'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Sabtu, 20 Mei 2000
================================
*Kaum Reformis Perlu Bersatu Pikirkan Strategi Baru Tekan Pemerintah
*Dua Tahun Lengsernya Soeharto
  8 Elemen Mahasiswa Turun ke Jalan
*Soal Koalisi PDIP-Golkar-Poros Tengah
  PDI-P Bingung, Golkar Belum Bicara
*Gus Dur Didesak Bubarkan Kabinet
*Gus Dur: Nggak Gampang Panggil Presiden
*Ambon Mencekam, Pengamanan Polisi Dihambat
------------ Luar Negeri -----------------------
- PM Korea Selatan Mundur
- Tyson Timbulkan Pertikaian Politik di Inggris Raya
- Virus baru ancam komputer di seluruh dunia
---------------------------------------------------

Kaum Reformis Perlu Bersatu Pikirkan Strategi Baru Tekan Pemerintah
------------------------------------------
TUNTUTAN atau cita-cita reformasi sampai kini dirasakan belum terpenuhi.
Masih banyak agenda reformasi yang belum tersentuh. Karena itu, salah
seorang dosen yang dulu kerap terjun dalam demonstrasi menuntut reformasi,
Drs. Chusmeru, M.Si., mengatakan mahasiswa dan kaum pejuang reformasi yang
dulu menumbangkan rezim Orba, perlu bersatu kembali. Mereka mesti berkumpul
untuk memikirkan model strategi baru ke depan untuk melanjutkan perjuangan
reformasi. Apakah strategi turun ke jalan masih efektif atau kini mengubah
strategi lewat jalur hukum ataukah membentuk kelompok penekan secara
politis, sehingga bisa menekan pemerintah dalam melaksanakan cita-cita dan
agenda reformasi itu. ''Kaum pejuang reformasi di Bali, khususnya, sudah
perlu berkumpul untuk mencari pemikiran ke depan dalam rangka tercapainya
cita-cita reformasi,'' ujar dosen PS D4 Pariwisata Unud itu.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/5/20/p2.htm

Dua Tahun Lengsernya Soeharto
8 Elemen Mahasiswa Turun ke Jalan
Reporter: Yogi Arief
--------------------------------
detikcom - Jakarta, Hari ini, Sabtu (20/5/2000). Genap dua tahun Soeharto
lengser dari kursi kepresiden yang telah didudukinya selam 32 tahun. Untuk
mengigatkan momen itu, delapan elemen mahasiswa akan turun ke jalan. Mereka
juga akan ke Cendana guna menuntut penyelesaian hukum atas dugaan KKN
Soeharto.
"Kami akan start sekitar jam 14.00 WIB," ungkap Adrian, aktivis Forkot yang
dihubungi detikcom di Jakarta pada 03.00 dini hari menjelang pagi. Selain
Forkot, disebutkan elemen mahasiswa yang akan ambil bagian dalam aksi itu
terdiri KAM Jakarta, LMND, KB UPN, KAM UBK, KB Ubara, Ampera dan GAS.
Selengkapnya:
http://www.detik.com/peristiwa/2000/05/20/2000520-063919.shtml

Soal Koalisi PDIP-Golkar-Poros Tengah
PDI-P Bingung, Golkar Belum Bicara
------------------------------------------------
Jakarta, Kompas
Pimpinan dua partai besar pemenang Pemilu 1999, PDI Perjuangan (PDI-P) dan
Partai Golkar, menyatakan, belum membicarakan kemungkinan koalisi antara
PDI-P, Partai Golkar, dan Poros Tengah. Kalaupun ada upaya yang disebut
"koalisi", itu dalam pengertian upaya bersama mengajukan hak interpelasi
dari Fraksi PDIP dan F-Partai Golkar DPR menyangkut keputusan Presi-den
memecat Laksamana Sukardi dan Jusuf Kalla.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpina Pusat (DPP) PDI-P Sutjipto kepada
wartawan usai rapat F-PDIP DPR, Jumat (19/5), mengatakan, PDI-P belum
membicarakan soal koalisi antarpartai ini. "Terus terang saya bingung kalau
dengar pernyataan Pak Amien. Sering berubah. Lebih baik saya tidak
mengomentari," kata Sutjipto
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0005/20/UTAMA/pdi01.htm

Gus Dur Didesak Bubarkan Kabinet
------------------------------------------
Jakarta (Bali Post) -
Puluhan mahasiswa, pelajar dan buruh yang tergabung dalam Front Indonesia
Semesta (FIS), Jumat (19/5) kemarin melakukan demo ke Istana Merdeka.
Mereka mendesak kepada Presiden Gus Dur untuk membubarkan Kabinet Persatuan
Nasional, karena dinilai tidak mampu menjalankan agenda pemulihan nasional.
Menurut koordinator aksi, Firman, Kabinet Persatuan Nasional di bawah Gus
Dur ternyata belum mampu menciptakan situasi dan kondisi kebangsaan yang
kondusif dalam berbagai bidang. Ini dapat dilihat dari tidak seriusnya
kabinet dalam menyelesaikan berbagai krisis di negeri ini. Ekonomi makin
memburuk, rupiah kian melemah, dan konflik-konflik sosial masih saja
berlangsung. ''Gus Dur mungkin berhasil melakukan misi diplomatiknya ke
luar negeri, tetapi kenyataannya di dalam negeri belum menunjukkan arah
perbaikan,'' kata Firman.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/5/20/p7.htm

