************************** Laporkan Situasi lingkungan <[EMAIL PROTECTED]> Atau Hub Eskol Hot Line Telp: 031-5479083/84 ************************** Para pembaca yang terhormat, Tragedi kemanusiaan di Maluku masih juga belum selesai, masih saja terjadi konflik yang selalu membawa korban jiwa. Pemerintah sudah tidak memungkinkan lagi menyelesaikan persoalan Maluku ini. Pasukan TNI telah berulangkali dikirimkan ke Maluku, namun obyektivitas aparat di lapangan menjadi persoalan tersendiri. Telah banyak bukti yang mendukung keterlibatan oknum aparat dalam konflik sara di Ambon dan Maluku Utara yang sudah berlangsung 1,5 tahun lebih ini, namun tidak ada tindakan nyata dari pemerintah khususnya dalam menindak oknum-oknum aparat yang terlibat. Kita menginginkan tragedi kemanusiaan ini segera berakhir dan pemulihan segera terjadi walupun harus mengundang PBB. Nyawa manusia lebih penting daripada rasa malu bangsa ini. Semoga kedatangan PBB di Maluku bisa membawa dampak positip terhadap pemulihan kawasan Maluku. Redaksi Eskol Net ---------------------- Kamis, 03/8/2000, 10:09 WIB PBB resmi masuk Maluku Laporan Asih Nurhayati ========================== satunet.com - Pemerintah RI sepakat PBB kini mulai mengoperasikan kantor Pusat Sumberdaya di Ambon dan Ternate guna mendukung usaha-usaha kemanusiaan di wilayah itu. Perkembangan mengenai penanganan masalah Maluku yang melibatkan PBB ini disampaikan oleh Office of the Humanitarian Coordinator and the Resident Coordinator of the UN System's Operational Activities for Develompent for Indonesia dalam siaran persnya yang disampaikan ke satunet.com, Kamis pagi ini. Dijelaskan, pembentukan Pusat Sumberdaya itu dilakukan setelah sebelumnya PBB mengadakan konsultasi ulang dengan pemerintah Indonesia. Selain itu juga setelah dilakukan misi-misi penilaian gabungan antara pemerintah Indonesia dan PBB ke berbagai bagian dari provinsi Maluku. Dijelaskan, suatu sistem terpadu PBB dengan anggota yang berlatar belakang beragam, telah tiba di Ambon untuk mengoperasional kantor itu. "Kantor ini akan mendukung usaha-usaha lokal dan internasional guna memenuhi kebutuhan kemanusiaan di provinsi ini," jelas PBB dalam pernyataannya. PBB menjelaskan, pengoperasian kantor itu bertujuan membantu efektifitas respon kemanusiaan di Maluku sekaligus mengurangi penderitaan rakyat akibat konflik di sana. Dipaparkan, tim itu terdiri dari staf Unit Kemanusiaan yang berda di dakam kantor PBB, UNDP, UNICEF, WFP dan WHO. Mereka bertugas mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan yang tidak terpenuhi dan mempertimbangkan kebutuhan yang sesuai. Misalnya, pangan, kesehatan, air, tempat tinggal dll. Menurut PBB, pembentukan kantor Pusat Sumberdaya di Ambon merupakan bagian penting dari strategi PBB secara keseluruhan guna memenuhi kebutuhan kemanusiaan yang timbul karena konflik. PBB pun sudah membuka Pusat Sumberdaya di Ternate. "Meski kegiatan sekarang fokus pada Kepulauan Ambon, tim ini juga akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan pulau-pulau lain di provinsi ini. Hal ini akan dilakukan dengan mengadakan konsultasi ulang dengan pemerintah Indonesia," jelas PBB.[anr] "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
