**************************
Laporkan Situasi lingkungan
<[EMAIL PROTECTED]>
Atau Hub Eskol Hot Line
Telp: 031-5479083/84
**************************

TEMPO
18-5-2000 / 1:5 WIB

Maluku Dalam Pantauan
Situasi Ambon Mendingin
------------------------------
TEMPO Interaktif, Jakarta: Komandan Batalyon 303 Kostrad, Kol. Irfan
Kusnaedi, yang Rabu siang (17/5) terkena pecahan granat di pipi kanannya
sudah diterbangkan ke Ujungpandang sekitar pukul 15.00 WITA. Tertembaknya
komandan Batalyon 303 ini menyusul kerusuhan yang terjadi kelurahan
Waihoka, Ambon, Selasa-Rabu (16/5-17/5).

Bentrok sesama aparat dikabarkan sempat terjadi antara Batalyon 509, di
satu pihak, dengan Batalyon 733, Batalyon 303 dan Anggota Brimob Polda
Maluku di pihak lain. Menurut seorang anggota Batalyon 509, bentrokan
terjadi karena Batalyon 733 dan 303 memasuki kawasan yang mereka jaga.

Rusuh massa sempat meluas hingga kelurahan Waihoka, kotamadya Ambon. Namun
menjelang maghrib, situasi Ambon mulai mereda. Sampai saat ini, sudah
tercatat 60 orang korban, 13 di antaranya tewas. Selain Kol Irfan Kusnaedi,
anggota Batalyon 303 yang menjadi korban adalah Kopral Dua Safari. Safari
tewas terkena tembakan senapan organik.

Eki H Sanusi, anak dari Ketua MUI Maluku yang tadi siang masih dalam
kondisi kritis, malam ini dikabarkan tewas akibat luka tembakan yang
dideritanya. Tidak jelas siapa yang menembak Eki, namun saat kerusuhan
terjadi, dikabarkan banyak sniper (penembak jitu) yang berkeliaran di
gedung-gedung bertingkat.

Sementara itu Ketua DPRD Kotamadya Ambon, Drs MJ Papilya, menyebutkan,
pihaknya akan segera memanggil Panglima Laskar Jihad, Jaffar Bin Thalib
untuk melakukan dialog dengan anggota DPRD. Menurut Papilaya, konflik dua
hari terakhir ini terjadi lantaran aksi laskar Jihad melakukan keonaran di
masyarakat. (Yusnita/Frietz)

18-5-2000
Konflik Ambon: 8 Orang Meninggal
------------------------------------------
TEMPO Interaktif, Jakarta: Suasana kota Ambon masih terus memanas hingga
berita ini diturunkan. Suara tembakan dan ledakan bom terus gencar
terdengar. Asap juga tampak mengepul di sekitar jalan AM. Sangaji, Ambon.
Aparat pun bersiap siaga untuk mengatasi bentrok yang kian memanas ini.
Sejumlah panser juga tampak bersiaga. Sampai saat ini, korban meninggal
dari kelompok putih sudah mencapai 8 orang. Dari luka-luka yang masih basah
dengan darah, mereka dipastika tewas terkena tembakan di lambung kiri,
bagian kepala, dada, dan kaki. Jenazah mereka terbujur berjajaran di Gedung
Ashari menunggu pemakaman. Sementara, jumlah korban meninggal dari kelompok
merah belum diketahui.

Jumlah korban cedera yang baru diketahui sekitar 15 orang. Namun,
diperkirakan jumlah korban cedera akan terus meningkat dilihat dari para
korban yang terus mengalir ke rumah sakit setempat. Selain itu, Komandan
Sektor Kol. Irwan Kusnadi, yang ditugaskan dari Kostrad Ujung Pandang, juga
sempat terkena tembakan. Hal ini dibenarkan asisten Irwan, Kapten Agung,
yang mengatakan, ia kini dirawat di Rumah Sakit Tentara Ambon.

Dari pantauan TEMPO Interaktif, kelompok Laskar Jihad yang khas dengan
sorban dan jubah putih panjangnya tidak tampak di lapangan. Sementara itu,
lokakarya wartawan yang diselenggarakan oleh BBC dan British Council sejak
Sabtu lalu dibatalkan. Bahkan, ke-10 wartawan peserta sempat terkurung, tak
bisa keluar dari hotel Amanf, tempat lokakarya diselenggarakan. Barulah
sekitar pukul 08.00 WIT, mereka bisa dievakuasi. Menurut salah satu peserta
dari Ternate, ia menyaksikan seorang aparat polisi diamankan Kostrad karena
menembak dari atas gedung hotel itu. Tembakan diam-diam inilah yang menurut
pantauan TI menyulut kemarahan warga.

Yang menarik, panitia Lokakarya para wartawan itu diselamatkan berdasar
agama masing-masing. Panitia yang beragama Kristen dievakuasi ke Hotel
Manise yang berada di wilayah Kristen. Sementara, mereka yang beragama
Islam dipindahkan ke Wisma Hotel yang berada di kawasan Muslim, di
seputaran Way Haong dan Soabali. Rencananya, mereka akan dipulangkan
kembali ke Jakarta hari ini. (Yusnita/Ambon)

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke