'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Selasa, 23 Mei 2000
================================
@ Pak Harto Dipindah ke Rumah Negara
@ Gus Dur Resmikan The Habibie Center
    Habibie Tepis Anggapan THC "Kendaraan Politik"
@ Kenaikan Harga BBM Tunggu Depkeu
@ Pidato Habibie Diinterupsi MC
@ Presiden: Menyejukkan, Kemenangan Regu Piala Thomas
-------------- Luar Negeri --------------------
**Estrada: Tak Perlu Undang-Undang Darurat
**100 Tentara SLA Menyerah, Warga Serbu Zona Israel
--------------------------------------------------

Pak Harto Dipindah ke Rumah Negara
------------------------
JAKARTA (Media): Pemerintah berencana memindahkan mantan Presiden Soeharto
dari kediamannya di Jalan Cendana ke rumah yang berada dalam instalasi
kewenangan negara. Pemindahan itu sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah
melindungi seorang mantan presiden.
"Saya sudah sampaikan hal ini kepada Kapolri, karena Polrilah yang
bertanggung jawab dalam pengamanan mantan Presiden Soeharto. Untuk
pemindahannya, nanti diumumkan kepada masyarakat. Sekarang masih ada
pembicaraan teknis dengan Polri yang nantinya memutuskan tentang lokasi
pemindahan Pak Harto," jelas Jaksa Agung Marzuki Darusman kepada wartawan,
kemarin, di Jakarta.
Rencana pemindahan tersebut, lanjut Marzuki, telah dibicarakan dengan
Presiden Abdurrahman Wahid. Gus Dur, ujarnya, mendukung langkah yang
diambil Kejakgung karena dinilai sebagai upaya untuk menyelesaikan masalah
keamanan dan demi lancarnya proses hukum terhadap Pak Harto.
Selengkapnya:
http://www.mediaindo.co.id/detail_news.asp?id=2000052300371963

Gus Dur Resmikan The Habibie Center
Habibie Tepis Anggapan THC "Kendaraan Politik"
---------------------
JAKARTA, (PR).-
The Habibie Center (THC) secara resmi diluncurkan dalam suatu acara di
Jakarta Hilton Convention Center (JHCC). Berbagai tokoh nasional dan
internasional hadir termasuk Presiden KH. Abdurrahman Wahid, mantan
presiden Filipina Corazon Aquino serta para petinggi pemerintahan dan DPR.
Mantan presiden BJ Habibie yang juga Ketua Dewan Direktur THC menandai
peresmian itu dengan peluncuran Jurnal Demokrasi dan HAM, peluncuran buku
demokratisasi dan HAM karya Bilveer Singh, serta pameran lukisan bertempat
di pelataran arena Jakarta Hilton Convention Center.
Habibie dalam pidatonya menyatakan bahwa lembaga nirlaba yang dipimpinnya
itu bertujuan untuk turut memberikan sumbangan pemikiran dalam pelaksanaan
demokrasi dan penegakkan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia.
Selengkapnya:
http://www.pikiran-rakyat.com/PikiranRakyat/052000/23/0102.htm

Kenaikan Harga BBM Tunggu Depkeu
--------------------
Jakarta, Kompas
Kepastian naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) akan ditentukan setelah
Menteri Keuangan Bambang Sudibyo selesai melakukan perhitungan ulang soal
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2000. Departemen Keuangan
juga masih menghitung berapa lama APBN 2000 masih dapat menahan biaya,
akibat tertundanya kenaikan BBM.
Demikian Menteri Pertambangan dan Energi Susilo Bambang Yudhoyono di
Jakarta, Senin (22/5). "APBN 2000 ini sedang dikaji ulang oleh Departemen
Keuangan dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Kami menunggu," kata Mentamben.
Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/0005/23/UTAMA/kena14.htm

