*************************
Laporkan Situasi lingkungan
<[EMAIL PROTECTED]>
Atau Hub Eskol Hot Line
Telp: 031-5479083/84
*************************

"Penyerangan Sirisori Kristen"
------------------------------------

Konflik di Kecamatan Saparua masih berlanjut. Desa Sirisori Kris-ten,
diserang massa sekitar pukul 14.00 WIT, Kamis, 21 - 09 - 2000. Akibatnya,
dua orang tewas, satu hilang dan sekitar 80-an rumah habis terbakar.
Informasi yang dihimpun kontak person kami menyebutkan bahwa Desa Sirisori
Kristen diserang massa menggunakan mortir, granat, bom rakitan dan tembakan
senjata organik. Sehingga warga yang diserang lari kocar-kacir
menyelamatkan diri ke tempat yang aman.

Selain warga Sirisori Islam, penyerang dari luar ternyata ikut bergabung.
Mereka menumpang sekitar sembilan buah speedboat dan merapat di desa-desa
yang menampung massa penyerang. Selanjutnya, massa melanjutkan perjalanan
ke kawasan pegunungan dan merangsek mendekati Desa Sirisori Kristen (Desa
tetangga Sirisori Islam) dan diserang habis-habisan dari arah gunung.

Sedangkan kapal patroli TNI AL terkesan tidak menghalau speedboat yang
memasok massa penyerang ke wilayah Saparua. Bahkan kapal TNI-AL hanya
ber-patroli di sekitar perairan Desa Haria. Sementara informasi yang
diperoleh dari Camat Saparua, Drs Felix Leunura menyebutkan, penyerangan
terhadap Desa Sirisori Kristen menewaskan Markus Kesaulya (24) dan anggota
Polsek Saparua, Sertu Fredy Matulessy. Seorang warga sipil,  bernama
Dominggus Tutuhatunewa (40), juga dikabarkan hilang. Enam warga lainnya
luka-luka dan 13 rumah penduduk terbakar. Camat membenarkan bahwa massa
melakukan penyerangan dari arah gunung. Desa Sirisori
Kristen diserang dengan mortir, granat, bom dan rentetan tembakan senjata
organik.

Sempat pula tersiar kabar bahwa gereja Sirisori Kristen sudah terbakar.
Namun menurut Camat, informasi itu tidak benar. Yang terjadi hanyalah
tembakan yang merusak kaca-kaca dan melubangi dinding tembok. Gubernur
Maluku selaku Penguasa Darurat Sipil Dr Ir Saleh Latuconsina, membe-narkan
bahwa terjadi ketegangan di Sirisori Kristen. Namun ia tidak merincikan
kronologis peristiwa yang sebenarnya. Gubernur hanya menambahkan bahwa
pihaknya sementara berkoordinasi dengan Kapolda Maluku, Brigjen Pol Firman
Gani untuk menambah aparat keamanan ke
Saparua. Sebab, Saparua merupakan wilayah pengamanan kepolisian.

Penyebab konflik hingga tadi malam masih simpang siur. Begitu juga data
tentang jumlah korban jiwa dan rumah penduduk yang dibakar massa penyerang.
Sedangkan staf ahli penerangan darurat sipil hingga tadi malam tidak
berhasil dikonfirmasi oleh sumber berita kami.

Demikian informasi terbaru dari Kecamatan Saparua - Kepulauan Maluku

Eskol Net
------------

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke