************************* Laporkan Situasi lingkungan <[EMAIL PROTECTED]> Atau Hub Eskol Hot Line Telp: 031-5479083/84 ************************* Pembaca yang budiman, Informasi yang kami terima, surat ini kemarin malam sudah dibacakan didepan Presiden RI, KH. Abdurrahman Wahid Sekarang tergantung kepada pemerintah apakah bisa menyelesaikan atau tidak. Mari kita doakan bersama. Salam dan doa, Redaksi Eskol-Net ============================ GEREJA PROTESTAN MALUKU dan GEREJA ROMA KATOLIK KEUSKUPAN AMBOINA jl. D.I. Panjaitan Telp.(0911)342442-352248-352276, Ambon Ambon, 23 Juni 2000 Kepada Yth. : BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA di J A K A R T A Dengan hormat, Kami merasa perlu menyampaikan informasi tentang situasi terakhir yang dialami oleh masyarakat kota Ambon, khususnya di kalangan umat Kristen di Kota Ambon dan sekitarnya, untuk segera dapat diambil langkah-langkah konkrit guna menghentikan pembantaian dan proses Tragedi Kemanusiaan yang masih terus berlanjut hingga kini di bumiMaluku. 1. Tindakan pembantaian yang dilakukan terhadap umat Kristen oleh kelompok Jihad yang dibantu Aparat TNI terus berlangsung hingga saat ini, dan sampai dengan hari ini, pemerintah tidak serius dalam menangani masalah kerusuhan di Maluku. 2. Gambaran seperti ini lebih diperburuk dengan semakin tinggi eskalasi yang dinampakkan dalam bentuk perpecahan antara aparat TNI maupun POLRI. Hal ini terlihat pada peristiwa hari Rabu, tanggal 21 Juni 2000 yang masih terus berlanjut hingga saat ini, di mana oknum-oknum TNI Angkatan Darat beserta sebagian anggota Brimob yang beragama Islam bersama-sama dengan kelompok Jihad menyerang dan membumi-hanguskan asrama Brimob, Kompleks Perumahan Perwira Polda dan Pemerintah Daerah Maluku di kawasan Tantui Kotamadya Ambon. 3. Turut menjadi korban pembumi-hangusan tersebut adalah 2 (dua) buah gedung Gereja, masing masing 1 (satu) milik Katolik dan 1 (satu) milik Gereja Protestan Maluku. 4. Kami sangat mengharapkan sikap tegas Presiden untuk segera dapat menghentikan pembantaian terhadap rakyat yang tak berdosa ini. 5. Apabila dalam waktu yang sesingkat-singkatnya yakni 48 (empat puluh delapan) jam de depan, kondisi ini tidak dapat dipulihkan, maka dengan sangat terpaksa kami akan meminta bantuan dan campur tangan pasukan penjaga perdamaian internasional dari lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Besar harapan kami bahwa Bapak Presiden masih tetap memperhatikan dan mendengan triakan hati nurani umat Kristen di Maluku yang selama ini terus mengalami proses pembantaian lebih dari setahun. Atas segala kepedulian dan upaya konkrit bagi penanggulangan kami haturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya. Teriring salam dan doa kami Umat Kristiani Indonesia di Maluku yang terus prihatin dan menderita KEUSKUPAN AMBOINA ttd. & stempel Mgr. Joseph Tethool, M.Sc Uskup Auxiliaris disamping kanan tanda tangan diatas tertera tanda tangan sbb,: BADAN PEKERJA HARIAN SINODE GEREJA PROTESTAN MALUKU ttd. & stempel Pdt. S.P. Titaley, S.Th Ketua *********************************** "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
