************************** Laporkan Situasi lingkungan <[EMAIL PROTECTED]> Atau Hub Eskol Hot Line Telp: 031-5479083/84 ************************** Mengaku Anggota Jihad, Thoyib Ancam Siwalima Jangan Coba-coba Ungkit Soal Jihad ---------------------------------------------- Ambon, Siwalima Kehadiran pasukan laskar Jihad dari Forum Komunikasi Ahlussunah Wal Jamaah pimpi-nan Panglima, Ustad Jaffar Umar Thalib, di Maluku yang fenome-nal itu, diakui, mencuatkan kontroversi dan jadi wacana publik. Laskar jihad jadi ganjalan utama Penguasa Darurat Sipil Daerah (PDS) guna membangun kons-truksi rekonsiliasi antar warga basudara Salam-Sarani Maluku. Kabar paling gres, ketika sosok misterius bernama Thoyib, melalui saluran telepon siang kemarin sekitar pukul 11.15 WIT, mengancam segenap awak redaksi Harian Umum Siwalima, untuk tidak lagi memberitakan keberadaan laskar jihad. Ancaman Thoyib tersebut, mengingatkan sosok lainnya yang mengaku bernama Ali Jaffar, Senin (16/10) pagi, pernah melontarkan ancaman yang sama. �Harian Umum Siwalima ja-ngan coba-coba selalu meng-ung-kit berita tentang laskar jihad,� gertak Thoyib, dari balik ga-gang telepon. Sontak saja, ancaman Thoyib tersebut, disambut Siwalima de-ngan nada ramah, �Mohon maaf ada keberatan apa tolong disam-paikan secara baik.� Namun, sekali lagi Thoyib menyatakan, �Jangang coba-coba mengungkit-ungkit laskar jihad.� Pembicaraan pun berakhir dengan pemutusan telepon. Kuat dugaan ancaman melalui telepon ke redaksi Siwalima ter-sebut menggunakan jaringan telepon coin. Durasi pembicaraan melalui telepon coin yang dilancarkan Thoyib itu, hanya berlangsung sekitar satu menit lebih. Sebelumnya, Senin (16/10) lalu, seseorang yang mengaku bernama Ali Jaffar, sekitar pukul 05.35 subuh, juga melontarkan ancaman kepada segenap awak redaksi Harian Umum Siwalima. �Hati-hati nyawa seluruh warta-wan Siwalima ada dalam tangan kami,� ancam Ali Jaffar, dari balik gagang telepon. Kendati tidak menyatakan sebagai anggota laskar jihad, ketika itu, Ali Jaffar, mengaku bahwa dirinya berdo-misili di bilangan Batu Merah, Ambon. Dia pun berlalu begitu saja dengan menutup gagang teleponnya. Mengomentari ancaman tersebut, redaktur senior Harian Umum Siwalima, Samuel Huwae mengatakan, menjatuhkan pilihan mengabdi sebagai seorang wartawan harus bersedia me-nikmati segala suka duka, termasuk ancaman keselamatan jiwa sekalipun. Toh begitu, Samuel Huwae mengingatkan, konsekuensi berada dalam ruang dan waktu mengharuskan wartawan peliput konflik di Ambon, Maluku untuk senantiasa mawas diri dan tidak takabur. Namun, tambah Huwae tidak berarti idealisme wartawan akhirnya menjadi luntur. �Tidak perlu merasa takut, tetapi kita juga harus tetap was-pada,� tandas Huwae, sing-kat. Ancaman kedua oknum penelepon gelap itu, memberikan kon-firmasi jleas mengenai sikap kritis Siwalima yang coba mengakat fakta keberadaan pasukan laskar jihad yang terus berupaya meny-rang kantong-kantong pemukiman warga Kristen. Alhasil, tindakan kontroversual yang sering diperlihatkan pasukan laskar jihad, memaksa Menko Polsoskam, Susilo Bambang Yudhoyono angkat bicara, mengingatkan agar pasukan laskar jihad segera menghentikan ak-tifitasnya. �Pemerintah pusat berketetapan hati, bukan hanya yang menamakan laskar jihad, siapapun yang terlibat secara fisik dalam konflik Maluku, apalagi yang berasal dari luar Maluku maupun Maluku Utara, tentu kita minta un-tuk segera menghentikan aktifitas itu,� tandas Menko Polsoskam, Susilo Bambang Yudhoyono, menjawab wartawan di Bandara Pattimura Ambon, Se-lasa (31/10), berkaitan dengan sukses aparat keamanan melumpuhkan 12 perusuh jihad yang coba merangsek menggempur kawasan pemukiman warga Kristen di Gunung Nona dan Benteng Atas, Ambon. (tin) "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
