'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''""'''' SARI BERITA : Selasa, 5 September 2000 ===================================== <>'Jaksa sengaja buat dakwaan lemah supaya Soeharto lolos' <>HMS Bisa Dipaksa Hadir Sekadar Duduk Mendengarkan Saksi <>Cadangan Devisa RI USD 27,45 M <>DPRD Bisa Jatuhkan Gubernur ++++++++++++++++++++++++++++++++ 'Jaksa sengaja buat dakwaan lemah supaya Soeharto lolos' -------------------------------------------------------------------- satunet.com - Koordinator Badan Pekerja Indonesian Corruption Watch (ICW) Teten Masduki mencurigai jaksa penuntut umum pengadilan Soeharto sengaja membuat dakwaan lemah supaya terdakwa lolos dari jeratan hukum. "Saya khawatir jaksa tidak sungguh-sungguh mengadili Soeharto. Saya juga curiga nantinya kasus ini akan digeser ke kasus perdata dan bukan pidana," kata Teten kepada satunet.com di ruang kerjanya Senin sore. Menurut Teten, dalam dakwaan tersebut jaksa hanya mengenakan status terdakwa kepada Soeharto dalam kapasitasnya sebagai ketua Yayasan Supersemar, bukan sebagai kepala negara. Lengkapnya: http://satunet.com/artikel/isi/00/09/05/25852.html HMS Bisa Dipaksa Hadir Sekadar Duduk Mendengarkan Saksi --------------------------------------------- koridor.com [5 Sep, 8:34] Komisi II DPR RI berencana menanyakannya kepada Jaksa Agung dan Menkeh dan HAM, dalam rapat kerja DPR dan pemerintah paling lambat pekan ini, berkaitan dengan persidangan pertama mantan Presiden HM Soeharto (HMS) Kamis (31/8) lalu. Menurut anggota Komisi II DPR dari F-KB, Imam Sanjaya, dia belum melihat ada skenario di balik ketidakhadiran HMS di persidangan. "Saya hanya melihat dari segi hukum dulu. Kalau nanti ada alasan politis, itu akan dilihat kemudian," katanya menjawab pertanyaan koridor.com di Jakarta, Senin. Di dalam KUHP, menurut Imam, diatur, bila terdakwa sakit dan tidak dapat hadir dalam persidangan, persidangan bisa ditunda Lengkapnya: http://www.koridor.com/artikel.php3?token=900e120f39503c4c9d818230022fe3a72 &in_no=100818 Cadangan Devisa RI USD 27,45 M ----------------------------------------- detikcom - Jakarta, Posisi cadangan devisa Indonesia pada minggu ke-empat Agustus sebesar USD 27,45 miliar. Posisi ini turun sebesar USD 175,80 juta dibanding minggu lalu, akibat pembayaran utang luar negeri. Hal itu tercantum dalam siaran pers Bank Indonesia Senin,(4/9/2000). Jika dari cadangan devisa itu sebesar USD 11 miliar adalah dana dari International Monetary Fund (IMF), maka cadangan devisa yang berasal dari dalam negeri hanya sebesar USD 16,45 miliar. Tercatat pula dalam minggu ini rekening pemerintah bersih di BI turun sebesar Rp 4,01 triliun. Dimana penurunan ini terutama disebabkan oleh droping gaji pegawai dan pembayaran kupon obligasi pemerintah untuk biaya rekapitalisasi perbankan dan pembayaran utang luar negeri. Lengkapnya: http://www.detik.com/bisnis/ekonomi/2000/09/04/200094-213537.shtml DPRD Bisa Jatuhkan Gubernur ------------------------------------ TEMPO Interaktif, Jakarta: Lolosnya Gubernur KDKI Jakarta, Letjen (Purn.) Sutiyoso dari adangan voting tertutup anggota DPRD DKI berarti lolos pula ia dari ancaman mosi tidak percaya terhadap kepemimpinannya. Itu berarti pula, Sutiyoso bisa terus melanjutkan memegang jabatan gubernur hingga 2002. Pendapat ini disampaikan oleh pengamat politik dan ahli otonomi daerah, Andi Alfian Mallarangeng, kepada TEMPO Interaktif dalam percakapan melalui telepon di Jakarta, Senin (4/9) malam. Mallarangeng dimintai pendapatnya berkaitan dengan maraknya upaya menolak laporan pertanggungjawaban gubernur di sejumlah daerah. Terakhir adalah hari ini, DPRD DKI Jaya terpaksa melakukan voting tertutup untuk mengambil keputusan menerima atau menolak laporan pertanggungjawaban (LPJ) perbaikan Gubernur KDKI Jakarta. Lengkapnya: http://www.tempo.co.id/news/2000/9/4/1,1,25,id.html ++++++++++++++++++++++++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
