'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''""' SARI BERITA : Kamis, 31 Agustus 2000 ================================== <>5 Kelompok Massa Disinyalir Akan Hadiri Sidang Soeharto <>Ledakan di Dekat Lokasi Sidang Soeharto Enam Orang Telah Beri Kesaksian <>Teror Bom Landa Gorontalo, Kapolda Minta Maaf <>PANGDAM UDAYANA BERTANGGUNGJAWAB ATAS PEMBUMIHANGUSAN TIMTIM +++++++++++++++++++++++++ 5 Kelompok Massa Disinyalir Akan Hadiri Sidang Soeharto ---------------------------------------------------------------------- Kapolres Jakarta Selatan Senior Superintendent Edward Aritonang mengindikasikan sidang pertama atas mantan Presiden Soeharto akan dihadiri lima jenis kelompok massa. Mereka adalah:netral moderat, anti-sidang, setuju sidang tapi tidak berharap terdakwa akan dihukum, setuju pengadilan rakyat dan orang-orang yang ingin membongkar dosa dalam pengadilan. Namun dia tidak mengungkap jumlah massa yang bakal meramaikan kawasan Ragunan itu. Dalam apel persiapan pengamanan Kamis (31/8) pagi di halaman kantor Departemen Pertanian dan Kehutanan, yang diikuti sekitar 400 personel, Edward berkata untuk menghadapi hal itu, maka pihak keamanan membagi wilayah sidang menjadi ring 1 sampai 4. Lengkapnya: http://www.astaga.com/Article/0,4536,31150,00.html Ledakan di Dekat Lokasi Sidang Soeharto Enam Orang Telah Beri Kesaksian ---------------------------------------- detikcom - Jakarta, Setelah sopir bus Koantas Bima, Befri (31) diperiksa Polres Jakarta Selatan, Kamis (31/8/2000) pagi giliran kernet bus dan pemilik Toko Mitra Jaya, dimintai keterangan. Juga tiga orang saksi lain dari kalangan masyarakat. Ketiganya adalah Rio (20), Dody (17) dan Sulaiman (43). Tiga orang tersebut tinggal disekitar lokasi ledakan petasan. Riyo Condrokirono yang juga mahasiswa UPN Veteran, saat ini tinggal di Jl. Taman Margasatwa RT 001 RW 01 No. 56, sementara Dody Wahyu Permana dan Sulaiman tinggal di jalan yang sama cuma berbeda nomor rumah. Lengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/2000/08/31/2000831-080948.shtml Teror Bom Landa Gorontalo, Kapolda Minta Maaf ---------------------------------------------------------- TEMPO Interaktif, Gorontalo: Ketua DPRD Kotamadya Gorontalo, Nurdin Monoarfa, membantah adanya sejumlah warga yang giat merakit bom untuk diledakan bila proses pemeriksaan terhadap Imin Sunaryo, polisi yang diduga menganiaya Jufri Ahmad, tidak sesuai dengan tuntutan warga. "Tidak benar ada yang merakit bom. Tidak ada itu," kata Nurdin kepada TEMPO Interaktif, Rabu (30/8) malam. "Gorontalo sudah aman. Polisi yang dituntut sementara diproses." Sementara itu, Kapolda Sul-Ut Brigjen Erald Dotulang, juga telah bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat di Gorontalo. "Kapolda minta maaf berulang-ulang, kalau ada anak buahnya yang salah," ujar Nurdin. Kapolda berjanji, akan menindak dengan tegas kalau anak buahnya terbukti melakukan penganiayaan. Lengkapnya: http://www.tempo.co.id/news/2000/8/30/1,1,23,id.html PANGDAM UDAYANA BERTANGGUNGJAWAB ATAS PEMBUMIHANGUSAN TIMTIM --------------------------------------------------------------------------- ------------------------------ Kupang, 30/8 (ANTARA) - Aksi pembumihangusan Timor Timur pasca jajak pendapat merupakan tanggungjawabnya Pangdam IX/Udayana yang ketika itu dijabat Mayjen TNI Adam Damiri, bukan rakyat dan tokoh Timtim pejuang integrasi. "Kami kini telah menjadi janda akibat aksi pembumihangusan di Timtim. Karena itu, Pangdam Udayana harus bertanggungjawab atas semua tragedi kemanusiaan di Timtim pasca jajak pendapat, bukan rakyat dan tokoh pro-integrasi," teriak seorang wanita Timtim dalam unjuk rasa damai di DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT), di Kupang, Rabu. Unjuk rasa damai ribuan pengungsi Timtim yang masih berada di kamp-kamp pengungsian Timor Barat bagian NTT ini untuk memperingati setahun terpisahnya Timtim dari pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Namun, aksi damai yang direncanakan itu menjadi ternoda ketika massa bertindak brutal memecahkan pintu kaca dan jendela gedung DPRD NTT. Bagian sayap kanan gedung itu menjadi sasaran amuk massa. Lengkapnya: http://www.antara.co.id/topstory.asp?id=20000830170106D300683 +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
