**************************
Laporkan Situasi lingkungan
<[EMAIL PROTECTED]>
Atau Hub Eskol Hot Line
Telp: 031-5479083/84
**************************

** Gus Dur Menolak Tegas Laskar Jihad
** Asal Damai, Yusril dukung Jihad Maluku
**'Pengiriman pasukan jihad tak berguna'
=====================================

Surya, 10/4/2000
Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sudah tegas menolak Laskar  Jihad
Maluku, namun sebaliknya Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Prof.
Dr.  Yusril Ihza Mahendra justru mendukung laskar tersebut.  Menurutnya,
keinginan Laskar Jihad membantu Umat Islam di Maluku yang tertindas, bila
memang suatu aspirasi yang berkembang, tidak ada masalah.
"Sebagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat, silahkan saja dan
saya kira pemerintah tidak bisa mencegahnya. Tetapi kita harapkan aksi itu
merupakan upaya proses perdamaian di Maluku, Ujar Yusril.
"Tapi, kita tetap menempuh cara-cara damai untuk menyelesaikan persoalan
yang ada di Maluku itu ......".

Senin, 10/4/2000
Satunet.com - Kapolri Letjen Pol Drs Roesdihardjo menyatakan, pengiriman
Laskar Jihad tidak menguntungkan upaya perdamaian di Maluku. Untuk itu,
katanya Sinin ini di Cilangkap, ia telah memerintahkan daerah-daerah tempat
pemberangkatannya untuk mengawasi secara ketat. TNI AL juga akan mengawasi
di perairan termasuk di Ambon.
Dia mengaku telah menghubungi pentolan laskar itu agar membatalkan itu.
Hanya saja ia tak menjelaskan apa komentar dan reaksi mereka.
"Pengiriman itu tidak menguntungkan semua pihak di sana baik aparat maupn
masyaraat. Lebih baik dipercayakan saja kepada aparat. Memang tidak bisa
seketika selesai karena luka-luka sudah lama.Tapi mestinya mereka sabar
tidak mengirim pasukan sendiri," pintanya.
Untuk di Jakarta, pihaknya akan berusaha mencegah keberangkatan pasukan itu
ke Maluku.[anr] .

Komentar Redaksi:
Mungkinkah pengiriman Laskar itu membawa misi perdamaian ?.  Melihat aksi
besar-besaran di Senayan yang diadakan oleh Forum Komunikasi Ahlus Sunnah
Wal Jama'ah baru-baru ini tampak massa begitu emosional dan membawa
perlengkapan pedang, seperti halnya menuju medan perang.  Oleh karena itu,
kita sangat pesismis terjadi apa yang dikatakan oleh Yusril Ihza Mahendra
di atas, bahwa Jihad diharapkan membawa damai.  Kita hanya berharap semoga
pengiriman pasukan Jihad ke Maluku itu tidak terjadi agar tidak memperparah
keadaan. ***

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke