'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''""' SARI BERITA : Sabtu, 2 September 2000 ================================== <>MENHAN MALAYSIA: INDONESIA PERLU JAMIN KEAMANAN DI KEDUBES MALAYSIA <>Adrianus Meliala: Wiranto Sebenarnya Masuk Dalam Daftar Tersangka <>DPR:Kenaikan BBM 12% Untuk Pembelajaran Rakyat <>Kondisi HM Soeharto Memburuk 6 Tokoh Agama Menjenguk di Jl Cendana <>Kafe Diserbu FPI Rambut Karyawati Digunduli +++++++++++++++++++++++++++++++++ MENHAN MALAYSIA: INDONESIA PERLU JAMIN KEAMANAN DI KEDUBES MALAYSIA Saturday, September 02, 2000/12:39:08 AM ======================================= Kuala Lumpur, 1/9 (ANTARA) - Indonesia diharapkan bisa menjamin keamanan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta agar tidak sampai dijadikan sasaran serangan kelompok apa pun di Indonesia yang dapat membahayakan warga Malaysia yang bertugas. Tatkala menyuarakan harapan itu, Menteri Pertahanan Najib Abdul Razak menyatakan keyakinannya Pemerintah RI melalui TNI dan Polri bisa membantu menjaga keamanan kantor kedutaan Malaysia di Jakarta. "(Tetapi) kalau masalah ini sampai ke tingkat kritis, pemerintah (Malaysia) akan memikirkan cara-cara lain untuk menanganinya," katanya kepada pers, Jumat. Najib telah diminta pandangannya tentang ledakan granat buatan Korea di dekat tempat parkir Kedubes Malaysia di Jakarta, pekan lalu, dan unjuk rasa di depan Konsulat Malaysia di Pontianak, Kalbar, bertepatan dengan HUT ke-43 Kemerdekaan Malaysia 31 Agustus. Lengkapnya: http://www.antara.co.id/topstory.asp?id=20000902003908D020016 Adrianus Meliala: Wiranto Sebenarnya Masuk Dalam Daftar Tersangka 1 Sep 2000 23:30:34 WIB ======================== TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekretaris Tim Penyidik Gabungan Pelanggaran HAM Timor Timur, Adrianus Meliala, menegaskan nama Jenderal (Purn) Wiranto sebenarnya masuk dalam daftar para tersangka yang direkomendasikan oleh tim penyidik. Kepada TEMPO Interaktif, Jumat (1/9) malam, Meliala sendiri merasa heran mengapa nama mantan Pangab itu tidak tercantum dalam daftar para calon tersangka yang diumumkan pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) tadi pagi. Menurut Meliala, ada tiga alternatif mengapa nama Wiranto tidak dicantumkan. Pertama, kemungkinan Jaksa Agung sama sekali tidak mengindahkan rekomendasi Tim Gabungan. Kedua, Jaksa Agung mungkin hanya mengambil sebagian dari 30 nama yang direkomendasikan. Dan terakhir, Jaksa Agung sebenarnya menerima hasil rekomendasi itu sepenuhnya. Namun, ia memilih untuk tidak mempublikasikan seluruh nama dengan alasan tertentu. Lengkapnya: http://www.tempo.co.id/news/2000/9/1/1,1,19,id.html DPR:Kenaikan BBM 12% Untuk Pembelajaran Rakyat Reporter: Titis Widyatmoko ======================== detikcom - Jakarta, Ketua Komisi VIII DPR Irwan Prayitno menegaskan bahwa pada prinsipnya DPR setuju kenaikan BBM sebesar 12,5 persen. Kenaikan itu, tegasnya, bukan ditargetkan untuk meningkatkan pendapatan negara tapi sebagai pembelajaran rakyat bahwa harga BBM perlu naik. Demikian ditegaskan Irwan Prayitno kepada detikcom, Sabtu (2/9/2000) di Jakarta. Menurut anggota DPR dari Fraksi Reformasi ini, kenaikan BBM sebesar 12 persen tidak begitu berarti masuk ke anggaran negara. Meski demikian, DPR mewanti-wanti pemerintah agar mengantisipasi dampak ekonomis maupun politis yang ditimbulkan dari kenaikan BBM. DPR memberi tiga syarat kepada pemerintah agar dipenuhi sebelum menaikkan harga BBM Oktober nanti. Lengkapnya: http://www.detik.com/bisnis/ekonomi/2000/09/02/200092-092817.shtml Kondisi HM Soeharto Memburuk 6 Tokoh Agama Menjenguk di Jl Cendana =================================== koridor.com [2 Sep, 6:34] Tim dokter pribadi maupun dari RSCM tidaklah bohong memberikan keterangan sakit bagi HM Soeharto, sehingga mantan Presiden RI ini terpaksa tidak bisa hadir di persidangan Kamis (31/08) lalu. Bahkan, kini kondisinya malah lebih buruk. Paling tidak itu kesaksian sebanyak enam tokoh agama, yang mengunjungi kediaman bekas orang kuat Orde Baru itu di Jalan Cendana 8, Jakarta Pusat, Jumat malam. Mereka menyaksikan kondisi purnawirawan jenderal besar itu mengalami sakit permanen yang sulit disembuhkan. "Bahkan, Pak Harto tak bisa bicara dengan jelas, tangannya bergetar terus," ujar Fuad Silmi Muttaqien, pemuka Islam yang datang ke Cendana bersama Oka Diputra (Hindu), Tasyrifin Karim, Anton Tumaledea (Kristen Protestan), Bambang Sadewo (Kristen Katolik), dan Dono Rasyid Amin (Islam). Berdasarkan itu, dan sejalan dengan etika moral, budaya serta kaidah agama, kata Fuad, tampaknya Pak Harto baik secara mental maupun fisik takkan mampu menghadapi sidang pengadilan. Karena itu, keenam tokoh agama ini menyerukan kepada segenap pihak agar mengambil langkah bijak untuk menyikapi kasus ini secara manusiawi. Lengkapnya: http://www.koridor.com/artikel.php3?token=eeeb2712467f1b0b6b9cc07bed50a3862 &in_no=100722 Kafe Diserbu FPI Rambut Karyawati Digunduli ======================================== JAKARTA, Mandiri - Kafe Bar Moon yang terletak di Jl Sahardjo diserbu 100 orang anggota FPI (Front Pembela Islam) dan melukai karyawan serta mengguduli rambut karyawatinya. Kejadian yang berlangsung Jum'at pukul 14.30 WIB sempat membuat macet jalan Saharjo itu dilakukan secara tiba-tiba sehingga membuat panik karyawan dan masyarakat sekitarnya. Menurut keterangan Kadispen Polda Metro Jaya M. Nur Usman korban yang luka berjumlah tiga orang luka bacok dikepala, empat luka lecet dan satu karyawati digunduli secara paksa oleh penyerbu. "Anggota FPI itu langsung merusak ruangan dalam kafe itu, namun pihak FPI sendiri belum bisa memberi keterangan," paparnya. Sampai sejauh ini lokasi kafe sudah diblokir dan polisi sudah memanggil pemiliknya Cecep S yang belum mau juga memberikan komentarnya. Kasus ini ditangani sektor Metro Tebet.[NND] Lengkapnya: http://www.mandiri.com/ASPs/Fullstory1.asp?NewsID=HKR200009020004 +++++++++++++++++++++++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