Pidato Habibie Diinterupsi MC
------------------
JAKARTA- Peluncuran The Habibie Center (THC) sangat istimewa. Pasalnya, LSM
yang didirikan mantan Presiden B.J. Habibie itu diresmikan Presiden
Abdurrahman Wahid. Yang hadir pun para tokoh, antara lain, mantan Presiden
Filipina Corazon C. Aquino. Cory diundang khusus oleh Habibie sebagai
keynote speaker dalam colloquium yang menjadi rangkaian acara peluncuran
THC.Acara yang diadakan di Jakarta Convention Center itu menunjukkan sosok
Habibie masih berpengaruh. Hampir seluruh pejabat teras hadir. Beberapa
menteri dan mantan menteri hadir. Sejumlah pakar luar negeri juga datang.
Mereka adalah Dr Dwight Y. King, Dr Harould Crouc, dan Philipe C.
Schimitter. Beberapa Dubes negara sahabat juga hadir.
THC yang pendiriannya digagas sejak Habibie lengser dari kepresidenan
tersebut dikelola orang-orang dekat ahli pesawat terbang yang lama menjadi
''murid'' Soeharto itu. Para pentolan THC itu adalah Dewi Fortuna Anwar,
Prof Muladi, Watik Pratiknya, Wardiman Joyonegoro, Rahardi Ramelan, Jimly
Ash-Shiddieqy, Marwah Daud Ibrahim, dan Ahmad Tirtosudiro.
Selengkapnya:
http://www.jawapos.co.id/dailynews/200005/23/Berita_Utama/1-THC.asp

Presiden: Menyejukkan, Kemenangan Regu Piala Thomas
---------------------
Jakarta, Kompas
Presiden Abdurrahman Wahid menyatakan gembira karena tim bulu tangkis
Indonesia dapat mempertahankan Piala Thomas dan merasa berbesar hati akan
upaya maksimal yang telah diperlihatkan tim Piala Uber.
"Ini adalah sebuah capaian yang sangat baik di saat kita menghadapi krisis
di hampir segala bidang. Capaian ini merupakan sesuatu yang menyejukkan
hati kita semua," ujar Presiden saat menerima tim bulu tangkis Indonesia di
Istana Merdeka, Senin (22/5) malam.
Selengkapnya: http://kompas.com/kompas-cetak/0005/23/UTAMA/pres01.htm

-------------- Luar Negeri --------------------
100 Tentara SLA Menyerah, Warga Serbu Zona Israel
-------------------------
BEIT YAHUN (AFP): Sekitar 100 anggota Tentara Lebanon Selatan (SLA), sekutu
Israel, meninggalkan Kota Bint Jbail di daerah zona Israel dan menyerah
kepada pasukan Lebanon di daerah perbatasan kota tersebut.
Kelompok milisi dari Bint Jbail bergabung dengan para anggota SLA di dekat
Desa Aanaita di Beit Yahun. Menyusul penyerahan itu, ratusan warga Lebanon
berbondong-bondong ke Beit Yahun dengan berkendaraan atau berjalan kaki
sejauh lima kilometer ke selatan.
Mereka bergabung dengan ribuan warga Lebanon lainnya yang sejak dua hari
terakhir telah menguasai kembali desa-desa di sektor tengah zona yang
dikuasai Israel setelah SLA mengosongkan tempat-tempat tersebut.
Selengkapnya:
http://www.mediaindo.co.id/detail_news.asp?id=2000052300371329

Estrada: Tak Perlu Undang-Undang Darurat
-------------------
Manila, Senin
Meski belakangan Filipina memanas diguncang rangkaian ledakan bom, tetapi
Presiden Joseph Estrada dengan rasa percaya diri menegaskan, tak perlu
berlebihan menghadapi aksi teror. "Kita tak perlu menyatakan pemberlakuan
undang-undang darurat atau mengerahkan kekuatan ekstra untuk menundukkan
terorisme. Kita cuma butuh kekuatan di bawah konstitusi saja," tandasnya,
Senin (22/5).
Estrada menolak menyebut jaringan kelompok mana saja yang terlibat dalam
aksi pemboman. Meski demikian Kepala Kepolisian Jenderal Panfilo Lacson
mengatakan, para penyelidik melihat kemungkinan terlibatnya
kelompok-kelompok politik yang ingin "Mengacaukan pemerintahan, menciptakan
destabilitas politik dan ekonomi".
Selengkapnya : http://kompas.com/kompas-cetak/0005/23/LN/est03.htm


"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke