'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''""'
SARI BERITA : Rabu, 11 Oktober 2000
===================================
*>Subagyo: Itu Urusan TNI AD
Soal Pen-DKP-an Agus dan Saurip
*>PK minta pemerintah tolak delegasi IPU Israel
*>Menlu: Tidak Etis Tolak Kehadiran Parlemen Israel
*>Kejagung Sita 4 Pesawat Gatari
==============================

Subagyo: Itu Urusan TNI AD
Soal Pen-DKP-an Agus dan Saurip
-----------------------------------------
koridor.com [11 Oct, 4:41] Mantan KSAD Jenderal Subagyo HS mengharapkan
masalah yang terjadi di tubuh TNI AD, berkaitan dengan usulan akan
di-DKP-kannya Letjen TNI Agus Wirahadikusumah dan Mayjen TNI Saurip Kadi,
bisa diselesaikan secara internal sesuai mekanisme dan prosedur yang ada.
"Saya yakin pimpinan TNI AD sudah cukup dewasa untuk menyelesaikan
persoalan itu secara baik. Jangan sampai menimbulkan kerugian baik TNI AD
sendiri maupun orang lain," katanya kepada wartawan, di sela-sela
penyerahan hadiah atlet Olimpiade asal Jatim, di Gedung Grahadi Surabaya,
Selasa.
Di tubuh TNI, menurutnya, kriteria untuk menyelesaikan suatu masalah yang
muncul, sudah sangat jelas. Misalnya dihukum atau di-DKP-kan, sudah ada
mekanisme seusai aturan yang ada.
Lengkapnya:
http://koridor.com/artikel.php3?token=2d65892387f72d1b9d7d27e6448641171&in_
no=102781

PK minta pemerintah tolak delegasi IPU Israel
--------------------------------------------------------
satunet.com - Partai Keadilan menuntut pemerintah menolak kehadiran Israel
dalam Konferensi Inter Parlimentery Union [IPU] di Jakarta yang digelar
mulai Minggu.
Dalam pernyataan pers yang dikirim ke redaksi satunet.com yang
ditandatangani Presiden PK Hidayat Nurwahid dan Sekjennya M Anis Matta itu,
ditekankan, pemerintah bagaimana pun harus konsisten dalam menghadapi
Israel. Ujudnya sikap menyesal, menolak, dan mengecam atas perilaku biadab
tentara zionis Israel atas masyarakat sipil Palestina yang hingga kini
masih terus berlangsung.
"Karenanya, berkaitan dengan akan datangnya anggota parlemen dari Israel
atas undangan IPU, PK menuntut pemerintah menolak masuknya warga negara
Israel, negara yang menjajah Palestina itu. Ini sebagai bukti ketulusan
pemerintah dalam menentang segala bentuk penjajahan di atas muka bumi, dan
sekaligus bukti konsistensinya dalam sikap pemerintah yang mengutuk
perilaku biadab zionis itu," tulis mereka dalam pernyataan itu
Lengkapnya: http://satunet.com/artikel/isi/00/10/11/29831.html

Menlu: Tidak Etis Tolak Kehadiran Parlemen Israel
-------------------------------------------------------------
Menanggapi berbagai aksi penolakan terhadap keikutsertaan parlemen Israel
dalam Konferensi Uni Parlemen Internasional (IPU) di Jakarta, yang
berlangsung tanggal 15-20 Oktober mendatang, Menlu Alwi Shihab menyatakan,
sangat tidak etis jika Indonesia menolak kehadiran parlemen Israel
tersebut.
"Tidak etis jika Indonesia terlihat tidak memenuhi komitmen yang telah
disepakatinya," kata Alwi Shihab di Jakarta, Selasa (10/10) petang.
Komitmen yang dimaksud Alwi menyangkut berbagai persyaratan yang telah
menjadi kesepakatan bersama, yang juga diberlakukan di negara-negara
lainnya yang menjadi tuan rumah suatu konferensi tingkat internasional.
Karena itu, Alwi menganggap, Indonesia tidak perlu menahan
delegasi parlemen Israel untuk mengikuti Konferensi IPU yang akan
berlangsung di Jakarta.
Lengkapnya: http://www.astaga.com/Article/0,4536,36423,00.html

Kejagung Sita 4 Pesawat Gatari
-------------------------------------
detikcom - Jakarta, Rabu (11/10/2000)pukul 10.00 WIB pihak Kejagung RI akan
melakukan penyitaan terhadap empat buah pesawat terbang milik PT. Gatari
Hutomo Air Service (GHAS), yang sebelumnya sempat tertunda. pihak Kejagung
juga akan memindahkan keempat pesawat tersebut ke PLPP Curug.
Sebelumnya, rencana penyitaan pada hari Senin (9/10/2000) lalu sempat
tertunda karena ada hambatan administrasi, baik di Departemen Kehutanan dan
Perkebunan (Dephutbun) dan pihak Kejagung RI dengan Bandara Halim
Perdanakusumah. Sebab, keempat pesawat tersebut memang berada di hanggar
bandara tersebut.
Ada 2 buah pesawat jenis helikopter dan 1 buah jenis Sky Liner (pesawat
ringan) ini memang kondisinya tidak laik terbang. Sehingga, memerlukan
penelitian terlebih dahulu yang memerlukan waktu lama. Begitu hal ini
ditegaskan oleh Kapuspenkum Yushar Yahya SH ketika dihubungi detikcom, Rabu
(11/10/2000) via telepon pagi ini.
Lengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/2000/10/11/20001011-080723.shtml
+++++++++++++++++++++++++++++++

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l    ATAU    unsubscribe eskolnet-l

Kirim email ke