'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''""' SARI BERITA : Jumat, 1 September 2000 ================================== <>Harkristuti Harkrisnowo: "Orang Gila Saja Mesti Diproses Hukum" <>Terdakwa HMS Bukan Buron Tak Bisa Diadili Secara 'In Absentia' <>SIDANG KABINET BICARAKAN DAMPAK RESTRUKTURISASI KABINET <>Hari Ini, Polisi Akan Periksa Empat Aktivis KPA +++++++++++++++++++++++++++++++++ Harkristuti Harkrisnowo: "Orang Gila Saja Mesti Diproses Hukum" ----------------------------------------------- Pakar Hukum Pidana UI, Harkristuti Harkisnowo, menyatakan bahwa mantan Presiden Soeharto tetap layak diadili. Sakitnya Soeharto, menurut dia tidak bisa dijadikan alasan. Selama Soeharto masih bisa datang dan duduk di kursi terdakwa, ia harus datang ke pengadilan. Bahkan, penderita sakit kejiwaan pun harus tetap mempertanggungjawabkan perbuatannya melalui proses hukum. Ia pun mencontohkan Robot Gedek. "Seperti kasus Robot Gedek yang katanya sakit. Apakah kemudian, karena sakit jiwanya itu berarti ia nggak bisa diproses? Disidang?" tanyanya. Harkristuti menegaskan, orang gila pun mesti diproses hukum. Tapi seperti apa vonis yang dijatuhkan ada ditangan majelis hakim. "Yang penting ada proses hukumnya," ujarnya tegas. "Dengan dikirim ke mental institution kan dia bertanggungjawab atas perbuatannya." Lengkapnya: http://www.tempo.co.id/harian/fokus/41/2,1,20,id.html Terdakwa HMS Bukan Buron Tak Bisa Diadili Secara 'In Absentia' --------------------------------------------- koridor.com [1 Sep, 3:56] Terdakwa mantan Presiden Soeharto tidak bisa diadili secara in absentia (tanpa kehadiran terdakwa di persidangan), karena yang bersangkutan tidak melarikan diri atau bersembunyi dan buron. Demikian pendapat itu guru besar hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Prof Dr Satjipto Rahardjo SH sehubungan dengan digelarnya persidangan perdana kasus dugaan korupsi Soeharto. Dari catatan medis diketahui mantan orang kuat di Indonesia yang kini berusia 79 tahun itu antara lain pernah terserang stroke tiga kali, memiliki penyakit diabetes, gangguan ginjal, dan penyakit lain. Lengkapnya: http://koridor.com/artikel.php3?token=6f1582c82d345b1009a34b56214de4c02&in_ no=100670 SIDANG KABINET BICARAKAN DAMPAK RESTRUKTURISASI KABINET --------------------------------------------------------------------------- - Jakarta, 31/8 (ANTARA) - Kabinet pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid yang melakukan sidang pertamanya di Bina Graha, Kamis menempatkan dampak restrukturisasi kabinet sebagai salah satu agenda pembahasan. Menurut Sekretaris Kabinet Marsillam Simanjuntak yang berbicara kepada pers seusai sidang, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Ryaas Rasjid dalam sidang kabinet tersebut memberikan laporan seputar rencana dan masalah yang terjadi dari restrukrusasi kabinet itu. Susunan kabinet baru mengalami perampingan yang cukup signifikan dibanding kabinet sebelumnya baik dalam jumlah menteri maupun dalam jumlah institusi pemerintah termasuk departemen. Lengkapnya: http://www.antara.co.id/topstory.asp?id=20000831152440D310437 Hari Ini, Polisi Akan Periksa Empat Aktivis KPA --------------------------------------------------- detikcom - Jakarta, Empat aktivis Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) yang selama 13 hari hilang, rencananya akan dimintai keterangan Polda Metro Jaya, hari ini, Jumat (1/9/2000). Bila 4 orang tersebut tidak bersedia datang, Polda akan menjemput paksa mereka. Untuk memeriksa mereka, Kaditserse Polda Metro Jaya Senior Superintendent Harry Montolalu menyatakan, aparat Polda Metro Jaya telah mengirim surat kepada mereka, Senin (28/8/2000) lalu. Dalam surat itu disebutkan, keempat aktivis KPA yakni Usep Setiawan, Hafiz Azdam, Anton Sulton dan Idham Kurniawan harus datang ke Polda Metro Jaya, Jumat hari ini. Lengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/2000/09/01/200091-081856.shtml +++++++++++++++++++++++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