Gus Dur: Nggak Gampang Panggil Presiden
------------------------------------------------
Mataram - 20 May 00 09:04 WIB (Astaga.com)
Presiden Abdurahman Wahid menegaskan bahwa tidak mudah bagi DPR untuk
menggunakan hak interpelasi. "Nggak gampang panggil Presiden. Memangnya
apaan. Presiden tidak di atas DPR..., DPR juga tidak di bawah Presiden,"
kata Gus Dur di Bandara Selaparang, Mataram, NTB, Jumat (19/5) sore.
Penegasan ini dilontarkan Gus Dur menanggapi pertanyaan wartawan berkaitan
dengan rencana anggota DPR untuk menggunakan hak interpelasinya.
Sampai kemarin, paling tidak sudah 230 anggota DPR menandatangani daftar
anggota yang ingin menggunakan hak interpelasi untuk meminta penjelasan
langsung dari Presiden tentang pencopotan Laksamana Sukardi dan Yusuf Kalla
dari posisi Menteri PBUMN dan Menperindag.
Para anggota Dewan menilai alasan Gus Dur bahwa Laksamana dan Yusuf dipecat
karena melakukan KNN berbau fitnah. Selengkapnya:
http://www.astaga.com/Article/0,4536,16746,00.html

Ambon Mencekam, Pengamanan Polisi Dihambat
------------------------------------------------
Jakarta (Bali Post) -
Situasi di Ambon sampai Jumat (19/5) sore kemarin masih mencekam. Selain
massa merusak rumah ibadah, kelompok yang bertikai juga mulai menghambat
upaya pengamanan yang dilakukan pihak kepolisian. ''Pimpinan kantor polisi
di sana (Ambon) di samping sibuk melakukan pengamanan situasi, juga sibuk
melindungi kantornya dari kemungkinan serangan kelompok yang bertikai,''
ujar Wakadispen Polri Kolonel Dedy Komarudin kepada pers di Jakarta, Jumat
kemarin.
Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/5/20/p6.htm

------------ Luar Negeri -----------------------

PM Korea Selatan Mundur
-------------------------------
Seoul, Jumat
Perdana Menteri (PM) Korea Selatan (Korsel) Park Tae-Joon mengundurkan
diri, dua hari setelah putusan pengadilan yang menyatakan ia terbukti
melakukan penghindaran pajak atas perusahaan real-estatnya.
Pengumuman pengunduran diri itu dilakukan, Jumat (19/5) pagi, beberapa saat
setelah pertemuan dengan Presiden Kim Dae-Jung, pimpinan reformis yang
menjadikan perbaikan standar etika kehidupan publik, salah satu sasaran
utama tugas kepresidenannya.
"Presiden Kim menerima surat pengunduran diri Park. Menteri Keuangan dan
Ekonomi Lee Hun-Jai akan bertindak sebagai Perdana Menteri sementara,
sampai ditunjuk PM baru awal pekan depan," kata jubir kepresidenan, Park
Joun-Young.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0005/20/LN/pmko02.htm

Tyson Timbulkan Pertikaian Politik di Inggris Raya
--------------------------------------------
Mike Tyson, "bad boy" dunia tinju, rupanya manusia segala dimensi.
Eksistensinya telah menimbulkan polemik dalam dunia olahraga, merambat
hingga ke perbincangan sosial dan moral, bahkan kini ia menjadi bahan
polemik seru dalam dunia politik di Inggris Raya.
Pemimpin Partai Nasional Skotlandia, Alex Salmond, mengecam Menteri Dalam
Negeri Skotlandia Jack Straw atas sikapnya yang tidak mempermasasalahkan
kedatangan "the Iron ke negara itu untuk bertarung bulan depan. Sementara
PM Inggris, Tony Blair justru mendukung Straw.
Selengkapnya: http://www.astaga.com/Article/0,4536,16714,00.html

Virus baru ancam komputer di seluruh dunia
Laporan Charles P Manurung
------------------------------------
satunet.com - Suatu virus komputer yang lebih dahsyat dari Love Bug
diperkirakan mengancam komputer-komputer di seluruh dunia.
Perusahaan-perusahaan yang memantau virus mengatakan sejauh ini baru
segelintir pihak yang melaporkan hal ini kepada mereka. Tapi mereka sudah
menduga bahwa virus ini memiliki potensi untuk menyebar dengan cepat dan
menimbulkan kerusakan yang hebat.
"Segala sesuatu dalam komputer akan hancur," ujar Vincent Weafer, Direktur
pusat penelitian virus Symantec. Yang paling mengkhawatirkan adalah virus
ini mampu 'menyelinap' dari program-program pelacak virus tradisional.
Selengkapnya : http://satunet.com/artikel/isi/00/05/20/15673.html


"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke