'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Sabtu, 17 Juni 2000
================================
<>Korban gempa di penampungan mulai terserang penyakit
<>Konspirasi politik sengaja ingin geser Gus Dur, Golkar terlibat?
<>Agus WK Tetap, Saurip Kadi Tergeser
<>Anak Soeharto Minta Jaminan
<>Kasus Soeharto Sangat Dilematis
<>Wakil Ketua DPR Muhaimin Dituntut HMI Agar Minta Maaf

--------- Luar Negeri ---------------
@ Bill Gates Belum Berhasil Mewujudkan Impian
@ Jerman akan Tutup Semua PLTN
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Korban gempa di penampungan mulai terserang penyakit
-------------------------------------------------------------------
satunet.com - Banyak korban gempa bumi di Bengkulu, terutama anak-anak,
yang saat ini ditampung di tenda-tenda darurat mulai terserang berbagai
macam penyakit akibat buruknya sistem sanitasi.
Berdasarkan pantauan satunet.com di lokasi penampungan Jumat, di lokasi
penampungan korban gempa di daerah Kuala Lempuing, yaitu daerah yang
termasuk paling parah diguncang gempa, telah mulai telah timbul gejala
penyakit seperti flu, diare, masuk angin, infeksi tenggorokan dan berbagai
penyakit lainnya. Kebanyakan yang terserang penyakit itu adalah anak-anak.
Selengkapnya: http://satunet.com/artikel/isi/00/06/16/18264.html

Konspirasi politik sengaja ingin geser Gus Dur, Golkar terlibat?
---------------------------------------------------------------------------
satunet.com - Sejumlah elite politik disinyalir secara sengaja melakukan
konspirasi untuk menjatuhkan Presiden Abdurrahman Wahid pada Sidang Umum
MPR Agustus.
Wakil ketua Pengurus Pusat Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa Ir Tari
Siwi Utami mengakui ada pihak elit yang sengaja dengan menggunakan akal
bulus berupaya menggeser posisi Presiden Gus Dur. "Mereka sendiri
hakikatnya ingin menjadi presiden menggantikan Gus Dur. Saya tahu persis
bagaimana pihak-pihak tertentu itu sesungguhnya ingin tampil sendiri jadi
presiden. Ini model konspirasi politik yang harus segera dicegah," ujarnya
di Jakarta Jumat.
Selengkapnya: http://satunet.com/artikel/isi/00/06/17/18263.html

Agus WK Tetap, Saurip Kadi Tergeser
----------------------------------------------
Jakarta, Kompas
Mutasi di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) diumumkan hari Jumat
(16/6). Letjen Agus Wirahadikusumah yang disebut-sebut dalam "Dokumen
Bulakrantai" tetap menduduki jabatannya sebagai Panglima Komando Cadangan
Strategis TNI Angkatan Darat (Kostrad), tetapi Asisten Teritorial Kepala
Staf TNI AD (Aster KSAD) Mayjen Saurip Kadi tergeser menjadi perwira tinggi
Markas Besar (Mabes) TNI AD untuk diproyeksikan menjadi pengurus Yayasan
Kartika Eka Paksi (YKEP).
Tidak seperti pengumuman mutasi-mutasi TNI sebelumnya, Kepala Pusat
Penerangan (Puspen) TNI Marsekal Muda Graito Usodo tidak mengumumkan
nama-nama perwira tinggi TNI yang dimutasi. Ia hanya membagi-bagikan
fotokopi salinan Surat Keputusan (Skep) Panglima
TNI Nomor Skep/608/VI/2000 tanggal 14 Juni 2000 tentang pemberhentian dari
dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI, kepada wartawan.
Keputusan ini keluar setelah Panglima TNI memperhatikan hasil sidang Dewan
Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) Bidang Jabatan tanggal 6 Juni
2000.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0006/17/utama/agus01.htm

Anak Soeharto Minta Jaminan
Gus Dur: Negosiasi Harta Hampir Rampung
Marzuki Bantah Sendiri Keterangannya
------------------------------------------------
TEHERAN - Presiden Abdurrahman Wahid kembali mengungkapkan, saat ini sudah
terdapat tanda-tanda mengenai bakal tercapainya kesepakatan antara
Pemerintah Indonesia dan keluarga Soeharto tentang penanganan harta mantan
presiden kedua RI itu.
"Mereka (putra-putri Soeharto -Red) minta saya untuk membuat jaminan
tertulis bahwa keluarga tidak akan diapa-apakan setelah menyerahkan harta
kekayaan tersebut," kata Gus Dur di Teheran, Iran, Kamis malam.
Ketika mengadakan pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Iran, Gus Dur
mengemukakan, keluarga Soeharto bersedia menyerahkan harta kekayaan ayahnya
yang diduga didapat dengan cara-cara tidak sah kepada pemerintah.
Selengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/0006/17/nas1.htm

Kasus Soeharto Sangat Dilematis
---------------------------------------
Reporter: Nenden NF
detikcom - Yogyakarta, Penyelesaian kasus Soeharto sangat dilematis. Selain
proses hukum yang rumit, ada usulan Soeharto menyerahkan hartanya dan
dimaafkan. Menurut Pakar Hukum Mahfud MD, opsi kedua merupakan pilihan
terbaik diantara yang terburuk.
"Bisa jadi pilihan kedua merupakan pilihan terbaik diantara yang terjelek
bagi pemerintah. Ini pilihan dilematis bagi pemerintah RI. Saat ini, itu
pilihan yang terbaik sebagai jalan rekonsiliasi," ujar Mahfud saat
dihubungi detikcom di Yogyakarta, Jum'at (16/6/2000).
Selengkapnya:
http://www.detik.com/peristiwa/2000/06/17/2000617-012403.shtml

Wakil Ketua DPR Muhaimin Dituntut HMI Agar Minta Maaf
-----------------------------------------------------------------------
JAKARTA, Mandiri - Sejumlah aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Jumat
(16/6) mendatangi Gedung DPR dan meminta bertemu Wakil Ketua DPR Muhaimin
Iskandar sehubungan pernyataannya yang dianggap mendiskreditkan HMI tanpa
disertai bukti-bukti yang jelas.
"Mestinya, ungkapan yang bersifat sektarian atau mendiskreditkan kelompok
tertentu yang berdampak negatif bagi terciptanya kerjasama antar elemen
bangsa dihindari. Karena itu sikap Muhaimin yang nyata-nyata bertentangan
dengan penyelesaian agenda-agenda reformasi total tak pantas dilontarkan,"
kata Firman selaku jurubicara mereka.
Dalam pernyataan sikapnya, HMI meminta Muhaimin minta maaf kepada HMI dan
melakukan klarifikasi terhadap media massa. Wakil Ketua Dewan juga diminta
untuk melakukan introspeksi dan membangun kesadaran serta kematangannya
sebagai politisi, dan Wakil Ketua DPR yang seharusnya "problem solver",
bukan "trouble maker."
Selengkapnya:
http://www.mandiri.com/ASPs/Fullstory1.asp?NewsID=POL20000616002

----------------- Luar Negeri ----------------------
Bill Gates Belum Berhasil Mewujudkan Impian
-------------------------------------------------------
TOKYO - Orang terkaya dunia, yang mengelola bisnis sukses dan dikaruniai
keluarga bahagia dengan seorang istri dan dua anak, ternyata masih
menginginkan yang lain.
Bill Gates, pendiri perusahaan perangkat lunak terbesar dunia Microsoft
Corp, mengatakan kepada kelompok mahasiswa di Tokyo kemarin, dia masih
belum memenuhi daftar tujuan hidupnya, dengan privasi atau kebebasan
pribadi sebagai urutan pertama daftar keinginannya.
Ditanya apa lagi yang diinginkan dalam hidupnya, Gates menjawab, "kebebasan
pribadi''.
Gates, yang dinobatkan sebagai orang terkaya dunia oleh majalah Forbes,
mengatakan dia masih belum mewujudkan impiannya untuk membuat perangkat
lunak yang mudah digunakan, dan masa depan dirinya dan perusahaan akan
terus memproduksi perangkat-perangkat lunak yang bagus.
Selengkapnya: Selengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/0006/17/int3.htm

Jerman akan Tutup Semua PLTN
---------------------------------------
Berlin, Jumat
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Jerman akan mulai ditutup tahun
2002, menyusul sebuah kesepakatan oleh pemerintah dan industri energi untuk
mengakhiri penggunaan energi atom negara itu, kata Menteri Lingkungan
Jerman hari Kamis (15/6).
Sebuah kesepakatan yang dicapai oleh Kanselir Gerhard Schroeder dan
pejabat-pejabat PLTN hari itu-setelah negosiasi selama lebih dari
setahun-memperkirakan penutupan PLTN terakhir dalam waktu 20 tahun.
Pemerintah kiri-tengah Schroeder mengambil alih kekuasaan tahun 1998 dengan
sebuah janji untuk merundingkan diakhirinya tenaga nuklir-sebuah isu yang
ditekankan oleh mitra koalisi kanselir itu, Partai Hijau, yang merupakan
partai lingkungan hidup.
Selengkapnya: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0006/17/LN/jerm02.htm

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke