''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' SARI BERITA : Jumat, 21 Juli 2000 ================================ <>DPR Sejak Awal Curang Presiden Tidak Perlu Minta Maaf <>Riswandha: Gus Dur Perbesar Peluang SI MPR <>Hendardi: Interpelasi Dijadikan 'Ajang Cuci Baju Kotor' Parpol <>PARTAI GOLKAR BELUM NYATAKAN DIRI SEBAGAI OPOSAN +++++++++++++++++++++++ DPR Sejak Awal Curang Presiden Tidak Perlu Minta Maaf ------------------------------- Pengamat politik dari UI, Arbi Sanit; menilai DPR sejak awal bertindak curang. Dewan telah menggunakan hak interpelasi mengatasnamakan kepentingan bangsa, padahal hanya untuk membela mati-matian dua orang anggota Golkar, dan PDIP. Menurut Arbi, masalah pencopotan dua menteri tidak akan pernah selesai, karena dua pihak yang berseteru --Presiden dan DPR-- tetap mengacu pada landasan pemikiran yang bertolak belakang. "Presiden berpendapat itu adalah hak prerogatifnya dalam sistem presidensiil, sedangkan DPR tetap berpikiran seolah-olah parlementer," ujar Arbi menjawab pertanyaan koridor.com, di Jakarta Kamis. "DPR hanya buang-buang duit menggunakan hak interpelasi hanya untuk membela dua orang (mantan) menteri," tambahnya Lengkapnya: http://www.koridor.com/artikel.php3?in_no=5924 Riswandha: Gus Dur Perbesar Peluang SI MPR ------------------------------------------------ Pengamat politik dari UGM, Dr Riswandha Imawan, menilai sikap Presiden Abdurrahman Wahid yang cenderung mengelak dan tidak mau menjawab interpelasi DPR makin memperlebar peluang bagi dewan untuk menerbitkan memorandum ke MPR supaya digelar Sidang Istimewa. "Jadi sekarang semakin terbuka bahwa sebetulnya yang hendak menjatuhkan Gus Dur adalah Gus Dur sendiri. Bukan orang lain, lho. Orang nggak bertanya macam-macam, kan? Orang hanya bertanya alasan memecat Jusuf Kalla," katanya di Yogyakarta, Kamis (20/7). Riswandha menambahkan, yang berbicara di depan anggota DPR Kamis (20/7) pagi seakan-akan ego-nya Gus Dur sebagai seorang kiyai yang tidak pernah disalahkan. "Betul-betul alam pikirannya adalah alam pesantren yang ke mana saja kiyai pergi santrinya ikut. Ini tidak bisa. Ini politik. Yang harus dijawab adalah mengapa. Inti lima pertanyaan interpelasi itu kan mengapa, bukan apa?" ujarnya. Lengkapnya: http://www.astaga.com/Article/0,4536,25713,00.html Hendardi: Interpelasi Dijadikan 'Ajang Cuci Baju Kotor' Parpol ----------------------------------------------------------------------- detikcom - Jakarta, Jawaban Gus Dur terhadap interpelasi DPR, masih terus dipergunjingkan. Ketua PBHI Hendardi berpendapat, sidang paripurna Interpelasi yang berlangsung Kamis (20/7/2000), telah dijadikan sebagai ajang 'cuci baju kotor' bagi sebagian partai politik. Demikian keterangan Hendardi dalam siaran persnya yang diterima detikcom Jumat (21/7/2000). Hendardi menilai, saat sidang interpelasi, oleh sebagian partai politik terutama Golkar, Gus Dur telah dijadikan sebagai papan bilasnya. Hendardi menyesalkan anggota DPR yang ngotot menolak dan tidak peduli atas penjelasan presiden terhadap problem konstitusional tersebut. Pasalnya, seolah-olah hal itu lebih mencerminkan kesan bahwa anggota dewan hanya mengejar gairah 'pokoknya mengalahkan', dan bukan pencarian kebenaran. Lengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/2000/07/21/2000721-090113.shtml PARTAI GOLKAR BELUM NYATAKAN DIRI SEBAGAI OPOSAN --------------------------------------------------------------------- Jakarta, 21/7 (ANTARA) - Meskipun desakan dari hampir seluruh daerah (DPD) sangat kuat, Rapim ke-IV Partai Golkar belum memutuskan akan menjadi partai oposisi. Demikian salah satu pernyataan politik Partai Golkar mengakhiri Rapim di Balai Sidang Jakarta, Kamis malam. Pernyaataan itu disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung dengan didampingi sejumlah pengurus partai itu. Pernyataan setebal delapan halaman itu, berisi sebelas butir yang menyangkut sikap partai itu terhadap kinerja pemerintah serta sikapnya menghadapi perkembangan politik menjelang SU MPR 2000. Dalam pernyataan itu, Partai Golkar mengingatkan seluruh komponen bangsa akan cita2 Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dimana partai ini senantiasa memperjuangankan program-program pembangunan di segala bidang. Lengkapnya: http://www.antara.co.id/topstory.asp?id=20000721000021D210001 ++++++++++++++++++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
