''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' SARI BERITA : Jumat, 7 Juli 2000 ================================ ^ Kasad: Fokuskan Pengamanan Pusat Pemerintahan ^ Elite Politik bak Berebut Tulang ^ Amien Juga Agar Puasa Bisu ^ Nasib DPA ditentukan bulan Agustus ? ^ Ada apa Marzuki Darusman ? ^ Antisipasi Darurat Militer Dua Batalyon Dikirim ke Maluku ///////////////////////////////////////// Kasad: Fokuskan Pengamanan Pusat Pemerintahan ---------------------------------------------------------- Bandung (Bali Post) - Kasad Jenderal Tyasno Sudarto -- berkenaan dengan pengeboman gedung Kejaksaan Agung -- mengatakan agar aparat keamanan, khususnya polisi, memfokuskan pengamanan pusat-pusat pemerintahan. ''Melihat gejala seperti ini, saya pikir sudah waktunya pihak kepolisian lebih memfokuskan pengamanan gedung-gedung pusat pemerintahan dan tempat-tempat berkumpulnya elite politik seperti DPR/MPR,'' katanya seusai memimpin serah terima tiga jabatan di lingkungan TNI-AD di Bandung, Kamis (6/7) kemarin. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/7/7/p6.htm Elite Politik bak Berebut Tulang --------------------------------------- Memang elite politik kini tengah bertarung. Tensi politik meninggi makin hari. Sebuah perhelatan akbar, yakni Sidang Umum Tahunan MPR segera digelar. Inilah momen bagi para elite untuk berebut posisi puncak kekuasaan. Berbagai cara ditempuh, beragam strategi diasah. Dalam suasana seperti inilah, manusia sering hilang perasaannya; dan memang, tiap godaan kekuasaan sering tak peduli pada air mata. Padahal, rakyat sedang menangis. Sudah sekian lama mereka ditimpa badai krisis ekonomi. Kini tak juga ada tanda-tanda pulih. Bahkan, berita terakhir, nilai rupiah atas dolar AS, sebagai salah satu indikasi terpuruknya perekonomian bangsa, terus anjlok. Rupiah menembus angka di atas 9.000 per dolar AS. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/7/7/p10.htm Amien Juga Agar Puasa Bisu Kalau Bereaksi Tidak Mengecek --------------------------------------- Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB), mengemukakan, Ketua MPR Amien Rais seharusnya tidak hanya mengimbau Presiden untuk puasa bisu. "Pak Amien juga ikut puasa karena tanggung jawab negara harus dipikul bersama," katanya di Jakarta, Kamis. "Pak Amien itu selalu bereaksi terhadap pernyataan yang belum dicek akurasinya sehingga sering menanggapi sesuatu berdasarkan cerita burung," kata Muhaimin kepada pers ketika menanggapi pernyataan Amien yang minta Presiden Abdurrahman Wahid puasa bisu. Menurut Muhaimin, pernyataan Amien tersebut seolah menuduh Gus Dur pembuat situasi politik menjadi tidak menentu, padahal para elit politik juga sering mengeluarkan pernyataan yang meresahkan (Japos, 07/07). "Pak Amien juga dapat dianggap menjadi salah satu elemen yang membuat keruh suasana, padahal sebagai Ketua MPR, beliau seharusnya tidak banyak bicara selain soal keputusan kelembagaan MPR," tegas Muhaimin. Selengkapnya: http://www.koridor.com/artikel.php3?in_no=5189 Nasib DPA ditentukan bulan Agustus ? ---------------------------------------------- satunet.com - Keinginan untuk membubarkan Dewan Pertimbangkan Agung (DPA) tergantung kepada keputusan sidang tahunan MPR bulan Agustus. Ketua DPA Achmad Tirto Sudiro menjelaskan usul untuk membubarkan DPA semuanya terserah MPR. "Yang jelas kalau mau dibubarkan UUD juga harus diamandemen," kata Tirto usai acara seminar di Jakarta, Kamis. Tirto menilai keinginan kelompok masyarakat termasuk DPR agar DPA dibubarkan sangat disayangkan. Sebab keberadaan DPA selama ini cukup memberikan kontribusi terhadap pekerjaan presiden. "DPA sudah ada semasa jaman kemerdekaan. Kenapa harus dibubarkan," ujar Tirto bertanya. Selengkapnya: http://satunet.com/artikel/isi/00/07/07/20065.html Ada apa Marzuki Darusman ? ----------------------------------- satunet.com - Konferensi pers yang diadakan Jaksa Agung Marzuki Darusman Kamis sore di Ruang Pradana gedung utama Kejagung masih menyisakan tanda tanya di benak wartawan. Kenapa Marzuki bilang A, Kapolri bilang B? Ada apa ? Tidak seperti biasanya, dalam konferensi pers itu Marzuki tampak tertekan. Ia meralat berita di media massa yang menyebutkan bahwa bom yang ditemukan pada hari Rabu jam 12.30 ada dua buah. Menurut Marzuki, atas informasi dari pihak kepolisian, jumlah bom yang ditemukan pada hari Rabu itu hanya satu buah. Selengkapnya: http://satunet.com/artikel/isi/00/07/07/20069.html Antisipasi Darurat Militer Dua Batalyon Dikirim ke Maluku ---------------------------------------------------------------------- Panglima TNI Laksamana Widodo AS mengungkapkan, Mabes TNI segera mengirim dua batalyon pasukan tambahan dari Kostrad dan Kodam IV/Diponegoro, guna membantu melakukan razia senjata dari kelompok masyarakat yang bertikai di Maluku. "Dua batalyon pasukan itu akan segera diberangkatkan ke Maluku, dan secepatnya akan tiba di daerah penugasan agar kondisi Maluku dapat dikendalikan," ujar Widodo seusai menjadi inspektur upacara pada acara serah terima jabatan Danjen Akademi TNI dari Laksdya TNI Bambang Suryanto kepada penggantinya, Marsekal Muda TNI Chappy Hakim, di Mako Akademi TNI Cilangkap, kemarin. Selengkapnya: http://www.koridor.com/artikel.php3?in_no=5197 "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
