*************************
Laporkan Situasi lingkungan
<[EMAIL PROTECTED]>
Atau Hub Eskol Hot Line
Telp: 031-5479083/84
*************************

Perkembangan situasi Ambon
(Eskol-Net, Selasa 5 September 2000, Pk.10.00 WIB)

Sudah beberapa minggu ini saluran telepon sekitar pusat kota Ambon
mengalami gangguan. Bahkan no telepon Posko Maranatha tidak bisa dihubungi.
Dikhawatirkan bahwa gangguan tersebut 'disengaja'. Sementara itu dari
pantauan kontak person Eskol di Ambon diketahui bahwa di pagar Lapangan
Merdeka yang letaknya berdampingan dengan
pagar Kantor Gubernur yang berhadapan dengan jalan
Pattimura (Depan GPM Maranatha) terpasang 3 buah
spanduk. 2 diantaranya bertuliskan:
1) "Laskar Jihad tetap dipasok" melalui pelabuhan NAMLEA,
BANDA, MASOHI, TULEHU, HITU, dan KOTAJAWA. Butakah
mata penguasa di daerah ini? Bagaimana maklumat
isolasi pelabuhan Maluku? Apakah hanya diperuntukan
bagi umat Kristen?

2) Harga mati dan tidak bisa ditawar sebagai persyaratan
rekonsiliasi Salam - Sarani "Jihad harus dipulangkan
dan peran TNI AD dikurangi, POLRI harus dikedepan."

Selain itu hari Minggu lalu (3/9) sebuah radio swasta (milik kalangan
putih) menyiarkan pidato pimpinan laskar Jihad (Jaffar Umar Thalib) yang
mengatakan "Akan terus berjihad selama 13 tahun."

Demikian laporan Eskol-Net




"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke