''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' SARI BERITA : Rabu, 17 Mei 2000 ================================ @Rabu Pagi, Ambon Masih Rusuh @Wiranto Resmi Mundur sebagai Menko Polkam @Tuduhan KKN Mengada-ada, Gus Dur Pertahankan Gus Im di BPPN @Usulan Menteri Pertama Undang Pro dan Kontra @Pemerintah Ajak Perang Terbuka Melawan Pasar @AS Prihatin Terpuruknya Rupiah ------------ Luar Negeri ----------------------- $ Sedikitnya Enam Tewas dan Ratusan Luka-luka. Arab-Israel Bentrok Berdarah $ Kesadaran Sang Mahathir $ Perang Baru yang Bawa Kehancuran Ancam Balkan --------------------------------------------------- Rabu Pagi, Ambon Masih Rusuh Reporter: Lukmanul Hakim -------------------------------------- detikcom - Jakarta, Suasana Ambon, Rabu pukul 07.00 Wib (17/5/2000) masih rusuh. Sebelumnya hingga Selasa malam kondisi Ambon sempat panas. Sedikitnya dua orang tewas dan sepuluh warga sipil dan satu aparat keamanan menderita luka tembak ketika terjadi konflik di kawasan perbatasan desa Batumerah dan Mardika, Kecamatan Sirimau (Kodya Ambon). Menurut Rusdi Salam seorang sukarelawan Posko Keadilan di Ambon yang dihubungi detikcom via telepon Rabu pukul 07.00 Wib rusuh di Mardika ini disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas di Larier, Kecamatan Baguala (Kodya Ambon) yang menewaskan Nyong Ferdinandus. Truk yang menabrak korban lari, sedangkan satu penumpangnya diduga terjatuh dan belum diketahui nasibnya. Selengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/2000/05/17/2000517-072428.shtml Wiranto Resmi Mundur sebagai Menko Polkam ------------------------------------------------------- Jakarta, Kompas Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal Wiranto (nonaktif), Selasa (16/5), secara resmi menyatakan mengundurkan diri sebagai Menko Polkam. Keputusan pribadi ini tidak terkait dengan pemeriksaan dirinya sebagai saksi dalam kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Timor Timur (Timtim). "Dengan didasari pemahaman yang mendalam terhadap nilai moral kebangsaan dan keprajuritan yang telah saya renungkan secara mendalam dalam beberapa bulan ini dan tidak terkait dengan pemeriksaan hari ini, serta untuk membulatkan kembali kinerja Kabinet Persatuan Nasional yang terganggu atas penonaktifan saya selama kurang lebih empat bulan ini, maka saya mengambil keputusan untuk mengundurkan diri sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan," kata Wiranto dalam jumpa pers usai diperiksa tim penyidik gabungan kasus pelanggaran HAM Timtim di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan. Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0005/17/UTAMA/wira01.htm Tuduhan KKN Mengada-ada, Gus Dur Pertahankan Gus Im di BPPN --------------------------------------------------------------------------- ----- JAKARTA (Media): Presiden Abdurrahman Wahid tetap mempertahankan keberadaan adik kandungnya, Hasyim Wahid, yang akrab dipanggil Gus Im, sebagai staf ahli Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dan meminta tidak perlu mempermasalahkan tuduhan KKN terhadapnya. Hal tersebut disampaikan Gus Dur di Istana Merdeka Jakarta, kemarin. Menurut Gus Dur, tuduhan KKN itu terlalu mengada-ada. Sebab, kehadiran adik kandungnya itu di BPPN semata-mata dilakukan untuk membantu tugas BPPN dalam merestrukturisasi kredit macet. ``Menurut saya itu wajar saja. Ribut di koran kayak mau kiamat saja, Padahal tidak ada apa-apa, itu sifatnya membantu,`` ujar Gus Dur. Presiden mengatakan dirinya tahu pengusaha yang masuk BPPN itu bandel-bandel, karena itu Gus Im perlu membantu Kepala BPPN Cacuk Sudarijanto. Selengkapnya: http://www.mediaindo.co.id/detail_news.asp?id=2000051708580070 Usulan Menteri Pertama Undang Pro dan Kontra ---------------------------------------------------------- JAKARTA - Usul Dewan Pertimbangan Agung (DPA) agar Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengangkat menteri pertama menimbulkan pro dan kontra. Ketua MPR Amien Rais setuju pengangkatan menteri pertama dalam kabinet Gus Dur. Tapi Ketua DPR Akbar Tanjung, Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno, Menteri Pertahanan Juwono Soedarsono, dan mantan menteri transmigrasi dan PPH Siswono Yudohusodo tak setuju. Pengangkatan menteri pertama, kata Amien kepada wartawan di Jakarta seusai menerima Wan Azizah Wan Ismail, Selasa, membuat Presiden dapat berkonsentrasi pada masalah-masalah besar. Masalah-masalah yang mendetail dan lebih terperinci dapat ditangani menteri pertama. Selengkapnya: http://www.suaramerdeka.com/harian/0005/17/nas3.htm Pemerintah Ajak Perang Terbuka Melawan Pasar ---------------------------------------------------------- Kebijakan intervensi bank-bank pemerintah di pasar uang hanya akan memancing kehadiran spekulan besar. Bahkan, isyarat ini akan diterima sebagai perang terhadap pasar dan akibatnya bukan tidak mungkin akan membuat posisi rupiah semakin terpuruk. Memang, sekarang ini spekulan besar belum masuk. Namun, kalau pemerintah menantang akan melakukan intervensi, besar kemungkinan mereka akan masuk. Dan, kalau pemerintah mengajak perang terhadap pasar, kita jelas kalah. Apalagi dengan ukuran keuangan yang kita miliki saat ini. Selengkapnya: http://www.republika.co.id/2005/17/18975.htm AS Prihatin Terpuruknya Rupiah --------------------------------------- WASHINGTON-Pemerintah Amerika Serikat ternyata menaruh perhatian terhadap kondisi ekonomi Indonesia yang belum segera pulih. Bahkan, pemerintahan Paman Sam itu juga ikut memperhatikan nilai tukar rupiah yang terus terpuruk terhadap dolar AS belakangan ini.Perhatian itu terungkap dalam pembicaraan empat mata antara Menlu RI Dr Alwi Shihab dan Menlu AS Madelein K. Albright. Pertemuan antarkedua Menlu tersebut berlangsung di Gedung Deplu-AS, Washington DC, Senin sore waktu setempat atau Selasa dini hari WIB. Wartawan Jawa Pos di Washington Ramadhan Pohan melaporkan, Albright ternyata ikut prihatin atas persoalan ekonomi yang menimpa Indonesia. Karena itu, dia minta agar pemerintah melakukan refleksi mengenai persoalan-persoalan tersebut. Selengkapnya: http://www.jawapos.co.id/dailynews/200005/17/Berita_Utama/1-POHAN.asp ------------ Luar Negeri ----------------------- Sedikitnya Enam Tewas dan Ratusan Luka-luka. Arab-Israel Bentrok Berdarah --------------------------------------------------- GAZA CITY (AFP): Bentrokan berdarah antara demonstran Palestina dan pasukan Israel memasuki hari kelima, kemarin, menewaskan sedikitnya tujuh orang dan ratusan lainnya luka-luka. Unjuk rasa yang merebak di Tepi Barat dan Jalur Gaza itu dilakukan warga Palestina untuk memperingati apa yang mereka sebut An-Nakba (malapetaka), yakni hilangnya ratusan ribu tempat tinggal warga Palestina akibat pembentukan negara Israel 52 tahun lalu. Dalam aksi unjuk rasa pada hari kelima, kemarin, di Al-Bireh, Tepi Barat, sedikitnya 26 orang luka-luka ketika massa bentrok dengan pasukan Israel. Sehari sebelumnya, Senin, bentrokan antarkedua pihak menyebabkan empat warga Palestina tewas dan ratusan orang lainnya luka-luka. Kantor berita Palestina AFA, melaporkan bahwa dua anak tewas ketika Israel memburu mereka di Qalqilya, dekat Tepi Barat. Lima belas tentara Israel juga mengalami luka-luka dalam pertikaian Senin itu. Bentrokan ini merupakan kekerasan terburuk di daerah itu sejak beberapa tahun terakhir. Selengkapnya: http://www.mediaindo.co.id/detail_news.asp?id=2000051708575319 Kesadaran Sang Mahathir ------------------------------- PERDANA Menteri (PM) Mahathir Mohamad (74) tiba-tiba mengalihkan fokus perhatiannya, untuk secara sungguh-sungguh memajukan partai yang dipimpinnya dan akan meninggalkan sejumlah pekerjaan pemerintahan yang membuat dirinya sibuk. Kesibukan Mahathir sebagai PM membuat partai yang dipimpinnya, Organisasi Nasional Melayu Bersatu (United Malays National Organization/UMNO)-yang kini berusia 54 tahun-hampir ditenggelamkan partai oposisi. Untung saja bersama partai koalisinya, UMNO masih menang dalam pemilihan umum yang lalu. Padahal UMNO-lah kendaraan politik yang membawa Mahathir duduk di kursi PM sejak 19 tahun silam. UMNO yang membuat Mahathir dikenal oleh para pemimpin dunia. Kecaman-kecaman pedasnya terhadap Barat didengar dan ditanggapi. "Saya sudah cukup populer," katanya. Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0005/17/LN/kesa03.htm Perang Baru yang Bawa Kehancuran Ancam Balkan ------------------------------------------------------------- TOKYO - Eropa bagian tenggara menghadapi ancaman perang baru yang menghancurkan, jika masyarakat internasional tidak berhasil menciptakan tatanan politik stabil di wilayah tersebut, kata utusan PBB untuk Balkan Carl Bildt, Selasa kemarin. Dalam pidato bernada pesimistis pada konferensi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Jepang di Tokyo, Bild mengatakan kestabilan kawasan Balkan masih jauh dari sasaran, kendati ada upaya diplomatis serius selama satu dasawarsa belakangan. Bosnia belum menyetujui peraturan pemilihan umum, lima tahun setelah perang saudara di negeri itu usai, sementara lebih dari 1,5 juta pengungsi belum dapat pulang ke rumah mereka sekalipun pertempuran telah berakhir di Kroatia dan Bosnia-Hercegovina. Selengkapnya : http://www.suaramerdeka.com/harian/0005/17/int7.htm "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
