********************************** Wacana Mingguan : 27 Oktober 2000 ================================== Antara 'Process' dan 'Progress' ``````````````````````````` Dalam hidup ini seringkali kita, orang yang beriman kepada Tuhan Yesus, menyatakan bahwa segala sesuatu kejadian yang sedang kita alami (persoalan hidup) adalah sebagai suatu proses menuju kesempurnaan yang dikehendaki oleh Kristus. Dengan demikian, seseorang yang jatuh kembali ke dalam perbuatan dosa, bahkan melakukan rupa dosa yang tergolong ekstrim, menilai hal itu sebagai suatu bagian dari proses. Sehingga istilah proses mengalami pergeseran hingga menjadi sekedar alasan bagi seseorang untuk menghindar dari rasa berdosa dikala ia telah melakukan rupa dosa. Suatu proses semestinya membuat hidup seseorang menuju suatu hal yang lebih baik, bukan statis dan bahkan bukan degradatif. Proses dalam kehidupan kekristenan seharusnya membuat hidup seseorang mengalami suatu "progress" (kemajuan dalam hal kekudusan dan kedewasaan rohani). Maksud tulisan ini ialah, agar apa yang dikehendaki oleh Tuhan Yesus dari kita, yaitu ketaatan dan kesetiaan kepadaNya tidak pudar atau hilang hanya karena penilaian yang keliru atas makna suatu proses kehidupan dalam kekristenan. Dalam Efesus 4: 22- 25 dikatakan: "... berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Oleh karena itu, buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama angota." Terpujilah Allah Bapa, Putra dan Allah Roh Kudus kekal selama-lamanya. Amin. (AS). "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
