************************** Laporkan Situasi lingkungan <[EMAIL PROTECTED]> Atau Hub Eskol Hot Line Telp: 031-5479083/84 ************************** Para pembaca yang budiman, Melengkapi informasi yang kami postingkan kemarin dari koridor.com berikut ini informasi tambahan yang dikutip dari : Harian Telegraf, Rabu, 5 Juli 2000, hal 1. Kita berharap aparat lebih tegas dalam menangani masalah ini. Salam, Redaksi Eskol Net ---------------------- ENAM KARUNG BAJU LASKAR JIHAD DI AMANKAN ------------------------------------------------------------------ Rencana kapal motor Obistar yag membawa ribuan senjata dan granat dari Ternate dengan tujuan Tobelo berhasil ditangkap KRI Multa Tuli milik TNI Angkatan Laut, Minggu (2/7). Begitu pula muatan penumpang yang diduga berasal dari kelompok pasukan Jihad. Diantara ribuan peralatan tadi petugas menemukan enam karung baju Jihad di kapal motor tersebut. Menurut komandan KRI Multa Tuli, Lelkol Laut (P) Agus Subagyo, KM Obistar ditangkap saat patroli laut. Bertepatan juga KRI Multa Tuli sedang mencari KM Cahaya Bahari yang dikabarkan hilang, beberapa hari lalu. Alat perang yang diamankan KRI Multa Tuli berupa, senjata rakitan laras panjang sebanyak 185 pujuk, senjata rakitan laras pendek sebanyak 74 pucuk, parang/pedang sebanyak 372 buah. Barang bukti berupa peralatan perang telah diamankan di Pangkalan TNI AL Samuel Languyu Bitung. (lihat boks/Daftar Peralatan perang yang dimuat KM Obistar). Pada tanggal 2 Juli lalu sekitar pukul 17.20 wita berhasil dimusnahkan bom rakitan besar sebanyak 218 buah, bom rakitan kecil sebanyak 14 buah, bom molotov sebanyak empat buah, dan anak panah sebanyak 4105 buah. Sebelumnya juga KRI Multa Tuli telah memusnahkan bom rakitan kecil sebanyak 62 buah, bom rakitan besar sebanyak 10 buah, dan bom molotov sebanyak tiga buah. Pemusnahan itu dilakukan tanggal 22 Juni lalu sekitar pukul 18.45 wita. Dimusnahkan peralatan perang itu, kata Agus karena sangat berbahaya bagi keamanan petugas kapal perang. Sebab setelah dideteksi barang-barang itu harus dimusnahkan secepatnya. "Ini dilakukan demi keselamatan petugas KRI Multa Tuli", tegas Agus pada Telegraf, diruang kerjanya di KRI Multa Tuli, kemarin. KRI Multa Tuli berada di Pangkalan TNI AL Samuel Languyu Bitung berkaitan pencarian KM Cahaya Bahari dan patroli laut di beberapa wilayah di Maluku Utara dan sekitarnya. Dijelaskan, Komandan KRI Multa Tuli, Letkol Laut (P) Agus Subagyo, dalam Operasi di KM Obistar ditangkap juga seorang pria yang mengaku sebagai pemimpin Laskar Jihad di Maluku bernama Rusdi Danobayang, SE. Rusdi adalah lulusan Fakultas Ekonomi Patimura dan tercatat sebagai anggota HMI. DIPAKSA Sementara itu, kata komandan Gugus Keamanan Laut Timur (Guskamlatim), Laksamada Pertama Djoko Sumaryono mengatakan informasi yang diterima dari pemilik KM Obistar bahwa kapal tersebut menolak memuat sejumlah senjata dan granat. Namun karena sudah dipaksa penumpang terpaksa dituruti. "Dari pengakuan pemilik kapal tak mengi zinkan kapal tersebut mengangkut senjata dan granat. Apalagi dipakai untuk kerusuhan di Tobelo Maluku Utara", jelas Djoko. Meski begitu, dia mengharapkan, kelompok yang bertikai di Maluku Utara segera mengakhiri pertikaian. Dan kembali bergandengan tangan satu sama lain. Sebab tidak ada gunanya bertikai hingga terjadi kerusuhan. "Semua rugi. Tak ada yang menang dan kalah. Persatuan dan kesatuan negera RI harus dijaga." himbau Djoko sekali lagi. Sumber : Harian Telegraf, Rabu, 5 Juni 2000, hal 1 dan 11 DAFTAR PERALATAN PERANG YANG DIMUAT KM OBISTAR 1. Senjata rakitan laras panjang sebanyak 185 pucuk 2. Senjata rakitan laras pendek 74 pucuk 3. Pedang/parang 372 buah 4. Pisau 52 buah 5. Katepel 119 buah 6. Anak panah 2112 buah 7. Bom rakitan berukuran besar 219 buah 8. Bom rakitan berukuran kecil 5 buah 9. Granat 1 buah 10. Bom molotov 4 buah 11. Amunisi 1689 butir 12. Amunisi senapan angin 6 koyak 13. Amunisi pistol 239 butir 14. Amunisi 12,7 6 butir 15. Kelongsong 32 butir 16. Hampa 13 butir 17. Granat nanas 1 buah 18. Baju laskar Jihad 6 karung Sumber : KRI Multa Tuli milik TNI AL. Dikutip dari : Harian Telegraf, Rabu, 5 Juli 2000, hal 1 "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
