'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Senin, 17 April 2000
================================
@ Arab Protes soal Laskar Jihad
@ Mega Mulai Keras pada Gus Dur
@ Gus Dur tak Punya Visi Jelas
@ Penyogok Rp 25 Miliar Incar PK
@ Soeharto akan Ajukan Keberatan
----------- Luar Negeri ----------
* Bom Meledak, 50 Orang Tewas
* Demo Sambut Pembukaan Sidang IMF
* Anwar kembali Serukan Tekan Mahathir
-------------------------------------
S E L A M A T   M E M B A C A
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Arab Protes soal Laskar Jihad
-------------------------------------
JAKARTA - Menteri Agama Tolchah Hasan meminta Laskar Jihad menghentikan
kegiatan, karena cara-cara yang mereka gunakan justru mendatangkan masalah.
Apalagi sudah ada protes dari negara-negara Arab.
Kepada para wartawan kemarin, Tolchah kembali meminta kelompok itu
menghentikan aksi dan kelompok lain tak meniru kegiatan-kegiatan serupa.
Selain membawa senjata tajam saat berunjuk rasa dan itu melanggar hukum,
aksi Laskar Jihad Ahlusunah Wal Jamaah juga diprotes berbagai kelompok
Islam lain.
Tolchah mengemukakan negara-negara Arab juga memprotes atribut yang mereka
gunakan karena akan menimbulkan kesalahpahaman.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0004/17/nas12.htm

Mega Mulai Keras pada Gus Dur
Husni: Ancam Jadi Oposisi
--------------------------------------
Jika Orang-orangnya Ditarik
JAKARTA - Tidak benar tuduhan ada konspirasi kekuatan poros tengah untuk
menggusur Presiden Abdurrahman Wahid. Justru hal itu dilakukan oleh
partai-partai besar dalam rangka bargaining position untuk mempertahankan
menteri yang mewakili partai dalam kabinet.
''Saya melihat partai besar yang banyak mempunyai menteri di kabinet ini
dan melakukan ulah seperti itu untuk bargaining position dari upaya
reshuffle,'' ujar fungsionaris DPP PPP, Husni Thamrin, di Jakarta, kemarin.
Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0004/17/nas1.htm

Gus Dur tak Punya Visi Jelas
----------------------------------
Mataram (Bali Post) -
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Nusa Tenggara Barat (NTB)
mengkritik keras pemerintahan Abdurrahman Wahid (Gus Dur), karena tidak
memiliki visi dan misi yang jelas. Sikap Gus Dur dinilai makin memperburuk
keadaan demokrasi dan HAM (hak asasi manusia) yang diwarnai perilaku
otoritarian, anarkis dan pelecehan kemanusiaan legal. Hal itu disampaikan
Ketua KAMMI NTB, Johan Rosihan saat demo di kantor DPRD NTB, Sabtu (15/4)
lalu.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/4/17/nt2.htm

Penyogok Rp 25 Miliar Incar PK
--------------------------------------
detikcom - Jakarta, Isu suap Rp 25 miliar yang ditujukan kepada Menteri
Kehutanan dan Perkebunan Nur Mahbudi Ismail, tak main-main. Diduga, jika
tak bisa menyuap lewat Menteri yang juga ketua Partai Keadilan, penyogok
akan masuk lewat partai yang dipimpin Nur Mahmudi.
Ada dugaan, jika tak mampu menyuap Nur Mahmudi, penyogok akan berusaha
menyuap aktivis atau simpatisan Partai Keadilan. Tujuannya tak lain untuk
menggoyang mental dan merendahkan orang yang mengungkap kasus KKN di
Dephutbun.
Selengkapnya:
http://www.detik.com/peristiwa/2000/04/17/2000417-095541.shtml

Soeharto akan Ajukan Keberatan
* Tutut dan Bambang Dipanggil Kejagung
------------------------------------------------
Jakarta, Kompas
Mantan Presiden Soeharto melalui kuasa hukumnya akan mengajukan keberatan
terhadap status tahanan kota yang dikenakan Kejaksaan Agung atas dirinya.
Sementara penyidik Kejaksaan Agung telah mengirim surat panggilan terhadap
anak-anak Soeharto, yakni Siti Hardijanti Rukmana (Tutut) dan Bambang
Trihatmodjo. Mereka akan diperiksa sebagai saksi, pada hari Selasa (18/4).
Demikian informasi yang dikumpulkan Kompas dari Direktur Tindak Pidana
Korupsi Kejaksaan Agung Chairul Imam, kuasa hukum Soeharto, Juan Felix
Tampubolon dan Mohammad Assegaf secara terpisah di Jakarta, Minggu (16/4).
Panggilan Kejaksaan Agung atas Tutut dan Bambang telah dikirimkan hari
Jumat lalu.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0004/17/UTAMA/soeh01.htm

----------- Luar Negeri ----------
Bom Meledak, 50 Orang Tewas
-------------------------------------
KINSHASA -- Para pekerja kemanusiaan Palang Merah sibuk menggali reruntuhan
sebuah hangar di bandara internasional, N'Djili, di Ibukota Republik
Demokrasi Kongo (RDK), Kinshasa. Mereka mencari korban yang masih hidup,
menyusul rangkaian ledakan yang dilaporkan menewaskan 50 orang.
Rangkaian ledakan itu terjadi pada Jumat (14/4) akhir pekan lalu. Itu
bertepatan dengan hari pertama diberlakukannya gencatan senjata untuk
meredakan perang saudara di negera bekas jajahan Belgia tersebut.
Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2004/17/16032.htm

Demo Sambut Pembukaan Sidang IMF
---------------------------------------------
Washington, Minggu
Pembukaan sidang dua tahunan lembaga keuangan dunia IMF dan World Bank di
Washington, AS, Minggu (16/4) disambut gelombang demonstrasi. Dengan
bergandengan tangan, ribuan pengunjuk rasa memblokir
persimpangan-persimpangan jalan. Mereka menuding kedua lembaga keuangan
internasional itu cuma alat negara-negara kaya memeras negara-negara
miskin.
Pukul 08.00 (19.00 WIB) para demonstran yang sebagian besar pemuda, mulai
bergerak dari dua lokasi. Sebagian menggunakan bus-bus, mobil, dan sepeda
motor pribadi. Sebagian besar lainnya berjalan kaki, membawa genderang,
bongo, poster dan slogan sambil menyanyi dan meneriakkan yel
antiglobalisasi yang membuat negara-negara miskin makin terpuruk.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0004/17/LN/demo02.htm

Anwar kembali Serukan Tekan Mahathir
------------------------------------------------
Kuala Lumpur-
Meski masih berada di balik terali besi, mantan Deputi PM dan Menkeu
Malaysia, Anwar Ibrahim kembali menyerukan agar PM Mahathir ditekan terus.
Imbauan ini merupakan dukungan Anwar terhadap pawai aksi protes yang
digelar oposisi Sabtu (15/4) lalu. Akibat aksi tersebut, bberapa pemimin
oposisi ditahan.
Sabtu lalu, polisi bersenjata senapan M-16 menjaga sejumlah stasiun dan
banyak meriam air ditempatkan di ibukota Malaysia dalam upaya menggagalkan
pawai massa hari Sabtu yang dilakukan para pendukung Anwar Ibrahim. Tiga
anggota utama partai yang didirikan istri mantan Wakil PM itu ditahan.
Polisi mengatakan, empat anggota lain partai itu harus segera melaporkan
atau menghadapi penahanan "karena merencanakan perkumpulan ilegal".
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/4/17/m1.htm

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke