''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' SARI BERITA : Selasa, 25 April 2000 ================================ @ Gus Dur Pecat Laksamana dan Yusuf Kalla * Kwik Kian Gie dan Bambang Sudibyo Lolos @ Pergantian Dua Menteri Dapat Membingungkan Pasar @ IMF Desak Presiden Fokuskan pada Pemulihan Ekonomi @ Gus Dur: Ada yang Ongkosi Laskar Jihad @ Batam Rusuh, Hotel Dijarah --------------- Luar Negeri ------------------- ** Jerusalem Bisa Jadi Ibukota Dua Negara ** Belasan Media Pers Iran Diberangus --------------------------------------------------- Gus Dur Pecat Laksamana dan Yusuf Kalla * Kwik Kian Gie dan Bambang Sudibyo Lolos ====================================== Jakarta (Bali Post) - Bantahan Presiden Gus Dur bahwa tidak akan ada pergantian menteri, ternyata tidak benar. Buktinya, Senin (24/4) kemarin Gus Dur memecat dua menterinya yakni Laksamana Sukardi dan Yusuf Kalla. Mereka diganti oleh Rozi Munir sebagai Meneg Penanaman Modal dan PBUMN serta Luhut Panjaitan sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan. Sebelum pemecatan itu, Presiden Gus Dur secara mendadak memanggil Meneg BUMN Laksamana Sukardi dan Menperindag Yusuf Kalla. Laksamana Sukardi dan Yusuf Kalla tiba di Istana Negara sekitar pukul 17.30 WIB dan langsung menghadap Presiden Gus Dur. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/4/25/p1.htm Pergantian Dua Menteri Dapat Membingungkan Pasar ============================================= Jakarta. Pergantian dua menteri ekonomi oleh Presiden Gus Dur dapat membingungkan pelaku pasar, karena alasan pergantian itu tidak dijelaskan secara transparan. "Bagaimana menilai kinerja dua menteri itu dalam waktu singkat, kurang dari satu tahun. Jika dinilai salah, apakah ada kebijakan makro dari kedua menetri yang salah?," kata Managing Direktur Economic Issues Community (ESCOM), Oke F Supit, di Jakarta tadi malam (24/4). Ia dimintai tanggapannya berkaitan pergantian Menteri Negara Penanaman Modal dan Pembinaan BUMN Laksamana Sukardi yang digantikan Sesmeneg Rozy Munir dan Menperindag Yusuf Kalla yang digantikan Dubes RI untuk Singapura Luhut Panjitan. Kedua menteri itu diminta mundur oleh Gus Dur pada Senin (24/4). Selengkapnya: http://www.jawapos.com/hotnews/20000425-082441.htm IMF Desak Presiden Fokuskan pada Pemulihan Ekonomi ================================================ JAKARTA -- Dana Moneter Internasional (IMF) mendesak pemerintahan Abdurrahman Wahid untuk lebih memusatkan pemulihan ekonomi. Untuk itu, energi yang terkuras dalam masalah-masalah politik di enam bulan pertama pemerintahannya hendaknya segera dialihkan untuk menyelesaikan masalah-masalah ekonomi. ''IMF mengharapkan pemerintah lebih fokus pada masalah-masalah ekonomi,'' kata Ketua DPR Akbar Tanjung dalam jumpa pers bersama pejabat Direktur Pelaksana IMF, Stanley Fischer, di Jakarta kemarin. Akbar mengungkapkan selama enam bulan ini, pemerintahan memang disibukkan oleh masalah politik. Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2004/25/16952.htm Gus Dur: Ada yang Ongkosi Laskar Jihad Reporter: Is Mujiarso ============================== detikcom - Jakarta, Pagi-pagi Presiden Gus Dur sudah main tuduh. Kali ini dia menuduh Laskar Jihad yang akan terjun ke Maluku, diongkosi kubu tertentu. "Mereka dibayari orang. Ada yang tak suka kita tenang. Kita sudah tahu kok semua latar belakangnya," tegas Gus Dur dalam dialog interaktif Secangkir Teh Bersama Gus Dur yang disiarkan secara langsung oleh TVRI, Selasa (25/4/2000) pukul 07.46 WIB. Selengkapnya: http://detik.com/peristiwa/2000/04/25/2000425-075807.shtml Batam Rusuh, Hotel Dijarah ======================== Jakarta (BaliPost) - Situasi di Batam kian parah. Massa tak hanya melakukan arak-arakan, juga sudah merusak dan menjarah hotel. Akibatnya, toko-toko sebagian besar tutup, dan aparat pun disiagakan. Massa yang demonstrasi menentang pemberlakuan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10 persen dan pajak bea masuk atas barang mewah di kota Batam merusak kaca jendela McDonalds dan Hotel Harmoni serta menjarah uang sekitar Rp 2 juta dari hotel tersebut. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/4/25/p2.htm --------------- Luar Negeri ------------------- Jerusalem Bisa Jadi Ibukota Dua Negara ==================================== Eilat- Raja Abdullah dari Jordania dalam wawancara dengan Televisi Israel yang disiarkan pada Minggu lalu, sekembalinya dari lawatannya ke Israel, mengatakan bahwa masalah Jerusalem dapat dipecahkan dengan menjadikan wilayah itu sebagai ibukota dua negara. "Ketika kami melihat ke Jerusalem, saya merasa yakin bahwa pada tingkat politik, Jerusalem memiliki cukup ruang untuk menjadi ibukota Palestina dan Israel," katanya. "Pada sisi keagamaan, saya berkeyakinan Jerusalem harus menjadi kota bagi kita semua --sebuah kota terbuka," tambahnya. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/4/25/m3.htm Belasan Media Pers Iran Diberangus ================================ Teheran, Senin Pertengkaran kubu reformis dan kubu konservatif Iran makin memuncak. Senin (24/4) kemarin, 12 media pers proreformasi diberangus pengadilan khusus pers. Mereka dituduh menjadi kaki tangan kekuatan asing yang merongrong tatanan nilai revolusi Islam Iran. Pengadilan dalam pernyataan resminya yang disiarkan kantor berita IRNA, Senin (24/4), menegaskan, keputusan pembredelan belasan media tersebut diambil untuk, "menghalau kegelisahan rakyat, menghalau kegelisahan pemimpin Republik Islam Ayatollah Ali Khamenei, serta para ulama". "Lewat jurnal, elemen musuh telah menyusup dan membangun basis kekuatan untuk menyerang tatanan nilai revolusi Iran. Ke-12 jurnal ditutup sampai ada pengumuman bahwa mereka tidak lagi menyerang, membentuk opini publik yang merugikan, dan tidak lagi meningkatkan keresahan rakyat," lanjut pernyataan itu. Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0004/25/LN/bela02.htm "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
