'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
SARI BERITA : Selasa, 25 Juli 2000
================================
<>40 Anggota Polri 'Hilang'
Polda Lakukan Inventarisasi Senjata
<>Dibantah, Pernyataan Gus Dur Soal Tekanan PBB dalam Masalah Maluku
<>Panglima TNI Akui Keberpihakan Aparat di Maluku
<>Polri Akan Hambat Pengiriman 1300 Laskar Jihad ke Ambon
<>Warga Ambon Lakukan Eksodus
<>Jakarta Langka Premium, SPBU Tutup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++

40 Anggota Polri 'Hilang'
Polda Lakukan Inventarisasi Senjata
--------------------------------------------
Kapolda Maluku Brigjen Pol Firman Gani mengaku kehilangan 2,0% dari 2000
personelnya (sekitar 40 orang). Ini akibat penyerangan para perusuh di
markas Brimob dan asrama polisi di Tantui, juga Polres Pulau Ambon dan
Pulau Lease.
Pengakuan itu diberikan Firman dalam jumpa pers dengan wartawan di Ambon,
Senin 24/7/00. Tapi, Firman membantah jika 2,0% anggotanya yang hilang itu
diindikasikan sebagai perusuh. "Kita perlu bukti untuk mengatakan hal itu,"
katanya.
Saat ini, sekitar 30 persen personel polisi, menurut dia, masih berada di
luar Pulau Ambon dan sekitar 60 persen lainnya di markas komando yang
tersebar di Polda, Tantui, KP3, Polres Pulau Ambon dan PP Lease, SPN dan
Air Besar, serta Passo. Sedangkan 2,0% yang belum melapor itu, diperkirakan
Firman karena pertimbangan fasilitas kehidupan sudah tidak ada
Lengkapnya: http://www.koridor.com/artikel.php3?in_no=6136

Dibantah, Pernyataan Gus Dur Soal Tekanan PBB dalam Masalah Maluku
---------------------------------------------------------------------------
--
Pernyataan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengenai adanya tekanan PBB
lewat Sekjen Kofi Annan untuk penempatan pasukan penjaga perdamaian di
Maluku dibantah seorang anggota Dewan Keamanan. Baru-baru ini, Gus Dur di
Surabaya mengatakan telah menolak tekanan PBB untuk menempatkan pasukannya
di Maluku, lewat telepon Sekjen Kofi Annan.
Anggota Dewan Keamanan yang tak mau disebutkan identitasnya itu menilai
ucapan Gus Dur sebagai "interpretasi yang terlalu jauh dari kenyataan".
Dikatakan, yang ditawarkan Annan hanyalah kerjasama dalam memikirkan jalan
keluar penyelesaian konflik sektarian yang telah berlangsung lebih dari
setahun itu. Isu pengiriman pasukan PBB ke Maluku belum mencuat di antara
15 anggota Dewan Keamanan, secara resmi maupun tidak, dan tidak ada rencana
untuk memasukkan masalah Maluku ke dalam agenda pembicaraan
Lengkapnya: http://www.astaga.com/Article/0,4536,26214,00.html

Panglima TNI Akui Keberpihakan Aparat di Maluku
--------------------------------------------------------------
Panglima TNI Laksamana Widodo AS mengakui adanya keberpihakan beberapa
aparat keamanan di Maluku dan Maluku Utara, namun tuduhan tersebut lebih
banyak dilemparkan oleh suatu kelompok masyarakat tertentu karena ketegasan
sikap aparat keamanan pada mereka.
"Kita tidak menutup mata atas keberpihakan aparat keamanan di Maluku Utara,
tapi secara umum keberpihakan itu selalu diartikan dengan menuduh aparat
berpihak pada kelompok lain, jika mereka bersikap tegas pada kelompok
tertentu," katanya saat memberikan sambutan pada apel Komandan Satuan
(Dansat) TNI AD di Malang, Jatim, Senin (24/7).
Widodo mengakui bahwa isu menonjol yang selalu dilemparkan oleh masyarakat
menyangkut aparat keamanan yang melaksanakan tugas di Maluku dan Maluku
Utara adalah masalah ketidaktegasan dan keberpihakan terhadap kelompok
tertentu.
"Pada awal terjadinya konflik di daerah tersebut memang kita akui secara
obyektif bahwa ada keberpihakan aparat lokal yang memiliki kedekatan
emosional dengan warga yang bertikai, misalnya saudaranya dibunuh. Tapi
setelah aparat lokal kita tarik, masih saja ada isu soal keberpihakan itu,"
katanya.
Lengkapnya: http://www.astaga.com/Article/0,4536,26201,00.html

Polri Akan Hambat Pengiriman 1300 Laskar Jihad ke Ambon
--------------------------------------------------------------------
detikcom - Jakarta, Pihak kepolisian akan menghambat rencana pengiriman
sebanyak 1300 orang laskar Jihad ke Ambon. Selama ini keberadaan mereka di
Ambon belum dirasakan segi positifnya.
Demikian dikatakan Kadispen Mabes Polri Brigjen Pol Dadang Garnida saat
dihubungi detikcom di Jakarta, Senin (24/7/2000) malam.
"Mau apa sih mereka disana? Kalau mereka mau mengacau jelas akan kami
hambat. Kedatangan mereka justru akan memperpanjang pertikaian di sana,"
kata Dadang jengkel. Dadang mencurigai ada orang di belakang kelompok
tersebut. "Demi kepentingan segelintir orang malah merugikan bangsa," keluh
Dadang.
Lengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/2000/07/25/2000725-084612.shtml

Warga Ambon Lakukan Eksodus
-------------------------------------
TEMPO Interaktif, Ambon: Gelombang eksodus warga Maluku meninggalkan
daerahnya masih ke daerah yang lebih aman terus berlangsung. Diperkirakan
ada sekitar 1.500 warga Maluku akan ke Papua dalam gelombang kedua eksodus
dengan menggunakan KM Dobon Solo yang direncanakan berangkat dari Pelabuhan
Yos Sudarso, Ambon, Selasa (25/7).
Pengungsian warga Maluku terjadi akibat kondisi keamanan yang tidak menentu
setelah pemberlakuan darurat sipil 27 Juni lalu. Gelombang eksodus kali ini
dilakukan warga Kristen di Maluku setelah mereka terdesak dari pemukiman
yang digempur lawan konflik.
Puluhan ribu rumah penduduk dibakar di kota Ambon sehingga praktis membuat
warga kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi. Data yang diperoleh
dari pos-pos pemberangkatan menunjukkan, warga sebagian besar mengungsi ke
Papua, Maluku Tenggara dan Nusa Tenggara Timur. Sementara itu puluhan ribu
warga lainnya hidup di bawah tenda-tenda darurat dan di bawah puing-puing
reruntuhan bangunan
Lengkapnya: http://www.tempo.co.id/news/2000/7/24/1,1,28,id.html

Jakarta Langka Premium, SPBU Tutup
---------------------------------------------
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kelangkaan premium mulai melanda Jakarta Senin
(24/7) sore. Beberapa pengendara kendaraan pribadi dan angkutan umum
terpaksa kecewa, karena sejumlah SPBU premium tutup lebih awal. Tulisan
'Premium Habis' terpampang di meteran-meteran depot tersebut.
Seorang pengendara angkutan umum yang ditemui antri di SPBU Kramat Sentiong
mengaku telah dihubungi rekan sesama pengemudi sore hari. Ia diperingatkan
kawannya bahwa di daerah Jakarta Timur sudah mulai terjadi kehabisan
premium. Kemudian ia bergegas mencari SPBU yang buka. Setelah berupaya
mencari-cari, ia beruntung SPBU Kramat Sentiong masih buka. Akhirnya pukul
20.00 WIB ia berhasil mengisi penuh kendaraannya dengan premium
Lengkapnya: http://www.tempo.co.id/news/2000/7/24/1,1,29,id.html
++++++++++++++++++++++++++++++++++

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke