu. Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0003/04/nas4.htm Lagi, Marzuki Ingkar Janji --------------------------------- Jakarta (Bali Post) - Jaksa Agung Marzuki Darusman kembali mengingkari janjinya Jumat (3/3) kemarin, setelah sebelumnya -- Senin (28/2) lalu -- ia tak menepati janji mengirim tim medis Kejakgung ke Cendana untuk memeriksa kesehatan Soeharto. Kali ini mantan Ketua Komnas HAM ini tidak mengumumkan nana-nama tersangka pelanggaran HAM Timtim sesuai janjinya paling lambat Jumat kemarin. Akhir Januari lalu, Marzuki Darusman berjanji dalam waktu tiga atau empat minggu setelah menerima berkas dari KPP HAM, akan mengumumkan nama-nama pelanggar HAM Timtim. Namun, setelah batas waktu yang dijanjikan itu berlalu, Marzuki Darusman belum juga mengumumkan nana-nama tersangka sebagaimana rekomendasi KPP HAM Timtim. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/3/4/n4.htm Menguak ITB Menjadi Basis Gerakan NII (3) Biar Tidak Keluar, Dipropaganda, sampai Diancam Dibunuh ------------------------------------------------------ Meski dakwah NII dilakukan secara halus dan diam-diam, mahasiswa ITB ternyata tidak serta merta ikut masuk NII. Mereka perlu diyakinkan sehingga mau masuk. Bagaimana NII menarik hati mahasiswa ITB? Laporan Hatta Chumaidi dari Bandung Bagi NII, menjadikan mahasiswa ITB sebagai anggota militan ternyata perlu perjuangan dan waktu panjang. Meskipun rata-rata pemahaman agama mereka relatif kurang, bukan berarti mahasiswa ITB identik ''ayam sayur'' atau makanan empuk buat berkembangnya NII. Mereka perlu perjuangan, perlu alat propaganda, guna menarik mahasiswa yang bakal di-gadhang-gadhang menjadi anggota. Selengkapnya: http://www.jawapos.co.id/ Kontrak Karya Freeport Wajib Diamandemen ----------------------------------------------------- Jakarta. Gubernur Papua merangkap Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN), Freddy Numberi menegaskan bahwa Kontrak Karya (KK) PT Freeport Indonesia dengan pemerintah wajib diamandemen karena aplikasinya sudah tidak sesuai dengan situasi dan kondisi di Indonesia. "KK Freeport wajib diamandemen karena memang ada klausul dalam kontrak itu yang memungkinkan untuk diadakannya perubahan. Ini juga untuk kepentingan Freeport dan pemerintah ke depan," katanya kepada pers usai menjadi pembicara utama dalam "Mining and Energy Indonesia 2000 Conference di Jakarta, Jumat. Selengkapnya: http://www.jawapos.co.id/ Tarif Telepon Bisa Tak Naik ---------------------------------- Jakarta - 03 Mar 00 23:59 WIB (Astaga.com) Sebenarnya tak perlu ada kenaikan tarif telepon, karena tidak naik saja PT Telkom sudah untung Rp2,17 triliun pada tahun lalu. PT Telkom sudah mengusulkan kepada pemerintah untuk tak naik, tapi Pemerintah justru menginginkan adanya kenaikkan tarif itu. Hal itu diungkapkan Dirut PT Telkom AA Nasution, selepas membuka kejuaraan Tenis PT Telkom, Jumat (03/3), di lapangan tenis Senayan. Selengkapnya: http://www.astaga.com/Article/1,4177,2633,00.html Ryaas Rasyid: KPU bakal Dibubarkan -------------------------------------------- Jakarta (Bali Post) - Siap-siap saja para anggota KPU. Begitu RUU Politik yang baru dimasukkan ke DPR, aktivitas mereka bakal dibekukan. Pembekuan aktivitas Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini disampaikan Meneg Otonomi Daerah Prof. Dr. Ryaas Rasyid di Jakarta, Jumat (3/3) kemarin, menyusul kengototan KPU untuk menyelenggarakan pemilu lokal susulan yang sudah distop oleh DPR. Namun, menurut Ryaas, pembekuan baru efektif apabila RUU Politik yang baru, khususnya revisi atas UU No 3 tentang Pemilihan Umum dimasukkan ke DPR. Saat ini RUU tersebut tengah digodok dan sekitar akhir Maret masuk ke Setjen DPR. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/3/4/p1.htm ----------- Luar Negeri ------------ Tewas Disengat Kawanan Lebah --------------------------------------- SYDNEY - Sengatan lebah bukan cuma menyakitkan tetapi bisa juga mematikan. Seorang ibu warga Sydney Australia tewas akibat serangan kawanan lebah. Bayi si ibu juga ikut diserang sebanyak 50 kali sengatan, namun nyawa sang bayi masih terselamatkan. Maryanne Savor (38) dan putrinya yang berusia setahun, Natalie, sedang bermain di halaman depan rumah mereka di Sydney, Kamis lalu, ketika ribuan lebah yang ditempatkan di garasi menyerang mereka. Savor mencoba berlari ke dalam rumah, tetapi kemudian jatuh pingsan dan tak lama kemudian meninggal, kemungkinan akibat reaksi racun akibat sengatan lebah yang bertubi-tubi. Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0003/04/int3.htm Pinochet Tiba di Cile ------------------------- Santiago, Jumat Pesawat militer Cile yang membawa mantan diktator Cile Augusto Pinochet mendarat di Bandara Santiago hari Jumat pukul 10.26 waktu setempat dan keluarlah Pinochet dengan tersenyum, sehari setelah Inggris membebaskannya dari 16 bulan tahanan rumah. Dengan lift khusus, Pinochet yang duduk di kursi roda itu turun dari pesawat. Namun begitu mencapai tanah dia segera bangkit dari kursi rodanya, menerima pelukan dan ciuman dari keluarganya serta tokoh-tokoh Angkatan Bersenjata yang menyambutnya. Kemudian dengan bantuan tongkat di tangan kanannya Pinochet- yang menurut laporan medis secara mental tidak dapat menjalani proses pengadilan-berjalan melintasi landasan sambil melambai-lambaikan tangan pada para penyambutnya. Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/0003/04/LN/pino03.htm "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
